Tanah Bumbu Masuk 28 Kawasan Strategis Nasional

- Editor

Kamis, 21 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANAH BUMBU, Goodnews.co.id – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) melalui Sekretaris Daerah (Sekda), Ambo Sakka, secara resmi membuka acara Penyusunan Materi Teknis Ruang Perairan Rencana Tata Ruang/Rencana Zonasi Konsultasi Strategis Nasional (RTR/RZ KSN) Kawasan Batulicin bertempat di aula Hotel Ebony Batulicin, Rabu pagi (20/9/2023).

Acara ini dihadiri secara langsung dan via zoom meeting sekitar pukul 09.00 Wita, yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan yakni Pemkab Tanah Bumbu dan Pemkab Kotabaru, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, Kementerian dan Lembaga terkait, Perguruan Tinggi, Asosiasi, BUMN, Swasta, dan masyarakat.

Data dan laporan dari Kepala Bidang Tangkap Dinas Perikanan Kabupaten Tanah Bumbu, Asparani, selaku panitia pelaksana mengungkapkan bahwa Kawasan Batulicin merupakan salah satu dari 28 lokasi Kawasan Strategis Nasional yang sedang menjalani proses perencanaan zonasi perairannya.

Baca Juga :  Pemda Tanbu Serahkan Bantuan Sembako di Kecamatan Mantewe

Adapun Wilayah Rencana Zonasi Kawasan Strategis Nasional (RZ KSN) Kawasan Batulicin, meliputi Kabupaten Tanah Bumbu dan Kabupaten Kotabaru.

Proses penyusunan Materi Teknis Ruang Perairan Kawasan Batulicin ini, akan diintegrasikan dan ditetapkan dalam Peraturan Presiden tentang Rencana Tata Ruang (RTR) KSN Kawasan Batulicin.

“Kegiatan ini merupakan tahap kedua dari proses ini, setelah sebelumnya dilaksanakan pengumpulan data dan Focus Group Discussion (FGD) di Kabupaten Kotabaru pada bulan Juni yang lalu, dan kini dilanjutkan di Kabupaten Tanah Bumbu,” jelasnya.

Baca Juga :  Serambi Madinah: Mati dalam Keadaan Beriman

Sementara itu Sekda H Ambo Sakka, dalam sambutannya mengatakan, bahwa perencanaan zonasi ini diharapkan akan meningkatkan pengawasan terhadap perairan Kotabaru-Batulicin.

“Sehingga memberikan satu solusi terbaik khususnya dalam penentuan zonasi, terutama bagi daerah yang menunjang IKN (Ibu Kota Nusantara) termasuk Tanah Bumbu,” ucap Asparani.

Turut mendukung hal itu, Sekda Ambo juga menekankan, pentingnya keputusan yang tetap menjaga kearifan lokal dan menghindari konflik melalui pendekatan persuasif.

Oleh sebab itu, atas nama Pemerintah Daerah dan masyarakat Tanah Bumbu memberikan apresiasi dan berharap kegiatan ini, akan memberikan kontribusi positif bagi pengembangan wilayah perairan Kawasan Batulicin dan pemanfaatannya yang berkelanjutan. (Arunika)

Berita Terkait

Car Free Day Tanggal 16, Tanah Bumbu Gelar Aneka Kegiatan di Jalan Dharma Praja
Tanah Bumbu Beraksi Run 2026 Targetkan 3.000 Peserta
Bupati Andi Rudi Latif Dorong Inovasi Digital melalui Aplikasi Protap
Tiga Hari Pencarian, Korban Tenggelam Ditemukan Meninggal di Danau Kampung Batu Harang
Bangga, Bumdes Meranti Jaya Tanah Bumbu Jadi Terbaik Sekalsel 2026
Disdik Tanah Bumbu Segera Evaluasi Layanan Publik Pendidikan 2026
Dihadiri Rektor, Andi Rudi Latif Apresiasi Kontribusi Mahasiswa KKN ULM
Pesona Alam, Bupati Andi Rudi Latif  Ingin Mangrove Kersik Putih Jadi Ikon Wisata Tanah Bumbu

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 17:50 WITA

Car Free Day Tanggal 16, Tanah Bumbu Gelar Aneka Kegiatan di Jalan Dharma Praja

Kamis, 13 Agustus 2026 - 17:43 WITA

Tanah Bumbu Beraksi Run 2026 Targetkan 3.000 Peserta

Kamis, 13 Agustus 2026 - 11:18 WITA

Bupati Andi Rudi Latif Dorong Inovasi Digital melalui Aplikasi Protap

Rabu, 12 Agustus 2026 - 16:10 WITA

Tiga Hari Pencarian, Korban Tenggelam Ditemukan Meninggal di Danau Kampung Batu Harang

Rabu, 12 Agustus 2026 - 16:04 WITA

Bangga, Bumdes Meranti Jaya Tanah Bumbu Jadi Terbaik Sekalsel 2026

Berita Terbaru

Tanah Bumbu

Tanah Bumbu Beraksi Run 2026 Targetkan 3.000 Peserta

Kamis, 13 Agu 2026 - 17:43 WITA

Tanah Bumbu

Bangga, Bumdes Meranti Jaya Tanah Bumbu Jadi Terbaik Sekalsel 2026

Rabu, 12 Agu 2026 - 16:04 WITA