TANAH BUMBU, Goodnews.co.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanah Bumbu, melalui Dinas Perikanan menghadirkan Chef dari Hotel Lotusa berbagi resep dan olahan makanan sehat di Aula Kantor Camat Satui, Sabtu (3/10/2026).
Kegiatan Cooking Class bertema “Wujudkan Generasi Emas melalui BerAKSI Makan Ikan Menu Sehat untuk Keluarga Bahagia Tahun 2026” yang digelar Bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan (P2HP) Dinas Perikanan Kabupaten Tanah Bumbu menjadi salah satu langkah strategis pemerintah dalam meningkatkan keterampilan masyarakat dalam mengolah ikan, sekaligus mendukung penguatan ekonomi keluarga dan pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) berbasis hasil perikanan.
Program ini selaras dengan misi Bupati Tanah Bumbu, H. Andi Rudi Latif, A.Md.T., S.H., M.M., dalam mewujudkan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten, produktif, dan berdaya saing.
Narasumber Chef dari Latusa Batulicin by Swiss-Belhotel serta Any Ilas Rasa, seorang ahli boga berbagi pengetahuan dan praktik mengenai teknik mengolah ikan menjadi berbagai menu yang sehat, modern, menarik, serta sesuai dengan kebutuhan keluarga.
Melalui kegiatan tersebut, masyarakat tidak hanya diajak untuk meningkatkan konsumsi ikan, tetapi juga didorong agar mampu melihat ikan sebagai bahan baku yang dapat dikembangkan menjadi berbagai produk makanan dengan nilai ekonomi lebih tinggi.
Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif melalui Kepala Dinas Perikanan Tanah Bumbu Andi Anwar Sadat, yang disampaikan Kepala Bidang P2HP Rahmiwati Zulfah, mengatakan Kabupaten Tanah Bumbu memiliki potensi perikanan yang sangat besar.
Potensi tersebut berasal dari sektor perikanan tangkap maupun budidaya yang tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Tanah Bumbu.
Namun, menurutnya, besarnya potensi tersebut belum akan memberikan nilai ekonomi yang optimal apabila hasil perikanan hanya dipasarkan dalam bentuk ikan segar.
“Melalui Cooking Class ini, kita ingin mendorong diversifikasi produk olahan berbasis ikan agar menjadi produk bernilai tambah, higienis, tahan lama, dan diminati pasar lokal maupun nasional,” ujarnya.
Menurut Rahmiwati, diversifikasi produk perikanan menjadi penting karena dapat membuka peluang baru bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha pengolahan ikan dari skala rumah tangga.
Dengan keterampilan yang diberikan dalam Cooking Class, masyarakat diharapkan mampu mengolah ikan menjadi produk yang lebih variatif dan memiliki daya jual, sehingga tidak hanya bergantung pada penjualan ikan segar.
Selain meningkatkan nilai tambah hasil perikanan, pengembangan produk olahan ikan juga dinilai dapat membuka peluang lahirnya pelaku usaha baru di tengah masyarakat.
Tiga Tujuan Utama Cooking Class
Kegiatan Cooking Class tersebut memiliki tiga tujuan utama yang saling berkaitan, yakni peningkatan keterampilan dan inovasi, penguatan ekonomi keluarga dan UMKM, serta peningkatan angka konsumsi ikan.
Pertama, peningkatan keterampilan dan inovasi. Peserta dibekali wawasan serta teknik pengolahan ikan menjadi hidangan modern yang menarik dan memiliki nilai jual.
Keterampilan tersebut diharapkan dapat mendorong masyarakat semakin kreatif dalam memanfaatkan hasil perikanan yang tersedia di daerah.
Kedua, penguatan ekonomi keluarga dan UMKM. Melalui keterampilan pengolahan ikan, masyarakat didorong untuk mengembangkan usaha baru maupun memperkuat unit pengolahan ikan skala rumah tangga.
Produk olahan ikan yang dikembangkan secara kreatif dan memenuhi standar kebersihan serta kualitas diharapkan mampu menjadi peluang usaha yang memberikan tambahan pendapatan bagi keluarga.
Ketiga, peningkatan Angka Konsumsi Ikan (AKI). Edukasi mengenai pengolahan ikan menjadi menu sehat diharapkan mampu meningkatkan minat masyarakat untuk mengonsumsi ikan secara rutin.
Peningkatan konsumsi ikan juga menjadi bagian dari upaya mendukung pemenuhan kebutuhan gizi keluarga dan percepatan penurunan stunting melalui konsumsi pangan bergizi, khususnya yang bersumber dari ikan.
Pemkab Tanah Bumbu berharap kegiatan seperti ini tidak berhenti sebagai kegiatan pelatihan semata. Pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh peserta diharapkan dapat diterapkan di lingkungan keluarga maupun dikembangkan menjadi kegiatan ekonomi produktif.
Dengan semakin banyaknya masyarakat yang mampu mengolah ikan menjadi berbagai produk makanan, potensi perikanan Tanah Bumbu diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas.
Di sisi lain, budaya makan ikan juga diharapkan semakin tumbuh di tengah masyarakat sehingga dapat mendukung terciptanya keluarga yang sehat dan generasi yang berkualitas.
Melalui sinergi antara peningkatan konsumsi ikan, pengembangan keterampilan pengolahan pangan, dan pemberdayaan UMKM, Pemkab Tanah Bumbu terus mendorong pemanfaatan potensi perikanan sebagai salah satu kekuatan ekonomi daerah.(dir)








