TANAH BUMBU – Seluruh anggota Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) DPRD Kabupaten Tanah Bumbu menghadiri upacara peringatan Hari Lahir Pancasila yang digelar di kawasan Lenteng Agung Raya, Jakarta Selatan, Senin (1/6/2026) lalu.
Kehadiran para wakil rakyat dari Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan ini menjadi bentuk komitmen dalam merawat nilai-nilai ideologi bangsa, sekaligus merefleksikan kembali arah demokrasi di tanah air.
Amanat DPP Partai PDIP, melalui Hasto Kristiyanto memberikan arahan khusus kepada seluruh kader dan anggota legislatif yang hadir untuk menjaga marwah hukum dan demokrasi yang sehat di Indonesia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sementara itu Sekretaris DPC PDIP Tanah Bumbu yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi III DPRD Tanah Bumbu, I Wayan Sudarma, mengungkapkan bahwa DPP PDIP memberikan pesan yang sangat jelas, yakni kader di daerah harus menjadi garda terdepan dalam menyuarakan kebenaran.
“Pak Sekjen (Hasto Kristiyanto) berpesan dengan sangat tegas kepada kami semua. Beliau meminta agar seluruh kader, terutama yang duduk di kursi parlemen, tidak boleh takut bersuara jika melihat ada kondisi demokrasi dan penegakan hukum di Indonesia yang keluar dari jalur Pancasila,” ujar I Wayan Sudarma, selasa (2/6/2026).
Wayan menambahkan bahwa momentum Hari Lahir Pancasila 1 Juni harus dijadikan pijakan untuk memperkuat fungsi pengawasan DPRD di daerah.
Menurutnya, Pancasila bukan sekadar hafalan, melainkan pedoman untuk membela hak-hak masyarakat melalui jalur politik dan hukum yang adil.
“Pancasila adalah jiwa bangsa. Jika demokrasi kita sedang tidak sehat, atau hukum dirasa tebang pilih, maka sebagai kader PDI Perjuangan kami wajib bersuara. Tugas kami di DPRD Tanah Bumbu adalah memastikan aspirasi rakyat tetap terdengar dan keadilan sosial benar-benar dirasakan masyarakat,” tegas Wakil Ketua Komisi III
Upacara yang diikuti oleh jajaran pengurus pusat dan perwakilan daerah ini berjalan dengan dengan tertib dan mematuhi kedisiplinan.
Momentum ini sekaligus menjadi ajang konsolidasi ideologis bagi seluruh kader berlambang banteng moncong putih tersebut dalam menghadapi dinamika politik nasional ke depan. (dir)








