Gelar GNPIP di Kalsel, Program Siska Ku Intip Paman Birin Dapat Pujian

- Editor

Senin, 10 Juli 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANJARBARU – Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) Kalimantan dan Capacity Building on ASEAN Issues dilaksanakan di Aula Idham Chalid, Kantor Sekretariat Daerah Pemprov Kalsel, Gubernur Kalsel mendapat apresiasi atas program ‘Siska Ku Intip,’Senin (10/7/2023).

Acara ini diinisiasi Bank Indonesia (BI) dan dihadiri seluruh perwakilannya di provinsi Kalimantan.

Gubernur Kalsel Sahbirin Noor dikenal dengan nama Paman Birin menyambut baik acara tersebut dan menyampaikan inflasi di Kalsel dapat dikendalikan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menyampaikan inflasi rendah merupakan indikator keberhasilan pembangunan ekonomi dengan tujuan mencapai kesejahteraan masyarakat

Kedepan, tantangan inflasi semakin menantang, Oleh karena itu Paman Birin meyakinkan pemerintah pusat, provinsi, kabupaten kota, akan terus menjaga stabilitas harga pangan.

“Pemerintah daerah se-Kalimantan terus berusaha untuk menjaga kestabilan harga pangan dan berusaha semaksimal mungkin untuk mendukung ketahanan pangan sebagai upaya dalam menghadapi tantangan inflasi di masa yang akan datang,” ujarnya.

Paman Birin memuji gotong royong pemerintah pusat, provinsi, daerah, bergotong royong untuk selalu menekan inflasi.

“Insya Allah sudah hadir di hati rakyat. Karena yang bergerak bukan hanya pemerintah, tapi semua komponen masyarakat, sehingga bisa mendukung apa yang kita programkan dan rencanakan bisa terlaksana,” ujar Paman Birin.

Baca Juga :  Nama-nama Anggota DPRD Hulu Sungai Selatan Terpilih 2024-2029

Sementara itu, Deputi 1 Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan dari Badan Pangan Nasional (BPN), I Gusti Ketut Astawa yang hadir dalam kegiatan ini, memaparkan bahwa neraca pangan Kalsel menunjukkan angka surplus.

“Indeks Ketahanan Pangan (IKP) Kalsel adalah nomor 4 di Indonesia. Neraca pangan juga menunjukkan bahwa Kalsel surplus beras, telur dan juga daging ayam. Mudah-mudahan surplus ini bisa dijadikan cadangan pangan,” kata I Gusti Ketut Aswaja.

Kemudian Deputi Gubernur Bank Indonesia, Donny P Joewono menyampaikan kehadirannya dalam acara sebagai apresiasi terhadap Pemprov Kalsel dan juga pemerintah daerah di Kalimantan.

“Kami bersama Deputi Pangan BPN, hadir disini selain untuk memberikan apresiasi, dan menunjukkan rasa gembira kami karena neraca pangan di Kalsel itu surplus,” ujar Donny P Joewono.

Donny memaparkan kondisi inflasi negara-negara lain di dunia masih menunjukkan angka yang cukup tinggi, namun untuk angka inflasi Indonesia sudah berhasil mencapai angka 3,5 persen. Hal ini, menurutnya, bisa tercapai berkat kerjasama yang terjalin.

“Kenapa penurunan angka inflasi itu berhasil, adalah karena bank sentral Indonesia dibantu oleh seluruh Gubernur di Indonesia. Karena inflasi tidak akan selesai hanya dengan menaikkan suku bunga, tapi diselesaikan dengan mensuplai pasokan sehingga distribusinya lancar. Inilah yang rasanya kami yakin sampai akhir tahun, inflasi akan berada di 3,2 sampai 3,3 persen,” ujarnya.

Baca Juga :  TP PKK Kalsel Berbagai Strategi Cegah dan Berantas Narkoba

Selain pencapaian inflasi, hasil sinergitas, dan kerjasama, ini juga untuk mensupport pertumbuhan ekonomi agar bisa mencapai angka 5 persen.

Ia juga menyampaikan apresiasi untuk program-program yang direncanakan dan diselenggarakan oleh seluruh pemerintah daerah di Kalimantan, sebagai bentuk upaya penurunan inflasi dan juga pendorongan pertumbuhan ekonomi.

Salah satu program inovasi itu adalah Sistem Integrasi Kelapa Sawit Sapi Berbasis Kemitraan Usaha Ternak Inti Plasma (Siska Ku Intip).

“Kami sangat mengapresiasi program-program dari Pemda di Kalimantan dan juga ada komitmen dari seluruh pemerintah di Kalimantan, yang dihadiri oleh Sekda untuk melakukan hal-hal positif seperti padi apung dan Siska Ku Intip, untuk diteruskan. Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemprov Kalsel pada khususnya, dan seluruh pemerintah Kalimantan pada umumnya,” sampainya.

Dalam acara ini dilaksanakan penandatanganan Komitmen Bersama Pemerintah Daerah se-Kalimantan dalam rangka Stabilisasi Harga melalui Gerakan Pangan Murah, yang ditandatangi oleh Sekda Provinsi Kalsel, Sekda Provinsi Kalimantan Tengah, Sekda Provinsi Kalimantan Utara, Asisten Daerah 2 Kalimantan Barat serta Kepala Biro Ekonomi Kalimantan Timur.

Penandatanganan komitmen ini disaksikan oleh Deputi Gubernur BI, Deputi 1 Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan BPN, serta Gubernur dan Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan. (MAS)

Berita Terkait

Efek Penyertaan Modal Bank Kalsel, Muhidin Apresiasi Deviden Naik 18 Persen
Gubernur Kalsel Ganti Direktur PT Bangun Banua
Efisiensi Anggaran Pemprov Kalsel Tunggu Surat Edaran Kemendagri
Gubernur Muhidin Tunjuk Syarifuddin Plh Sekda Pemprov Kalsel
Muhidin Apresiasi Polda Kalsel Bongkar Kejahatan Narkoba
Gubernur Kalsel: Pendidikan Ujung Tombak Kemajuan
DPRD Ajukan Pemberhentian Gubernur Kalsel 2021-2024
PWI Pusat Minta Audiensi dengan Pemprov Kalsel
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 15 Maret 2025 - 11:00 WIB

Efek Penyertaan Modal Bank Kalsel, Muhidin Apresiasi Deviden Naik 18 Persen

Rabu, 12 Maret 2025 - 10:29 WIB

Gubernur Kalsel Ganti Direktur PT Bangun Banua

Rabu, 12 Februari 2025 - 20:47 WIB

Efisiensi Anggaran Pemprov Kalsel Tunggu Surat Edaran Kemendagri

Rabu, 22 Januari 2025 - 14:47 WIB

Gubernur Muhidin Tunjuk Syarifuddin Plh Sekda Pemprov Kalsel

Senin, 20 Januari 2025 - 19:54 WIB

Muhidin Apresiasi Polda Kalsel Bongkar Kejahatan Narkoba

Berita Terbaru

Khazanah

Informasi Pendidikan Dokter Spesialis di Indonesia

Rabu, 2 Apr 2025 - 14:00 WIB

Nasional

Menteri PKP Janjikan 1.000 Unit Rumah bagi Wartawan

Minggu, 30 Mar 2025 - 16:56 WIB

Khazanah

Mega Proyek CPI Makassar Sempat Tuai Sorotan

Jumat, 28 Mar 2025 - 14:48 WIB