Mappanre ri Tasie, Zairullah: Sekali Layar Terkembang, Pantang untuk Surut Kembali

- Editor

Minggu, 22 Mei 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANAH BUMBU – Sekali layar terkembang, pantang untuk surut kembali, itulah yang sampaikan Bupati Zairullah dalam sambutan pada acara puncak Mappanre ri Tasie di pantai Pagatan yang menghadirkan forkopimda, tokoh, dan masyarakat Tanah Bumbu. Minggu (22/5/2022).

Zairullah Azhar menyampaikan bahwa event budaya maritim Mappanre ri Tasie merupakan budaya nenek moyang yang sebenarnya ingin mewariskan budaya kekohohan jiwa, keteguhan jiwa, dan pantang menyerah.

“Peringatan hari ulang tahun Tanah Bumbu ke-19, khususnya pesta Mappanre ri Tasie, bukan sekedar peringatan budaya biasa tapi ada nilai spesial yang ingin kita wariskan kepada anak cucu kita besok, yakni keteguhan, kekuatan, kekokohan, dan pantang menyerah. Sekali layar terkembang pantang surut kembali. Itulah motto yang diwariskan oleh nenek moyang kita dahulu.” Tebar Zairullah Azhar.

Sebelumnya, Bupati Tanah Bumbu ini mengajak semua yang hadir dalam acara puncak Mappanre ri Tasie membaca selawat badar dengan cara berdiri bersama-sama.

Pembacaan selawat badar menjadi ciri khas Kabupaten Tanah Bumbu semenjak ia terpilih menjadi Bupati Tanah Bumbu, dalam setiap kegiatan termasuk dalam event maritim Mappanre ri Tasie, ia mengawali acara dengan membaca selawat badar dengan harapan apa yang menjadi cita-cita dapat dikabulkan oleh Tuhan Yang Maha Esa dan mendapat syafaat dari Nabi Nabi Muhammad Saw.

“Mudah-mudahan Tanah Bumbu ini makin berkah, makin maju. Mereka-mereka yang sedang sakit mudah-mudahan sembuh, yang punya masalah mudah-mudahan mendapatkan jalan keluar, dan yang punya utang mudah-mudahan bias bayar.” Harap Zairullah Azhar.

Baca Juga :  BPBD Tanbu Latih Anggota Pramuka Tanggap Bencana

Ia menjelaskan bahwa nenek moyang Pagatan yang berasal dari berbagai daerah datang ke Pagatan menyeberangi lautan, memberikan semangat untuk menghadapi tantangan untuk meraih cita-cita.

“Kita tahu nenek moyang kita datang dari jauh, dari mana-mana ke sini. Melewati laut yang luar biasa ganasnya. Menumpang perahu katir bahkan sampan, ada semangat juang tidak pernah putus asa menghadapi tantangan apapun dalam meraih cita-cita. itulah masyarakat Tanah bumbu yang luar biasa.” Terangnya.

Ia juga menyapaikan bahwa acara Mappante ri Tasie adalah ungkapan rasa syukur atas nikmat yang Allah berikan kepada masyarakat Tanah Bumbu. Budaya nenek moyang Mappare ri Tasie harus tetap dipertahankan namun harus mentaati keyakinan dan petunjuk dari para guru-guru dan para ulama. (MAS)

goodnews.co.id

Berita Terkait

Buka Puasa Gubernur Kalsel dan Bupati Tanbu: Kerjasama Majukan Daerah
Ditantang Mentan, Andi Rudi Latif Siap Revitalisasi Cetak Sawah
Bupati ARL Sahur Bersama Wagub Hasnur di Hotel Ebony
Harapan PT PPA dan Karyawan Ikuti Aturan Berlaku
Selamatkan Honorer, Bupati Tanbu Minta Kadisdik Komunikasikan ke Pusat
Bang Arul Sambut Wagub Kalsel di Bandara Bersujud
Pemkab Tanah Bumbu Akan Gelar Festival Tanglong Berhadiah Rp 198 Juta
PUPR Tanbu Percepat Perbaikan Jalan Antar Kecamatan
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 19 Maret 2025 - 11:12 WIB

Buka Puasa Gubernur Kalsel dan Bupati Tanbu: Kerjasama Majukan Daerah

Selasa, 18 Maret 2025 - 19:40 WIB

Ditantang Mentan, Andi Rudi Latif Siap Revitalisasi Cetak Sawah

Selasa, 18 Maret 2025 - 15:09 WIB

Bupati ARL Sahur Bersama Wagub Hasnur di Hotel Ebony

Selasa, 18 Maret 2025 - 13:05 WIB

Harapan PT PPA dan Karyawan Ikuti Aturan Berlaku

Senin, 17 Maret 2025 - 20:07 WIB

Selamatkan Honorer, Bupati Tanbu Minta Kadisdik Komunikasikan ke Pusat

Berita Terbaru

Khazanah

Informasi Pendidikan Dokter Spesialis di Indonesia

Rabu, 2 Apr 2025 - 14:00 WIB

Nasional

Menteri PKP Janjikan 1.000 Unit Rumah bagi Wartawan

Minggu, 30 Mar 2025 - 16:56 WIB

Khazanah

Mega Proyek CPI Makassar Sempat Tuai Sorotan

Jumat, 28 Mar 2025 - 14:48 WIB