Banyak Proyek Sarana Belum Selesai, Jokowi Tunda Berkantor di IKN

- Editor

Jumat, 30 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Goodnews.co.id – Presiden RI, Jokowi, menunda pemindahan kantor ke Ibu Kota Nusantara (IKN) yang dijadwalkan pada awal September 2024.

Hal ini dikarenakan masih ada beberapa persiapan yang harus diselesaikan sebelum memulai aktivitas di IKN.

“Melihat kondisi di lapangan, banyak hal yang belum selesai,” ungkapnya dikutip Suara Kaltim, Kamis (29/8/2024).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu proyek yang masih dalam tahap penyelesaian adalah pembangunan bandara di IKN.

Jokowi menekankan bahwa keberadaan bandara sangat penting, agar IKN bisa menjadi pusat penghubung ke berbagai wilayah di Indonesia.

“Misalnya, airport belum selesai,” imbuhnya.

Ia juga menekankan bahwa infrastruktur yang memadai, terutama bandara, merupakan syarat utama sebelum pemindahan aktivitas ke IKN.

Baca Juga :  Pertemuan Prabowo-Megawati Kurangi Peran Geng Solo

Sebelumnya, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, menyatakan bahwa Presiden Jokowi direncanakan pindah ke IKN pada pekan pertama September 2024.

Menurutnya, pemindahan ini akan dilakukan setelah Bandara Nusantara selesai dibangun.

Namun, hingga saat ini, landasan pacu bandara baru mencapai 1.100 meter dari target 2.200 meter, karena terhambat oleh kendala cuaca.

“Kalau saya tahu, Pak Presiden akan pindah ke IKN begitu bandaranya beroperasi di minggu pertama September,” kata Basuki.

Ia menambahkan, bahwa pihaknya akan melakukan pengecekan progres pembangunan bandara pekan depan.

Ia berharap landasan pacu dapat diselesaikan sesuai target pada 2 September, sehingga setelah itu pemasangan lampu-lampu akan dilakukan agar bandara bisa beroperasi pada minggu pertama September.

Baca Juga :  Perjuangan Inovasi Buka Usaha Snack Factory

Sementara itu, Pemindahan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang direncanakan pada September juga turut tertunda, karena kesiapan infrastruktur yang masih dalam tahap persiapan.

Hal tersebut disampaikan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Abdullah Azwar.

Ia menuturkan, penundaan ini merupakan arahan dari Presiden Jokowi agar tidak terburu-buru pindah apabila ekosistem dan infrastruktur di IKN masih belum siap. (E)

📢 Bagikan artikel ini:

💡 Tips: Pilih style "Minimal" untuk tampilan thumbnail terbaik di WhatsApp

🖼️ Share Dengan Thumbnail

📱 Share Simple 🔥 Share Unique ⭐ Share Premium
🎯 Pilih style yang sesuai kebutuhan Anda

Berita Terkait

Usai Meeting Polri-Bulog, Polres Tanah Bumbu Gelar Pasar Murah
Jhonlin Group Bagikan 2.000 Paket Sembako
Besok, Gebyar Satu Abad NU Kalsel Selenggarakan Halaqah Kebangsaan
Dewan Pers Bahas Kekerasan Jurnalis Perempuan di Kalsel
Berpotensi Jerat Jurnalis, Prof Hendri: Kawal Penerapan UU ITE
Pendapatan Tanah Bumbu 2026 Diperkirakan Hanya Mencapai Rp 2,3 Triliun Rupiah
Pemekaran 17 Desa di Tanah Bumbu Dinilai Layak
Karir Johan Budi Mulai Jurnalis, Jubir KPK dan Presiden, Sampai Komisaris

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 11:11 WIB

Usai Meeting Polri-Bulog, Polres Tanah Bumbu Gelar Pasar Murah

Jumat, 13 Maret 2026 - 10:54 WIB

Jhonlin Group Bagikan 2.000 Paket Sembako

Selasa, 13 Januari 2026 - 10:03 WIB

Besok, Gebyar Satu Abad NU Kalsel Selenggarakan Halaqah Kebangsaan

Jumat, 31 Oktober 2025 - 15:40 WIB

Dewan Pers Bahas Kekerasan Jurnalis Perempuan di Kalsel

Rabu, 29 Oktober 2025 - 17:44 WIB

Berpotensi Jerat Jurnalis, Prof Hendri: Kawal Penerapan UU ITE

Berita Terbaru

Tanah Bumbu

Andi Rudi Latif: Semoga Kita Kembali Suci dan Meraih Kemenangan

Minggu, 22 Mar 2026 - 21:07 WIB

Tanah Bumbu

Sahur On The Road, Bupati Andi Rudi Latif Bagikan Bantuan

Sabtu, 21 Mar 2026 - 08:06 WIB