Fraksi Golkar Sampaikan Keluhan Ketersediaan Air Bersih

- Editor

Kamis, 14 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANAH BUMBU, Goodnews.co.id – Fraksi Golongan Karya (Golkar) menyampaikan keluhan masyarakat terhadap ketersediaan air bersih dalam penyampaian Pemandangan Umum terhadap Raperda penyertaan Modal Pemerintah Daerah pada Perusahaan Perseroan Daerah (Perseroda) PT Air Minum Bersujud, Kamis, (14/12/2023).

Juru bicara Fraksi Golkar, Muhammad Sairi, mengatakan, rancangan perda yang dibahas bersama dengan eksekutif dan legislatif akan menjadi landasan hukum yang jelas untuk mencapai kesejahtraan masyarakat dan kehidupan yang layak serta berkualitas.

Ia mengatakan air bersih merupakan hajat hidup semua masyarakat bahkan hewan dan tumbuhan tidak akan lepas dari air sebagai kebutuhan sehari-hari.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Oleh karena itu kehadiran Raperda membuktikan kekuatan Pemerintah Daerah melalui perushaan daerah air minum untuk memaksimalkan pelayanan masyarakat Kabupaten Tanbu terutama untuk kebutuhan sehari-hari.

Baca Juga :  Wakil Ketua DPRD Bangga Desa Batulicin Irigasi Masuk 50 Desa Wisata Terbaik

Faraksi Partai Golkar juga menyampaikan sering mendapat keluhan dari masyarakat terhadap layanan PDAM atau PT AMB, seperti air yang mengalir ke rumah-rumah warga sering tidak stabil bahkan air tidak mengalir.

Penyampaian Fraksi Golkar terkait keresahan masyarakat sebagai bentuk tanggung jawab terhadap layanan masyarakat.

Sairi menilai Rapeda penyertaan modal pemerintah daerah pada perusahaan daerah Air Minum Bersujud adalah salah satu bentuk keseriusan Pemerintah Daerah untuk memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat di bidang air bersih.

Oleh karena itu Fraksi Partai Golkar sangat mendukung agar secepatnya dilakukan pengesahan Raperda tersebut menjadi produk hukum.

Adapun harapan Fraksi Golkar kepada pemerintah daerah melalui perushaan air minum yaitu agar bisa menuntaskan pelayanan air bersih dan bisa langsung dirasakan masyarakat.

“Tidak ada lagi masyarakat menunggui, kekurangan air, tidak mengalir berhari-hari, bahkan ada sampai satu minggu tidak bisa mengakses air minum,” ungkapnya.

Baca Juga :  Fraksi PKB Harap Tak Ada Lagi Desa Tidak Mendapatkan Air Bersih

Selanjutnya, Fraksi Golkar beranggapan penyertaan modal sebesar Rp 15 miliar dalam kurung waktu 3 tahun dari tahun 2024 sampai tahun 2026 yang diajukan Pemerintah Daerah dirasa cukup untuk menutupi kekurangan-kekurangan terhadap pelayanan PT AMB.

“Karena kalo kita bagi rata maka perusahaan air minum atau PT AMB bisa mendaptkan modal atau bisa menambahkan modal sekitar Rp 5 miliar pertahun,” ucapnya. (OA)

📢 Bagikan artikel ini:

💡 Tips: Pilih style "Minimal" untuk tampilan thumbnail terbaik di WhatsApp

🖼️ Share Dengan Thumbnail

📱 Share Simple 🔥 Share Unique ⭐ Share Premium
🎯 Pilih style yang sesuai kebutuhan Anda

Berita Terkait

Anggota DPRD Harmanudin Perjuangkan Jalan Tani Kusan Tengah
Wakil Ketua DPRD Tanbu Hasanuddin: Jaga Solidaritas Kader
Sekda Yulian Herawati: SDM Tangguh, Ekonomi Tumbuh
Ganti Rugi Rp 7,3 Miliar, Perusahaan Tambang Belum Setujui
Ketua Komisi III DPRD Tanbu Minta Kontraktor Tetap Bertanggungjawab
Ketua DPRD Tanah Bumbu Graund Breaking Jembatan Garuda
Hasanuddin Apresiasi Expo Aksi Inovasi Tanah Bumbu 2026
DPRD Akan Bahas Perubahan Status Kelurahan Batucin Menjadi Desa Batulicin

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 09:08 WIB

Anggota DPRD Harmanudin Perjuangkan Jalan Tani Kusan Tengah

Kamis, 9 April 2026 - 17:02 WIB

Wakil Ketua DPRD Tanbu Hasanuddin: Jaga Solidaritas Kader

Kamis, 9 April 2026 - 09:38 WIB

Sekda Yulian Herawati: SDM Tangguh, Ekonomi Tumbuh

Rabu, 8 April 2026 - 21:20 WIB

Ganti Rugi Rp 7,3 Miliar, Perusahaan Tambang Belum Setujui

Rabu, 8 April 2026 - 18:14 WIB

Ketua Komisi III DPRD Tanbu Minta Kontraktor Tetap Bertanggungjawab

Berita Terbaru

Kotabaru

Bupati Kotabaru Rusli Capai Top Pembina BUMD Award 2026

Selasa, 14 Apr 2026 - 13:12 WIB

Tanah Bumbu

Penerapan WFH, Pemkab Tanah Bumbu Pilih Opsi Ubah Jam Kerja

Selasa, 14 Apr 2026 - 06:30 WIB