Banyak Ketidaksesuaian, Fraksi Gerindra DPRD Tanbu Tanyakan Kendala

- Editor

Rabu, 5 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANAH BUMBU, Goodnews.co.id – Fraksi Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) menyampaikan Pandangan Umum fraksi terhadap Pertanggungjawaban (LPj) Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2023, dalam Rapat Paripurna di ruang utama sidang DPRD Tanah Bumbu, Selasa (4/6/2024).

Fraksi Gerindra, diwakili juru bicaranya, Wahyudi Ariswinarka, menyampaikan Pandangan Umum dan pertayaan dari Fraksi Gerindra dalam Rapat Paripurna.

“Tata pemerintahan yang baik menunju pada kompetensi kelembagaan dalam mengelola sumber daya alam, sumber daya manusia, dan penggunaan anggaran secara akuntabel, transparan, dan responsif, terhadap kebutuhan-kebutuhan masyarakat khususnya. Pemerintah yang baik dapat dilihat dari adanya proses mekanisme dan lembaga-lembaga yang mampu mengartikulasikan kepentingan masyarakat, hak-hak dasar masyarakat, tanggung jawab, dan perbedaan-perbedaan masyarakat, dalam hal ini yang bermuara pada kesejahteraan sosial,” kata Wahyudi Ariswinarka dari Fraksi Gerindra.

Baca Juga :  Program Keberlanjutan YESS Kementan di Tanah Bumbu

Termasuk di dalamnya, katanya, ketertiban umum, ketentraman, dan perlindungan bagi masyarakat, sebaliknya banyak daerah yang memiliki sumber daya alam ataupun sumber daya manusia dan struktur sosial yang relatif sama tetapi kemampuan dalam mensejahterakan masyarakat.

Baca Juga :  Ganti Rugi Rp 7,3 Miliar, Perusahaan Tambang Belum Setujui

Kemudian Fraksi Gerindra berpandangan dalam realisasi pencapaian anggaran Pemerintah Daerah Kabupaten Tanah Bumbu sudah lebih baik tetapi ada beberapa hal perlu diperbaiki berdasarkan laporan hasil pemeriksaan BPK.

Fraksi Gerindra juga menilai Pemerintah Daerah Kabupaten Tanah Bumbu terkesan tidak serius sehingga banyak ditemukan ketidaksesuaian.

Oleh karena itu, Fraksi Gerindra meminta penjelasan terkait kendala apa yang dihadapi Pemerintah Daerah Kabupaten Tanah Bumbu, mengingat tersebut bukan hal baru karena dianggap sudah pernah dilaksanakan sebelumnya. (E)

Berita Terkait

Pemerintah Tanah Bumbu Tambah ADD Rp 22,379 Miliar
Fraksi Gerindra DPRD Tanbu: Kepala Desa Berkinerja Rendah Harus Dapat Sanksi
Fraksi PDIP dan PKB Ingin Penyelenggaraan Pilkades Transparan
10 SMA Negeri Tanah Bumbu Sampaikan Kebutuhan Sarpras dan Guru, DPRD Turun Tangan
Komisi II DPRD Tanbu Monitoring Area Operasional PT BIB
DPRD Tanbu Apresiasi Langkah Cepat PT BIB Tangani Debu di Angsana
DPRD Tanbu Soroti Keterbukaan Anggaran dan Prioritas Tahun Anggaran 2027
Gatriwara Tanbu Ajak Pelajar Bijak Manfaatkan Media Sosial

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 15:16 WITA

Pemerintah Tanah Bumbu Tambah ADD Rp 22,379 Miliar

Selasa, 11 Agustus 2026 - 17:47 WITA

Fraksi Gerindra DPRD Tanbu: Kepala Desa Berkinerja Rendah Harus Dapat Sanksi

Selasa, 11 Agustus 2026 - 17:30 WITA

Fraksi PDIP dan PKB Ingin Penyelenggaraan Pilkades Transparan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 10:10 WITA

10 SMA Negeri Tanah Bumbu Sampaikan Kebutuhan Sarpras dan Guru, DPRD Turun Tangan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 14:58 WITA

Komisi II DPRD Tanbu Monitoring Area Operasional PT BIB

Berita Terbaru

Tanah Bumbu

Waspada Narkoba, GOW Tanah Bumbu Tekankan Peran Orang Tua

Senin, 7 Sep 2026 - 11:22 WITA

Tanah Bumbu

Teladan Akhlak, BKMT Tanah Bumbu Peringati Maulid Nabi

Senin, 7 Sep 2026 - 11:05 WITA