Udara Tak Sehat, Disdik Tanah Bumbu Belum Berencana Terapkan Learn from Home

- Editor

Kamis, 17 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANAH BUMBU, Goodnews.co.id – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu melalui Dinas Pendidikan belum berencana menerapkan pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau learn from home meski kualitas udara di daerah tersebut masuk kategori warning atau tidak sehat.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Tanah Bumbu, Amiluddin, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif terkait kondisi tersebut. Hasil koordinasi menunjukkan pembelajaran tatap muka di sekolah masih memungkinkan untuk dilaksanakan.

“Sejauh ini belum ada rencana untuk menerapkan PJJ. Pembelajaran di sekolah masih memungkinkan,” kata Amiluddin, Rabu (16/9/2026).

Meski demikian, kata dia, Disdik meminta seluruh sekolah meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran di lingkungan satuan pendidikan selama musim kemarau.

Baca Juga :  Kenali Obat Sirup Melebihi Ambang Batas EG

Sekolah diminta segera membersihkan rumput ilalang yang mengering dan tumpukan sampah di sekitar lingkungan sekolah. Material tersebut mudah terbakar dan berpotensi memperbesar risiko kebakaran apabila terdapat sumber api.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tanah Bumbu, Indah Maya Suryanti, mengatakan kualitas udara di Tanah Bumbu saat ini berdasarkan pemantauan sementara masuk kategori warning atau tidak sehat.

Pemantauan dilakukan menggunakan alat portable Air Quality Monitoring System (AQMS). Alat tersebut mengukur sejumlah parameter pencemar yang kemudian dikonversikan dalam perhitungan Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU).

Baca Juga :  Bang Arul Sampaikan Ikut POPDA Bagian dari Pembinaan Pelajar

Selain pemantauan kualitas udara, DLH juga mengedukasi masyarakat agar menghindari aktivitas yang berpotensi menimbulkan pencemaran dan karhutla.

“Salah satunya dengan mengingatkan masyarakat agar tidak membakar sampah, terutama di lahan terbuka,” katanya.

DLH juga menyiagakan lima unit kendaraan yang dapat digunakan untuk kegiatan penyiraman di luar kegiatan rutin. Kendaraan tersebut dapat dioperasionalkan untuk mendukung kegiatan pemadaman apabila diperlukan.

Indah menegaskan, hasil pemantauan kualitas udara akan terus menjadi bahan evaluasi dan koordinasi lintas sektor, terutama di tengah kondisi kemarau dan potensi karhutla di Tanah Bumbu. (dir)

Berita Terkait

Maulid Nabi Muhammad, Tanah Bumbu Hadirkan Gus Kautsar di Masjid Al-Falah
Kualitas Udara Tanah Bumbu Masuk Kategori di Atas Baku Mutu
30 Duta Wisata Tanah Bumbu 2026 Masuk Karantina
APBD Perubahan 2026, Belanja Tanah Bumbu Capai Rp 3.6 Triliun
Layanan Perpustakaan Keliling Hadir di Lapas Batulicin
Gratis, Bupati Andi Rudi Latif Buka Pelatihan Operator Trintin 2026
Raperda Disetujui, Kepala Desa Menjabat 8 Tahun dalam Satu Periode
Kodim 1022 Sampaikan Kesiapsiagaan Tim Tanah Bumbu Hadapi Ancaman Karhutla

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 11:59 WITA

Udara Tak Sehat, Disdik Tanah Bumbu Belum Berencana Terapkan Learn from Home

Selasa, 15 September 2026 - 18:46 WITA

Maulid Nabi Muhammad, Tanah Bumbu Hadirkan Gus Kautsar di Masjid Al-Falah

Selasa, 15 September 2026 - 18:36 WITA

Kualitas Udara Tanah Bumbu Masuk Kategori di Atas Baku Mutu

Selasa, 15 September 2026 - 18:20 WITA

30 Duta Wisata Tanah Bumbu 2026 Masuk Karantina

Selasa, 15 September 2026 - 16:29 WITA

APBD Perubahan 2026, Belanja Tanah Bumbu Capai Rp 3.6 Triliun

Berita Terbaru

Tanah Bumbu

Kualitas Udara Tanah Bumbu Masuk Kategori di Atas Baku Mutu

Selasa, 15 Sep 2026 - 18:36 WITA

Tanah Bumbu

30 Duta Wisata Tanah Bumbu 2026 Masuk Karantina

Selasa, 15 Sep 2026 - 18:20 WITA