Penajaman Indikator Serambi Madinah pada RPJMD Tanah Bumbu 2021-2026

- Editor

Sabtu, 19 Juni 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANAH BUMBU – Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2021-2026 dibahas di Gedung Mahligai Bersujud Kapet, Profesor Budi sebagai narasumber hadir mempertajam makna Serambi Madinah. Sabtu (19/06/2021).

Musrenbang Kabupaten Tanah Bumbu 2021-2026 kali ini berbeda. Biasanya dalam pembahasan yang cukup lama seperti ini peserta banyak keluar, tapi kali ini berbeda. Ungkap Sekretaris Daerah Ambo Sakka kepada Bupati Zairullah Azhar yang mengikuti acara sampai akhir. demikian pula pejabat SKPD, Camat, Lurah, Kepala Desa, pengusaha dan organisasi sosial lainnya.

Pada bagian akhir diskusi tanya jawab, Profesor Budi membahas lebih dalam konsep Serambi Madinah sebagai tatanan sosial yang menurut Budi belum pernah ada sebelumnya di Kalimantan Selatan.

Prof. Budi paling kiri

Profesor Budi dari Universitas Lambung Mangkurat menyampaikan bahwa pembangunan itu jangan tergantung pada ekonomi saja tetapi juga aspek non ekonomi. Non ekonomi yang dimaksud oleh Profesor Budi adalah konsep pembangunan Serambi Madinah.

“Jika konsep Serambi Madinah ini dijalankan dengan baik maka akan tumbuh empat pilar filosofi.” Ungkap Budi.

Pertama, konsep ini akan membuat orang menjadi produktif, meski ekonomi turun tapi jika konsep Serambi Madinah ini dipakai maka SDM akan tetap bekerja secara produktif.

Ini menginspirasi dari Kota Madinah, madinatur rosul (kota Rosul). Daerah yang gersang  dan tandus tapi akhirnya berpacu menjadi kota yang kaya raya dan dikunjungi oleh manusia dari seluruh dunia.

Kedua, konsep Serambi Madinah mengubah masyarakat menjadi lebih baik. Lebih berkinerja baik, lebih bahagia, aman, tenteram dan sejahtera.

Serambi Madinah memberikan makna struktur sosial masyarakat yang suka pengajian, kriminalisasi berkurang dari hari ke hari, masyarakat hidup rukun dan damai.

Baca Juga :  Dispersip Tanbu Bangun Literasi Kepemimpinan Pemuda

Menurut Profesor Budi, ada indikator yang dapat dibuat untuk mengukur keberhasilan Serambi Madinah. Yang pertama adalah menggunakan indeks kesalehan sosial.

Indeks kesalehan sosial ini dapat dinilai dari kepedulian sosial antar masyarakat, melestarikan lingkungan, kepatuhan terhadap pemerintah, kesalehan ritual yang tidak saja bagi umat Islam tapi juga kesalehan bagi umat beragama lain menjalankan ritualnya.

Jika dilihat pada zaman wali songo membangun peradaban, mereka dapat dinilai dari tempat-tempat pengajian. Oleh karena itu menurut profesor Budi, Zairullah Azhar adalah orang yang cerdas memilih kata membangun Tanah Bumbu ini sebagai Serambi Madinah untuk membangun kultur baru masyarakat yang sedang transisi.

Indeks kedua, adalah indeks kebahagian. Indikatornya membahagiakan orang lain, orang bisa merasa puas dengan pendapatan yang meningkat, kesehatan meningkat, keluarga harmonis, rasa aman, dan sebagainya.

Sebagaimana kegiatan Bupati Zairullah membangun tugu Serambi Madinah di perbatasan, ini akan memberikan nuasa dan kesan saat orang masuk ke wilayah Tanah Bumbu. Orang bisa merasakan perbedaanya, ada rasa aman, ramah, tenteram, damai. Sama halnya ketika masuk Tanah suci Mekkah maupun Madinah saat haji, ada rasa yang berbeda.

“Jadi ketika masuk ke Tanah Bumbu, orang bisa merasakan orang dekat dengan al-Qur’an, mengaji dan lain-lain.” Ucapnya.

Kemudian Tanah Bumbu bisa membuat indikator penurunan tindakan kriminalitas, penurunan angka penyalahgunaan narkoba, tingkat keamanan meski berjalan di tengah malam. ini bisa dijadikan ciri sebagai Kabupaten Serambi Madinah.

Hal lain menurut Profesor Budi adalah soal perasaan. orang yang datang atau yang tinggal di Tanah Bumbu bisa merasa senang, merasakan makna hidup, bisa mengembangkan diri, bisa merasa mandiri, merasa ada energi positif dengan orang lain, orang bisa merasakan tujuan hidup. Jadi, Serambi Madinah ini adalah jalan masuknya reformasi sosial. Indikator ini dapat dilihat grafiknya dari tahun ke tahun.

