TANAH BUMBU, Goodnews.co.id – Bupati Tanah Bumbu Andi Andi Latif menyampaikan bahwa Pancasila merupakan rumah besar keragaman masyarakat Tanah Bumbu dalam upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di halaman Kantor Bupati Tanah Bumbu, Gunung Tinggi, Batulicin, Senin (01/06/2026).
Peringatan tahun ini sedikit berbeda dengan tahun sebelumnya, tahun ini seluruh jajaran pejabat, Aparatur Sipil Negara (ASN), hingga tamu undangan tampak mengenakan ragam busana adat dari berbagai daerah di Indonesia. Pemandangan ini menciptakan nuansa “Miniatur Indonesia” yang selaras dengan tema peringatan tahun 2026, yakni “Pancasila Pemersatu Bangsa: Fondasi Perdamaian Dunia.”
Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif, dalam upacara bertindak sebagai Inspektur Upacara, tampil mengenakan pakaian adat khas daerah setempat. Dalam amanatnya,
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Bupati Andi Rudi Latif menyampaikan pentingnya mengamalkan nilai-nilai Pancasila di tengah dinamika global.
“Hari ini kita berdiri di sini dengan berbagai warna dan corak pakaian adat. Ini bukan sekadar seremoni, melainkan simbol bahwa Pancasila adalah rumah besar bagi keberagaman kita. Dengan Pancasila sebagai pemersatu bangsa, kita memiliki pondasi yang kuat untuk berkontribusi menjaga perdamaian dunia,” ucapnya.
Lebih lanjut, Andi Rudi Latif menyampaikan bahwa Kabupaten Tanah Bumbu yang terdiri dari masyarakat heterogen dengan berbagai suku dan agama, harus menjadi contoh nyata dalam implementasi nilai-nilai Pancasila. Keberagaman yang ada di ‘Bumi Bersujud’ diharapkan menjadi energi positif untuk mendorong pembangunan daerah.
“Di tengah situasi dunia yang penuh tantangan, Pancasila adalah kompas kita. Jika kita kuat di dalam, kita bisa menjadi teladan bagi bangsa lain bahwa keberagaman bisa hidup berdampingan dengan damai dan harmonis,” tambahnya.
Upacara deretan peserta upacara yang mengenakan pakaian adat mulai dari Aceh, Jawa, Dayak, Bugis, hingga Papua. Hal ini menarik perhatian masyarakat yang melintas, menunjukkan betapa kayanya budaya Indonesia yang dipersatukan oleh satu ideologi, yaitu Pancasila.
Upacara Hari Lahir Pancasila ini diakhiri dengan pembacaan doa untuk keselamatan bangsa dan keberlangsungan perdamaian dunia, dilanjutkan dengan sesi foto bersama seluruh unsur Forkopimda dan kepala SKPD yang memamerkan keindahan busana adat masing-masing. (dir)








