Besok, Gebyar Satu Abad NU Kalsel Selenggarakan Halaqah Kebangsaan

- Editor

Selasa, 13 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banjarmasin, Goodnews.co.id – Nahdlatul Ulama (NU) Kalimantan Selatan akan menyelenggarakan halaqah kebangsaan dan keummatan pada Rabu, tanggal 14 Januari 2026.

Halaqah ini bertempat di Pesantren Tahfidz Darussalam, Martapura, dihadiri Pj Ketua Umum PBNU KH. Dr. Zulfa Musthafa, dan rombongan jajaran PBNU lainnya.

Peserta halaqah terdiri dari para Rais dan Katib Syuriah PCNU se Kalsel, serta Ketua Tanfidziah. Juga diundang sejumlah tokoh NU Kalsel, beberapa pimpinan Badan Otonom NU Kalsel, serta tokoh Masyarakat dan simpatisan lainnya. Panitia juga mengundang PWNU Kalteng, Kaltim dan Kaltara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Mandataris Rais Syuriah PWNU Kalsel, KH. Muhammad Wildan Salman, halaqah ini merupakan bagian dari gebyar NU Satu Abad, 31 Januari 1926 – 31 Januari 2026 Masehi (syamsiah) atau bertepatan pula dengan 103 tahun NU lahir tahun qamariyah, 16 Rajab 1344 – 16 Rajab 1447 hijriyah, sesuai rilis yang diterima Goodnews.co.id, Selasa (13/1/2026).

Pimpinan Pesantren Tahfidz Darussalam Martapura ini menyampaikan bahwa kegiatan ini dilakukan untuk memantapkan khittah NU 1926 dengan tetap memperjuangkan peran NU di negeri ini, yakni melawan segala macam bentuk kolonialisme, kapitalisme, imperialism dan zionisme. Ini adalah merupakan perjuangan NU sejak awal berdiri satu abad yang silam.

Baca Juga :  Anindya: Kadin Indonesia Siap Jadi Mitra Strategis Danantara

Dua Lokasi Kegiatan

Ketua Dewan Pengarah Halaqah KH Dr Fauzan Shaleh, yang didampingi Ketua Pelaksana kegiatan Prof Dr KH Fathurrahman Azhari menjelaskan, kegiatan halaqah ini dalam rangka memeriahkan gebyar NU Satu Abad dilaksanakan di dua tempat. Pertama, halaqah kebangsaan dan keummatan dilaksanakan di Pesantren Tahfidz Darussalam Martapura menghadirkan dua pembicara utama, masing-masing Pj Ketua Umum PBNU KH Zulfa Musthafa, dan Rais Syuriah PWNU Kalsel, KH. Muhammad Wildan Salman.

Kedua, halaqah ke-jam’iyyah-an yang akan diselenggarakan di sebuah hotel di Banjarbaru, dengan peserta terbatas, menghadirkan jajaran PBNU, PWNU Kalsel, PWNU Kalteng, PWNU Kaltim dan juga PWNU Kaltara, serta semua PCNU se Kalsel. Halaqah ini akan menyepakati peta arah jalan perjalanan 5 tahun NU ke depan.

Calon Lokasi Muktamar

Dalam beberapa kali pertemuan, sejumlah tokoh PWNU Kalsel telah mewacanakan beberapa usulan, misalnya agar Munas / Konbes NU di IKN Nusantara sedangkan Muktamar ke-35 akan diusulkan di Jawa Timur, bisa di Banyuwangi atau Madura. Jatim dianggap sangat strategis, karena semua penerbangan mudah dilalui dari Sabang hingga Meraoke. Halaqah ini nanti juga akan membahas soal ini.

Baca Juga :  Musim Bagi Daging, Pemkab Tanbu Ingatkan Kurangi Penggunaan Plastik

Kalsel juga akan mengusulkan pemikiran baru bahwa Muktamirin akan memilih Rais ‘Am melalui system AHWA (ahlul halli wa al-aqdhi, atau orang-orang yang ahli dan bersikap adil), yang diwakili minimal 1 orang dari wilayah. Total anggota AHWA maksimal 99 orang. Sedangkan Ketua Umum ditetapkan oleh Rais ‘Am setelah mendengarkan aspirasi yang berkembang di lingkungan NU dan Masyarakat luas.

Salah satu anggota Tim Materi Halaqah Syaipil Adhar SE ME menambahkan, halaqah ini sekaligus menjadi moment konsolidasi organisasi, di bawah satu komando Rais ‘Am Syuriah PBNU. Sekaligus nanti memestikan kesiapan semua elemen NU, PWNU dan PCNU muktamar PBNU yang akan dilaksanakan selambatnya bulan Juni atau Juli yang akan datang.

📢 Bagikan artikel ini:

💡 Tips: Pilih style "Minimal" untuk tampilan thumbnail terbaik di WhatsApp

🖼️ Share Dengan Thumbnail

📱 Share Simple 🔥 Share Unique ⭐ Share Premium
🎯 Pilih style yang sesuai kebutuhan Anda

Berita Terkait

Dewan Pers Bahas Kekerasan Jurnalis Perempuan di Kalsel
Berpotensi Jerat Jurnalis, Prof Hendri: Kawal Penerapan UU ITE
Pendapatan Tanah Bumbu 2026 Diperkirakan Hanya Mencapai Rp 2,3 Triliun Rupiah
Pemekaran 17 Desa di Tanah Bumbu Dinilai Layak
Karir Johan Budi Mulai Jurnalis, Jubir KPK dan Presiden, Sampai Komisaris
Sambut HPN 2026, SMSI Siapkan Rekomendasi Kebijakan Strategis ke Pemda dan Dewan Pers
Uang Pemda Nganggur, Menkeu: Kita Ambil
Temuan Rp 41 Miliar di PT Bangun Banua, Muhidin Akan Tempuh Jalur Hukum

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 10:03 WIB

Besok, Gebyar Satu Abad NU Kalsel Selenggarakan Halaqah Kebangsaan

Jumat, 31 Oktober 2025 - 15:40 WIB

Dewan Pers Bahas Kekerasan Jurnalis Perempuan di Kalsel

Rabu, 29 Oktober 2025 - 17:44 WIB

Berpotensi Jerat Jurnalis, Prof Hendri: Kawal Penerapan UU ITE

Jumat, 24 Oktober 2025 - 08:16 WIB

Pendapatan Tanah Bumbu 2026 Diperkirakan Hanya Mencapai Rp 2,3 Triliun Rupiah

Kamis, 23 Oktober 2025 - 07:48 WIB

Pemekaran 17 Desa di Tanah Bumbu Dinilai Layak

Berita Terbaru

Tanah Laut

PUPR Tala Kerahkan Water Tank Kurangi Genangan Air

Senin, 12 Jan 2026 - 10:09 WIB

Tanah Laut

Pemkab Tanah Laut Komitmen Rawat Kerukunan Antar Umat Beragama

Senin, 12 Jan 2026 - 10:04 WIB

Kotabaru

Kotabaru Jadi Kabupaten Tertinggi UMK di Kalsel 2026

Senin, 12 Jan 2026 - 10:01 WIB