Desa Tanpa Sinyal Seluler, Tanbu Ajukan Proposal

- Editor

Sabtu, 5 Agustus 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANAH BUMBU, Goodnews.co.id – Hidup di era AI (kecerdasan buatan) saat ini ternyata masih banyak desa yang belum terjangkau sinyal seluler apalagi menikmati layanan internet.

Kabupaten Tanah Bumbu, salah satunya, terdapat 42 desa dikategorikan blank spot dan telah terverifikasi oleh Kementerian Kominfo.

Pengertian blank spot itu sendiri merupakan kondisi suatu tempat tidak tersentuh atau tercover sinyal komunikasi. Baik komunikasi analog seperti jaringan telepon atau komunikasi digital seperti jaringan internet. Kondisi ini membuat komunikasi dua arah sulit dilakukan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Data tersebut terungkap saat pembahasan verifikasi data usulan pemerintah daerah dan penyusunan proposal Kabupaten Tanah Bumbu kepada Kementerian Kominfo. Berkenaan sinkronisasi dan coklit infrastruktur dan layanan seluler 4G penyelenggaraan data desa blank spot.

Baca Juga :  HKN ke-58, Tanah Bumbu Masih Terbaik Penanganan Covid-19 di Kalsel

“Data dukung proposal desa blank spot di sampaikan ke Kementerian Kominfo RI,” ujar Kepala Dinas KominfoSP Tanbu, Mariani, di kantor Bupati, setelah rapat dengan Kementerian Kominfo, Kamis (3/8/2023)

Mariani menjelaskan data dukungan proposal tersebut, diharapkan nantinya dapat diakomodir sehingga desa-desa yang tidak terjangkau sinyal seluler dapat bebas dari blank spot.

Rincian data desa 42 blank spot, terdiri dari 17 desa P1 (jangka pendek) bantuan penguat sinyal, 4 desa P2 (jangka menengah) bantuan pembangunan menara telekomunikasi, 21 desa P3 (jangka panjang) bantuan pembangunan menara telekomunikasi.

Baca Juga :  Porprov Kalsel, Kontingen Tanbu Kumpulkan 86 Medali

Rapat yang dilakukan secara zoom meeting ini dihadiri Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika (PPI) Kementerian Kominfo.

Sebelumnya, rapat juga dilakukan dengan Direktorat Telekomunikasi Ditjen PPI dan Pemerintah Daerah se-Indonesia di Bandung Jawa Barat. (MAS)

📢 Bagikan artikel ini:

💡 Tips: Pilih style "Minimal" untuk tampilan thumbnail terbaik di WhatsApp

🖼️ Share Dengan Thumbnail

📱 Share Simple 🔥 Share Unique ⭐ Share Premium
🎯 Pilih style yang sesuai kebutuhan Anda

Berita Terkait

Ikut IPKD, Tanah Bumbu Ingin Pastikan Setiap Rupiah APBD Terukur
Dinkes Tanah Bumbu Tindaklanjuti Keluhan Pasien
Pemkab Tanah Bumbu dan OJK Bangun Karakter Siswa melalui Program ‘Kejar’
Tanah Bumbu Dorong Percepatan Pembangunan Melalui Produk Hukum Daerah
Asisten I Tanbu: Keberhasilan Daerah melalui Pembangunan SDA dan SDM
Perpisahan, Bupati Tanah Bumbu Apresiasi Kreativitas Siswa SLB
Fraksi PDIP Ajukan 8 Pertanyaan Terhadap LPJ APBD 2025
MenPanRB Resmikan Mall Pelayanan Publik Tanah Bumbu

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 09:12 WITA

Ikut IPKD, Tanah Bumbu Ingin Pastikan Setiap Rupiah APBD Terukur

Jumat, 19 Juni 2026 - 15:57 WITA

Dinkes Tanah Bumbu Tindaklanjuti Keluhan Pasien

Jumat, 19 Juni 2026 - 15:26 WITA

Pemkab Tanah Bumbu dan OJK Bangun Karakter Siswa melalui Program ‘Kejar’

Jumat, 19 Juni 2026 - 15:17 WITA

Tanah Bumbu Dorong Percepatan Pembangunan Melalui Produk Hukum Daerah

Jumat, 19 Juni 2026 - 15:09 WITA

Asisten I Tanbu: Keberhasilan Daerah melalui Pembangunan SDA dan SDM

Berita Terbaru

Tanah Bumbu

Ikut IPKD, Tanah Bumbu Ingin Pastikan Setiap Rupiah APBD Terukur

Minggu, 21 Jun 2026 - 09:12 WITA

Tanah Bumbu

Dinkes Tanah Bumbu Tindaklanjuti Keluhan Pasien

Jumat, 19 Jun 2026 - 15:57 WITA