Baca Juga :  Bakesbangpol Berikan Pendidikan Politik Siswa SMAN 1 Simpang Empat

Pada sambutan Kepala Bappeda Tanah Bumbu Andrianto Wicaksono menyampaikan, tujuan pelaksanaan kegiatan Musrenbang RPJMD ini adalah dalam rangka penajaman, penyelarasan, dan klarifikasi terhadap tujuan dan sasaran strategi kebijakan program pembangunan daerah yang telah dirumuskan dalam rancangan awal RPJMD tahun 2021-2026.

“Harapannya melalui Musrenbang ini keluar berupa kesepakatan dari semua pihak yang berkepentingan berkenaan dengan visi, misi, tujuan, dan sasaran strategi, arah kebijakan RPJMD Kabupaten Tanah Bumbu tahun 2021-2026 yang nantinya akan dituangkan dalam nota kesepakatan Musrenbang pada hari ini,” kata Kepala Bappeda.

Pada sambutan Ketua DPRD Tanah Bumbu H. Supiansyah ZA menyampaikan agar pelaksanaan Musrenbang RPJMD 2021-2026 sesuai Visi Misi Bupati Tanah Bumbu sehingga pelaksanaan program pemerintah dapat terlaksana dengan baik.

Visi Bupati Zairullah Azhar dan Wakil Bupati Muhammad Rusli adalah ‘membangun Tanah Bumbu Maju, Unggul, Mandiri, Religius dan Demokratis’ selanjutnya dijabarkan dalam lima Misi yaitu, mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas, produktif, dan berakhlak mulia, mewujudkan infrastruktur wilayah yang mantap untuk menopang daya saing pelayanan publik dan perekonomian, mewujudkan pengelolaan sumber daya alam yang arif dengan memperhatikan daya dukung dan daya tampung lingkungan, mewujudkan perekonomian daerah berbasis pengembangan potensi maritim dan agroindustri, dan membangun tata kelola pemerintahan yang melayani, sederhana dan akuntabel.

Diakhir acara Bupati Zairullah Azhar menggaungkan selawat badar sebagai tanda memohon pertolongan Allah SWT agar apa yang direncanakan dapat terwujud. (MAS)

Berita Terkait

Pesona Alam, Bupati Andi Rudi Latif  Ingin Mangrove Kersik Putih Jadi Ikon Wisata Tanah Bumbu
Bappedalitbang Tanah Bumbu Paparkan Inovasi Perencanaan Berdampak di LAN RI
Ancaman Karhutla, Tanah Bumbu Aktifkan Pos Komando dan Lapangan
19 Usaha Mikro Terima Sertifikat Halal, Produk Lokal Siap Bersaing
Tanah Bumbu Tawarkan Investasi Industri Bandeng Terintegrasi, Target 60 Persen Ekspor
Semangat, Tanah Bumbu Raih Juara Harapan 2 Lomba Masak Serba Ikan
Tanah Bumbu Siapkan Aturan Pendataan Ulang Objek Pajak
Diduga Tenggelam, Tim SAR Gabungan Operasi Susur Danau di Kampung Batu Harang

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:48 WITA

Pesona Alam, Bupati Andi Rudi Latif  Ingin Mangrove Kersik Putih Jadi Ikon Wisata Tanah Bumbu

Selasa, 11 Agustus 2026 - 10:51 WITA

Bappedalitbang Tanah Bumbu Paparkan Inovasi Perencanaan Berdampak di LAN RI

Selasa, 11 Agustus 2026 - 10:41 WITA

Ancaman Karhutla, Tanah Bumbu Aktifkan Pos Komando dan Lapangan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 10:24 WITA

Tanah Bumbu Tawarkan Investasi Industri Bandeng Terintegrasi, Target 60 Persen Ekspor

Selasa, 11 Agustus 2026 - 10:17 WITA

Semangat, Tanah Bumbu Raih Juara Harapan 2 Lomba Masak Serba Ikan

Berita Terbaru

DPRD Tanah Bumbu

Fraksi Gerindra DPRD Tanbu: Kepala Desa Berkinerja Rendah Harus Dapat Sanksi

Selasa, 11 Agu 2026 - 17:47 WITA

DPRD Tanah Bumbu

Fraksi PDIP dan PKB Ingin Penyelenggaraan Pilkades Transparan

Selasa, 11 Agu 2026 - 17:30 WITA

Tanah Bumbu

Ancaman Karhutla, Tanah Bumbu Aktifkan Pos Komando dan Lapangan

Selasa, 11 Agu 2026 - 10:41 WITA