Pelabuhan BIB, DPRD Tanah Bumbu Dorong Mediasi Tuntutan Warga Sebamban Baru

- Editor

Senin, 21 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANAH BUMBU, Goodnews.co.id – Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Tanah Bumbu, H. Hasanuddin, memimpin Rapat Dengar Pendapat (RDP) gabungan komisi DPRD yang membahas aspirasi masyarakat Desa Sebamban Baru terkait kesempatan kerja di kawasan Pelabuhan Borneo Indobara (BIB), Senin (21/9/2026).

RDP tersebut merupakan lanjutan rapat pada 18 Agustus 2026 dan membahas pengelolaan pelabuhan yang berada di wilayah pesisir Desa Bunati serta aspirasi masyarakat Sebamban Baru mengenai kesempatan kerja.

Rapat turut dihadiri Ketua Komisi I DPRD Tanah Bumbu, Bobby Rahman, anggota DPRD H. Irin dari Dapil II, perwakilan Kecamatan Angsana dan Sungai Loban, Kepala Desa Sebamban Baru, masyarakat serta pihak PT BIB.

Dalam forum, masyarakat Sebamban Baru menyampaikan permintaan agar diberikan kesempatan bekerja di kawasan Pelabuhan BIB.

Warga menegaskan bahwa permintaan tersebut ditujukan kepada PT BIB, bukan kepada Pemerintah Desa Bunati.

Masyarakat juga menyampaikan bahwa Sebamban Baru memiliki warga yang berprofesi sebagai nelayan dan beraktivitas di kawasan pesisir. Karena itu, mereka berharap apabila terdapat kebutuhan tenaga kerja di kawasan pelabuhan, masyarakat Sebamban Baru juga dapat memperoleh kesempatan.

Menanggapi aspirasi tersebut, perwakilan PT BIB menjelaskan bahwa pekerjaan yang tersedia saat ini, khususnya berkaitan dengan aktivitas pelabuhan, pada dasarnya sudah terisi.

Baca Juga :  Hasil Pembahasan dengan Banggar, Pagu Anggaran Inspektorat Tak Banyak Bergeser dari 24,2 Miliar

Pihak BIB belum dapat memastikan adanya tambahan tenaga kerja untuk masyarakat Sebamban Baru.

Namun, aspirasi tersebut akan disampaikan kepada manajemen perusahaan untuk memastikan apakah terdapat kebutuhan atau slot pekerjaan baru yang dapat dipertimbangkan.

Perwakilan BIB menjelaskan bahwa keputusan mengenai kebutuhan tenaga kerja berada pada manajemen sehingga pihaknya tidak dapat memberikan keputusan langsung dalam forum.

Ketua Komisi I DPRD Tanah Bumbu, Bobby Rahman, menjelaskan bahwa persoalan tapal batas yang menjadi salah satu latar belakang munculnya persoalan tersebut sebenarnya telah melalui proses penetapan oleh pemerintah daerah.

Menurut Bobby, pemerintah desa sebelumnya telah diberikan kesempatan untuk bermusyawarah dalam menentukan batas wilayah. Apabila dalam batas waktu yang diberikan tidak tercapai kesepakatan, penetapan kemudian dilakukan oleh pemerintah daerah.

Bobby menyebut batas antara Kecamatan Angsana dan Kecamatan Sungai Loban telah ditetapkan pemerintah daerah pada 2024.

Karena itu, menurutnya, persoalan saat ini bukan lagi semata-mata mengenai belum adanya penetapan tapal batas, melainkan lebih pada persoalan tanda batas di lapangan yang belum terpasang serta adanya persoalan terkait pergeseran batas yang dirasakan masyarakat.

Baca Juga :  BKPSDM Tanbu: Besok Mulai Tes Seleksi SKD bagi P3K

Ia mempertanyakan mengapa tanda batas yang telah ditetapkan tersebut belum direalisasikan di lapangan.

Bobby Rahman juga menyayangkan ketidakhadiran Pemerintah Desa Bunati dalam RDP.

Menurutnya, undangan yang disampaikan bukan atas nama pribadi anggota DPRD, melainkan merupakan undangan resmi dari lembaga DPRD.

Karena itu, ia menilai kehadiran pemerintah desa penting untuk menghormati proses kelembagaan sekaligus memberikan penjelasan langsung mengenai persoalan yang sedang dibahas.

Bobby meminta persoalan tersebut menjadi perhatian dan berharap pemerintah desa dapat hadir dalam pembahasan lanjutan.

Dalam rapat tersebut, H. Hasanuddin meminta persoalan tapal batas dan tanda batas di lapangan segera ditindaklanjuti.

Kejelasan batas wilayah dinilai penting untuk memberikan kepastian kepada masyarakat, pemerintah desa, pemerintah kecamatan maupun perusahaan.

Dengan adanya kepastian wilayah, persoalan mengenai masyarakat yang berada di sekitar kawasan pelabuhan diharapkan tidak terus berkembang menjadi persoalan baru.

Hingga pembahasan berlangsung, belum ada keputusan mengenai penambahan tenaga kerja masyarakat Sebamban Baru di kawasan Pelabuhan BIB. Pihak perusahaan akan menyampaikan aspirasi tersebut kepada manajemen untuk ditindak lanjuti (dir)

Berita Terkait

Ketua DPRD Tanah Bumbu Bantu Alat Berat Rapikan Lingkungan SMAN 1 Batulicin
Fraksi Gerindra Tanah Bumbu Tekankan Efisiensi Belanja Daerah
Ketua Badan Kehormatan DPRD Tanbu Minta SPBU Berikan Perhatian Pelaku Usaha Mikro
Semangati PERPANI, Wakil Ketua DPRD Hasanuddin: Terus Berjuang dan Tetap Fokus
Fraksi Gerindra Tanbu Harap Pelaksanaan Perda Pemilihan Kepala Desa Dievaluasi Berkala
Wakil Ketua DPRD Tanbu Ingin Maulid Nabi Jadi Momentum Ingatkan Perjuangan
Peringati Maulid, Ketua DPRD Tanbu Ajak Teladani Nabi Laksanakan Tugas Legislatif
Pemerintah Tanah Bumbu Tambah ADD Rp 22,379 Miliar

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 18:26 WITA

Pelabuhan BIB, DPRD Tanah Bumbu Dorong Mediasi Tuntutan Warga Sebamban Baru

Selasa, 15 September 2026 - 16:55 WITA

Fraksi Gerindra Tanah Bumbu Tekankan Efisiensi Belanja Daerah

Selasa, 15 September 2026 - 15:01 WITA

Ketua Badan Kehormatan DPRD Tanbu Minta SPBU Berikan Perhatian Pelaku Usaha Mikro

Senin, 14 September 2026 - 20:59 WITA

Semangati PERPANI, Wakil Ketua DPRD Hasanuddin: Terus Berjuang dan Tetap Fokus

Senin, 14 September 2026 - 20:50 WITA

Fraksi Gerindra Tanbu Harap Pelaksanaan Perda Pemilihan Kepala Desa Dievaluasi Berkala

Berita Terbaru

DPRD Tanah Bumbu

Pelabuhan BIB, DPRD Tanah Bumbu Dorong Mediasi Tuntutan Warga Sebamban Baru

Senin, 21 Sep 2026 - 18:26 WITA

Tanah Bumbu

Pelajar SMP-SMA Tanah Bumbu Debat Adu Argumentasi dan Gagasan

Jumat, 18 Sep 2026 - 14:25 WITA