Unik, Ucapan Selamat Pelantikan Bupati Diganti Bibit Pohon

- Editor

Kamis, 20 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAGELANG, Goodnews.co.id – Bupati Kabupaten Magelang terpilih, Grengseng Pamuji, menyarankan pihak-pihak yang ingin memberikan ucapan selamat atas pelantikannya pada Kamis (20/2/2025) agar tidak mengirim karangan bunga.

Grengseng mengimbau agar ucapan selamat itu diberikan dalam bentuk bibit tanaman hidup.

“Monggo saja kalau mau mengirimkan ucapan. Cuman, kalau bisa karangan bunga yang biasanya dilakukan, lebih baik diganti dengan tanaman hidup,” katanya, Rabu (19/2/2025), dikutip dari Kompas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia mengungkapkan sejumlah alasan terkait pemilihan bibit tanaman sebagai pengganti karangan bunga untuk ucapan selamat.

Menurutnya, hal ini mencerminkan kesadaran akan manfaat jangka panjang dari bibit tanaman dibandingkan dengan karangan bunga yang cenderung hanya bertahan sementara.

Menurut Grengseng Pamuji, bibit tanaman memiliki sejumlah manfaat, diantaranya berdampak positif bagi lingkungan.

Bibit tanaman memiliki manfaat ekologis yang jauh lebih besar dibandingkan karangan bunga yang umumnya berbahan dasar styrofoam dan bunga potong cepat layu.

Baca Juga :  Menteri Maman Minta Kepala Daerah Tlerapkan Kemudahan, Perlindungan, Pemberdayaan UMKM

Grengseng Pamuji menjelaskan, bibit tanaman akan membantu penghijauan, meningkatkan kadar oksigen, serta menyerap karbon dioksida, yang berkontribusi dalam mitigasi perubahan iklim.

Manfaat selanjutnya, memiliki daya tahan lebih lama. Tidak seperti karangan bunga yang hanya bertahan beberapa hari sebelum akhirnya dibuang, bibit tanaman bisa tumbuh dan bertahan dalam jangka waktu lama.

Melalui perawatan yang baik, tanaman tersebut dapat menjadi bagian dari lanskap lingkungan yang hijau dan lestari.

Manfaat ketiga, dukungan bagi petani bibit lokal. Menurut Grengseng Pamuji, banyak petani di Kabupaten Magelang yang mengembangkan berbagai jenis bibit tanaman, mulai dari tanaman buah, kayu keras, hingga tanaman hias.

Pergantian karangan bunga dengan bibit tanaman ini dapat mendorong petani bibit lokal mendapatkan manfaat ekonomi langsung dari meningkatnya permintaan terhadap produk mereka.

Manfaat keempat, bibit tanaman yang diterima dapat dimanfaatkan untuk program penghijauan di Kabupaten Magelang.

Pohon yang ditanam di ruang terbuka hijau, lingkungan perkantoran, dan area publik akan memperindah kawasan serta menciptakan suasana yang lebih sejuk dan asri.

Baca Juga :  Pro Kontra Keberadaan Kepolisian RI

“Efek jangka panjangnya, penghijauan. Perlu diingat, di Kabupaten Magelang ini petani pembuat bibit tanaman cukup banyak, dari tanaman buah, tanaman kayu keras, tanaman hias, sehingga mereka juga bisa memanfaatkan dampak secara langsung,” papar politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan itu.

Manfaat lainnya yakni bisa meminimalkan limbah dekoratif. Karangan bunga sering kali mengandung material non-organik, semisal plastik dan styrofoam yang sulit terurai dan dapat mencemari lingkungan.

Dengan memilih bibit tanaman, limbah dekoratif yang tidak ramah lingkungan dapat dikurangi secara signifikan. (E)

📢 Bagikan artikel ini:

💡 Tips: Pilih style "Minimal" untuk tampilan thumbnail terbaik di WhatsApp

🖼️ Share Dengan Thumbnail

📱 Share Simple 🔥 Share Unique ⭐ Share Premium
🎯 Pilih style yang sesuai kebutuhan Anda

Berita Terkait

Kasus Riset Palsu, Penerbangan Rifaldy Fajar Capai 229 Kali
Korupsi Dana Bantuan, Kajari Tahan ASN Pemkab Tanah Laut
Akibat Jalan Longsor 171 Satui, PT Arutmin Hibahkan Jalan Alternatif
Usai Meeting Polri-Bulog, Polres Tanah Bumbu Gelar Pasar Murah
Jhonlin Group Bagikan 2.000 Paket Sembako
Besok, Gebyar Satu Abad NU Kalsel Selenggarakan Halaqah Kebangsaan
Dewan Pers Bahas Kekerasan Jurnalis Perempuan di Kalsel
Berpotensi Jerat Jurnalis, Prof Hendri: Kawal Penerapan UU ITE

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 12:33 WITA

Kasus Riset Palsu, Penerbangan Rifaldy Fajar Capai 229 Kali

Kamis, 4 Juni 2026 - 09:35 WITA

Korupsi Dana Bantuan, Kajari Tahan ASN Pemkab Tanah Laut

Kamis, 30 April 2026 - 05:50 WITA

Akibat Jalan Longsor 171 Satui, PT Arutmin Hibahkan Jalan Alternatif

Jumat, 13 Maret 2026 - 11:11 WITA

Usai Meeting Polri-Bulog, Polres Tanah Bumbu Gelar Pasar Murah

Jumat, 13 Maret 2026 - 10:54 WITA

Jhonlin Group Bagikan 2.000 Paket Sembako

Berita Terbaru

Tanah Bumbu

Ikut IPKD, Tanah Bumbu Ingin Pastikan Setiap Rupiah APBD Terukur

Minggu, 21 Jun 2026 - 09:12 WITA

Tanah Bumbu

Dinkes Tanah Bumbu Tindaklanjuti Keluhan Pasien

Jumat, 19 Jun 2026 - 15:57 WITA