PASER, Goodnews.co.id – Program pembinaan kemandirian dan pembinaan kepribadian Rutan Kelas IIB Tanah Grogot kembali membuahkan hasil positif pada ajang Kideco Run 2026, penampilan grup musik Prison Art Institute yang beranggotakan warga binaan berhasil memikat perhatian ribuan peserta dan pengunjung hingga menuai beragam apresiasi positif. Minggu (06/09/26)
Dalam ajang tersebut, para warga binaan yang tergabung dalam grup musik Prison Art Institute (PAI) Rutan Kelas IIB Tana Grogot Kabupaten Paser, menyuguhkan penampilan memukau para penonton dan undangan yang hadir diacara tersebut.
Panggung Kideco Run 2026 menjadi pembuktian nyata bahwa pembinaan di dalam rutan mampu melahirkan karya seni yang berkualitas dan bernilai positif bagi masyarakat. Grup musik Prison Art Institute tampil enerjik membawakan sejumlah lagu yang membakar semangat para pelari, sekaligus memberikan warna tersendiri pada perhelatan olahraga bergengsi di Kabupaten Paser tersebut.
Karutan Tanah Grogot Kabupaten Paser, Aris Triyanto, mengapresiasi tinggi keterlibatan para warga binaan dalam kegiatan ini. Ia menyampaikan bahwa penampilan ini merupakan wujud nyata dari keberhasilan program pembinaan kemandirian dan kepribadian yang dijalankan di dalam Rutan.
Ia mengapresiasi pelaksanaan kegiatan di ajang kidekorun ini. Kami berharap ke depan dapat terus mendukung berbagai kegiatan, terutama di bidang seni dan musik.
“Musik adalah media yang mudah diterima masyarakat untuk memperkenalkan hasil pembinaan WBP di Rutan kelas IIB Tanah Grogot Kabupaten Paser” ujar Aris.
Sementara itu Kasubsi Pelayanan Tahanan Irnas Yantah, menyampaikan bahwa tim yang diturunkan berjumlah tujuh orang warga binaan pilihan. Seluruh personel yang tampil dipastikan telah memenuhi syarat substantif dan administratif, yakni telah menjalani minimal 2/3 dari masa pidananya.
“Waktu persiapan memang sangat singkat, namun semangat dan komitmen anak-anak binaan sangat luar biasa. Ada tujuh orang warga binaan yang kami sertakan, di mana seluruhnya merupakan warga binaan yang sudah melalui proses pembinaan dengan baik dan telah memenuhi syarat 2/3 masa pidana,” ujar Irnas.
Keberhasilan ini diharapkan dapat terus memotivasi warga binaan untuk menyalurkan potensi positif mereka serta memperkuat sinergi antara Rutan Tanah Grogot dengan instansi pemerintah, swasta, dan masyarakat luas.pungkas Irnas. (fbn)








