TANAH BUMBU, co.id – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Tanah Bumbu menyiapkan program pembangunan sumur bor di sejumlah wilayah perdesaan pada tahun anggaran 2027.
Rencananya program tersebut ditujukan untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat, terutama di wilayah yang mengalami kesulitan mendapatkan air saat musim kemarau.
Sebelum pembangunan dilaksanakan, PUPR Tanah Bumbu akan melakukan pemetaan geologi dan survei teknis. Langkah ini dilakukan untuk memastikan lokasi yang dipilih memiliki potensi sumber air tanah sekaligus mendukung efektivitas dan keberlanjutan infrastruktur yang dibangun.
Kepala Dinas PUPR Tanah Bumbu, Ansyari Firdaus, mengatakan program tersebut diprioritaskan bagi desa-desa yang belum terjangkau jaringan pelayanan PDAM.
“Program ini merupakan dorongan Bupati untuk membantu masyarakat di kawasan yang belum terjangkau jaringan PDAM agar tidak lagi kesulitan mendapatkan air bersih saat kemarau,” ujar Ansyari di Kantor PUPR Tanah Bumbu, Rabu (30/9/2026).
Menurutnya, usulan pembangunan sumur bor dari pemerintah desa tidak serta-merta dapat langsung direalisasikan. Setiap lokasi yang diusulkan terlebih dahulu akan menjalani kajian teknis oleh tim PUPR.
Tim akan mengevaluasi kondisi geologi serta potensi ketersediaan air tanah dalam di lokasi tersebut.
“Kalau hasil survei menunjukkan ada potensi sumber air dalam, baru pengerjaan konstruksi sumur bor di desa tersebut dilaksanakan,” tegasnya.
Pemerintah daerah menargetkan pembangunan sumur bor tersebut mulai direalisasikan secara bertahap pada 2027, dengan mempertimbangkan hasil survei dan kesiapan masing-masing lokasi. (dir)








