Berantas BAB Sembarangan Butuh Komitmen Warga

- Editor

Selasa, 13 Desember 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANAH BUMBU – Perilaku Buang Air Besar Sembarangan (BABS) di Tanah Bumbu dinilai masih kerap terjadi, butuh komitmen mengatasi. Itulah kesimpulan Forum Kabupaten Kota Sehat (FKKS) Tanah Bumbu bersama tim SKPD, DLH, Bappeda, Dinkes, PUPR, dan DPMD usai menyusuri sungai Kusan.

Pemantauan ini, dilakukan dengan menggunakan perahu ketinting dan finis di Desa Serdangan yang terletak di Kecamatan Kusan Tengah.

Camat Kusan Tengah Abdul Muiz menyampaikan, terimakasih dan apresiasi Ketua Forum KKS dan Rombongan yang telah hadir di Desa Sardangan Kecamatan Kusan Tengah meskipun jarak tempuh yang tidak dekat.

Selanjutnya untuk menindaklanjuti hasil kegiatan, Forum KKS bersama SKPD terkait akan melakukan koordinasi dan mencari solusi terbaik untuk mensukseskan upaya tidak BAB Sembarangan.

Baca Juga :  8.003 KK di Tanah Bumbu Terima BLTS Rp 900.000

Ketua Forum FKKS Tanbu H. Fawahisah menuturkan susur sungai ini sendiri adalah satu dari banyak kegiatan yang dilakukan Forum KKS dalam rangka meningkatkan persentase Open Defecation Free (ODF) yang menjadi persyaratan untuk meraih penghargaan Swasti Saba tingkat Wiwerda dengan target 90% masyarakat Tanah Bumbu tidak BAB Sembarangan

“Susur Sungai ini juga dilakukan untuk meninjau jamban yang tidak sehat sebagai salah satu tugas dan fungsi dari Forum KKS yaitu mensosialisasikan pentingnya hidup sehat tidak BAB Sembarangan khususnya di sungai, dalam penyusuran terlihat di beberapa titik masih ada rumah dan tempat umum yang tampak belum menerapkan jamban tidak sehat,” kata Fawahisah merupakan anggota DPRD Tanbu ini pada Selasa (13/12/2022).

Baca Juga :  Festival Anak Sholeh Tingkat Provinsi 2024 Akan Digelar di Tanah Bumbu

Menurutnya, hal ini disebabkan masih rendahnya kesadaran masyarakat untuk berperilaku hidup bersih dan sehat.

Ia menjelaskan, mewujudkan perilaku BAB di jamban sehat di rumah atau tempat umum tidak semudah membalikkan telapak tangan, perlu proses karena sangat berkaitan dengan pola budaya dan adat yang ada serta lingkungan di masyarakat.

“Sehingga dengan kegiatan Sosialisasi dan Kunjungan langsung ke lapangan, proses ini diharapkan jadi lebih mudah dengan melibatkan dan menyadarkan masyarakat untuk melihat dan menganalisa kondisi yang ada, dengan cara ini semoga masyarakat mampu menyimpulkan sendiri apa yang sebaiknya dilakukan atau tidak dilakukan,” imbuhnya. (az)

Berita Terkait

Layanan Jemput Bola, Bupati Andi Rudi Latif Sediakan Aktivasi IKD dan Perlinsos
Bupati Andi Rudi Latif Siapkan Kredit Pinjaman Tanpa Bunga
Bupati Tanah Bumbu Hadiri Pengukuhan Kepala Perwakilan BPKP Kalsel
Tanah Bumbu Peroleh Penghargaan Stand Terbaik di Trade Expo Indonesia 2026
Tanah Bumbu Masuk 10 Besar Nasional Kandidat Jamsostek Award 2026
Dihadiri Komis IX DPR RI, Tanah Bumbu Perkuat Pembangunan Keluarga dan Kependudukan
Diskominfosp Tanah Bumbu Evaluasi Layanan Aduan SP4N LAPOR!
Bupati Andi Rudi Latif Dorong Regenerasi Penari Tradisional

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 23:12 WITA

Bupati Andi Rudi Latif Siapkan Kredit Pinjaman Tanpa Bunga

Senin, 19 Oktober 2026 - 23:02 WITA

Bupati Tanah Bumbu Hadiri Pengukuhan Kepala Perwakilan BPKP Kalsel

Senin, 19 Oktober 2026 - 22:58 WITA

Tanah Bumbu Peroleh Penghargaan Stand Terbaik di Trade Expo Indonesia 2026

Senin, 19 Oktober 2026 - 22:52 WITA

Tanah Bumbu Masuk 10 Besar Nasional Kandidat Jamsostek Award 2026

Jumat, 16 Oktober 2026 - 09:31 WITA

Dihadiri Komis IX DPR RI, Tanah Bumbu Perkuat Pembangunan Keluarga dan Kependudukan

Berita Terbaru