KALSEL, Goodnews.co.id – Gubernur Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), H Muhidin, bersama Wakil Gubernur, Hasnuryadi Sulaiman, dan Dirjen Otonomi Daerah (OtDa) Kemendagri secara simbolis membuka Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029 di Aula Idham Chalid, Kantor Gubernur Kalsel Banjarbaru, Senin (25/8/2025).
Dalam sambutannya, Gubernur HMuhidin menyampaikan capaian pembangunan dan kemajuan ekonomi di Banua, termasuk raihan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dalam pengelolaan keuangan daerah.
Ia berharap, pembangunan ke depan dapat lebih baik serta memberikan manfaat luas bagi masyarakat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Muhidin juga menyoroti proyek-proyek strategis seperti cetak sawah pertanian, pembangunan jembatan penghubung Kalimantan Daratan dengan Pulau Laut di Kabupaten Kotabaru, pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mekar Putih, pembangunan Stadion Internasional, hingga jalan poros tengah yang menghubungkan Kabupaten Banjar dengan Banua Anam hingga Tabalong.
Secara khusus, Gubernur H Muhidin menargetkan bahwa proyek Jembatan Pulau Laut dan KEK Mekar Putih akan rampung pada tahun 2028. Pembangunan ini disebut sebagai bagian dari upaya mendukung Kalsel sebagai gerbang logistik Kalimantan.
Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kalsel, Ariadi Noor, menjelaskan, demi mewujudkan visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur, pembangunan daerah akan dibagi ke dalam beberapa klaster wilayah, menyesuaikan dengan potensi masing-masing kawasan di Kalsel.
Dalam rangkaian acara Musrenbang tersebut, juga dilakukan penandatanganan kesepakatan bersama antara Pemerintah Provinsi Kalsel dan Pemerintah Kabupaten/Pemerintah Kota se-Kalsel terkait bantuan pembangunan Batalyon Teritorial TNI di Batulicin. (E)