Pemprov Jabar Capai APBD Tertinggi se-Indonesia

- Editor

Senin, 30 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, Goodnews.co.id – Kinerja pengelolaan APBD Provinsi Jawa Barat tahun 2025 kembali mendapatkan apresiasi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Sekretaris Daerah Jawa Barat, Herman Suryatman, mengatakan, pihaknya bersyukur bahwa fiskal Jawa Barat dari sisi kapasitas maupun kemandirian dinilai Pemerintah Pusat salah satu terbaik di Indonesia.

“Pendapatan daerah kita menembus Rp30 triliun dan PAD-nya sangat signifikan, 63 persen yakni Rp19 triliun,” katanya, Kamis (26/6/2025).

Menurutnya, capaian ini menjadikan Provinsi Jawa Barat salah satu tertinggi di Indonesia, karena menurut catatan Kemendagri provinsi yang lainnya termasuk kabupaten kota pada umumnya PAD di bawah 50 persen.

“Belanja aparatur di APBD kita hanya di kisaran 30 persen sesuai dengan ketentuan. Pemerintah Daerah lain rata-rata itu di 40 persen, bahkan ada yang menembus 50 persen,” tutur Herman.

Baca Juga :  PT Arutmin, Dinas LH, Desa Tirawan Sosialisasi Kelola Sampah

Herman Suryatman mengaku gembira karena saat pembukaan kegiatan retret Kepala Daerah Gelombang II di IPDN Jatinagor, Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian, menyampaikan hasil evaluasi penyerapan APBD provinsi se-Indonesia.

“Menurut Pak Mendagri, untuk belanja ternyata yang terbaik, yang tertinggi penyerapannya adalah Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat. 38,19 persen artinya uang di Provinsi Jawa Barat bergulir dengan baik, jadi idle money-nya terbatas,” katanya.

Menurut Herman Suryatman, pengelolaan yang tepat ini menunjukkan APBD bisa menggerakkan perekonomian Provinsi Jawa Barat.

Baca Juga :  Erick Thohir Punya Kewenangan Berhentikan Direksi dan Komisaris Danantara

“Adapun untuk realisasi pendapatan kita pun sangat baik, menembus 41,80 persen sama salah satu yang terbaik. Ini barangkali ikhtiar kecil dari kami untuk sejahterakan warga masyarakat Jawa Barat,” katanya.

Meski pengelolaan fiskal sudah baik, menurutnya kini tinggal menyesuaikan arahan dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, terkait kualitas belanja APBD.

“Memastikan agar setiap rupiah dari APBD ini berorientasi kepada hasil untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Herman.

Karena itu, Herman Suryatman mengajak warga Jawa Barat untuk turut mengawasi pelaksanaan APBD Provinsi.

“Kami sangat membuka diri untuk menerima masukan, saran, bahkan kritik semata-mata untuk Jawa Barat yang lebih baik,” pungkasnya. (E)

Berita Terkait

Kasus Suap, KPK Panggil Direktur PT Tanah Bumbu Resources
Raih 59 Suara, Iwan Aflanie Menangkan Kursi Rektor ULM 2026-2030
Dewan Pers Akan Kumpulkan Seluruh Konstituen Bahas Hari Pers Nasional
5 BUMN Miliki Karyawan Terbanyak
Ketum PBNU Terpilih Usung 4 Program Utama
Ken Griffin Kokoh Jadi Maestro Keuangan Dunia
SMSI Kukuhkan Pokja Newsroom Jaga Desa, Hashim Djojohadikusumo Berikan Dukungan
Tanpa Bantuan Pemerintah, Pesantren Sidogiri Miliki Aset Koperasi Rp 3 Triliun

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 21:15 WITA

Kasus Suap, KPK Panggil Direktur PT Tanah Bumbu Resources

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:01 WITA

Raih 59 Suara, Iwan Aflanie Menangkan Kursi Rektor ULM 2026-2030

Rabu, 2 September 2026 - 09:06 WITA

Dewan Pers Akan Kumpulkan Seluruh Konstituen Bahas Hari Pers Nasional

Senin, 31 Agustus 2026 - 12:05 WITA

5 BUMN Miliki Karyawan Terbanyak

Senin, 31 Agustus 2026 - 11:20 WITA

Ketum PBNU Terpilih Usung 4 Program Utama

Berita Terbaru

Tanah Bumbu

Bupati Andi Rudi Latif Siapkan Kredit Pinjaman Tanpa Bunga

Senin, 19 Okt 2026 - 23:12 WITA

Tanah Bumbu

Bupati Tanah Bumbu Hadiri Pengukuhan Kepala Perwakilan BPKP Kalsel

Senin, 19 Okt 2026 - 23:02 WITA

Tanah Bumbu

Tanah Bumbu Masuk 10 Besar Nasional Kandidat Jamsostek Award 2026

Senin, 19 Okt 2026 - 22:52 WITA