TANAH BUMBU, Goodnews.co.id – Ketua Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kabupaten Tanah Bumbu, Muhammad Akram Sadli menggebrak agar pembangunan di Kalimantan Selatan semakin gencar.
Dalam pelatihan Manajemen Organisasi dan Rapat Kerja Cabang (Rakercab) ISNU Tanah Bumbu, Minggu (31/8/2025), Ketua ISNU Tanah Bumbu Muhammad Akram Sadli, menilai pembangunan daerah sangat penting untuk didorong agar pertumbuhan ekonomi tidak hanya terpusat di pulau Jawa saja tetapi pembangunan bisa dirasakan di pulau Kalimantan, salah satunya Tanah Bumbu.
Jika tidak, maka kesenjangan pembangunan membuat masyarakat daerah memiliki kualitas hidup rendah seperti kurangnya akses infrastruktur jalan, kesehatan, pendidikan, lapangan kerja, sehingga menimbulkan masalah sosial seperti kerusakan lingkungan, stunting, pengangguran, atau Indeks Pembangunan Manusia (IPM) rendah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk mencapai kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat maka kue pembangunan harus sampai ke daerah dan pelosok desa melalui kebijakan Anggaran APBN maupun APBD.
Salah satu kebijakan pusat yang diharapkan memberikan pengaruh pada kualitas hidup masyarakat Tanah Bumbu adalah pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Setangga seluas 668,3 hektare (ha) yang ditetapkan melalui Peraturan Pemerintah Nomor 26 Tahun 2024, yang bertujuan mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif dan hilirisasi industri pengolahan serta manufaktur.
KEK Setangga diperkirakan mampu memberikan dampak lapangan kerja baru sebanyak 78.999 atau sesuai dengan rencana.
“Kita berharap pembangunan KEK Setangga berkelanjutan dan tidak seperti Kawasan Pengembangan Ekonomi Terpadu (Kapet) Batulicin yang mandek,” ucap Akram.
Akram juga menyampaikan pembangunan infrastruktur jembatan Batulicin-Kotabaru sepanjang 3,75 kilometer dengan nilai dana Rp 4,8 triliun, mampu diselesaikan dalam kurun waktu 4 tahun atau lebih cepat.
Selanjutnya, Ketua ISNU Tanah Bumbu, Muhammad Akram Sadli, menyampaikan dukung rencana pembangunan Tanah Bumbu Beraksi, kepemimpinan Bupati Andi Rudi Latif, agar benar-benar fokus pada pembangunan Sumber Daya Manusia, salah satunya pada peningkatan pendidikan, dibuktikan dengan bertambahnya jumlah sarjana S1, S2, maupun S3.
“Dukungan itu sesuai dengan harapan kami sebagai orang nahdliyyin dalam Ikatan Sarjana NU,” sambungnya.
Ia pun menyampaikan harapan agar pembangunan Tanah Bumbu konsisten melibatkan tokoh agama dan masyarakat, karena pelibatan kolaborasi aktor-aktor pembangunan lebih dapat mempercepat target pembangunan.
“Kita berharap pembangunan Tanah Bumbu maju dan bisa mendatangkan keberkahan. Bukti berkah itu ada ketika masyarakat merasakan kue pembangunan pada level kualitas hidup dan kebahagiaan,” ucap Akram.
Pada acara Rekercab ISNU Tanah Bumbu 2025 ini, ISNU berencana menetapkan rekomensadasi internal dan eksternal. Adapun hasil rekomendasi eksternal, nantinya akan disampaikan ke Bupati Tanah Bumbu dan DPRD Tanah Bumbu sebagai salah satu bukti bahwa ISNU Tanah Bumbu memberikan kontribusi ide dan gagasan terhadap pembangunan daerah. (E)