TANAH BUMBU, Goodnews.co.id – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislautkan) memberikan bantuan hibah kepada tiga kelompok budidaya udang windu di Kabupaten Tanah Bumbu.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Selatan, Rusdi Hartono, mengatakan bantuan tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Kalsel dalam memperkuat produktivitas masyarakat, khususnya para pelaku usaha perikanan budidaya.
Menurutnya, pengembangan sektor kelautan dan perikanan sejalan dengan arah pembangunan Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin yang menempatkan peningkatan kesejahteraan masyarakat dan penguatan ekonomi daerah sebagai bagian penting dalam pembangunan Banua.
“Bantuan ini bukan sekadar sarana produksi, tetapi merupakan bentuk kehadiran pemerintah untuk memperkuat usaha masyarakat agar semakin produktif, mandiri dan berkelanjutan. Kita ingin potensi perikanan yang dimiliki daerah benar-benar memberikan nilai tambah dan berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujar Rusdi, Senin (5/10/2026).
Ia menjelaskan, Kabupaten Tanah Bumbu memiliki potensi besar untuk pengembangan perikanan budidaya, termasuk komoditas udang windu. Karena itu, potensi tersebut perlu terus didorong melalui dukungan sarana produksi, peningkatan kapasitas pembudidaya, pendampingan, serta sinergi antara pemerintah dan kelompok masyarakat.
“Udang windu memiliki potensi ekonomi yang besar. Dengan pengelolaan yang baik, teknologi budidaya yang tepat dan pendampingan yang berkelanjutan, kita berharap produksi dapat meningkat dan usaha kelompok pembudidaya semakin kuat,” jelasnya.
Rusdi menegaskan, bantuan hibah tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai bantuan pemerintah, tetapi menjadi pemicu berkembangnya usaha budidaya yang mampu berjalan secara mandiri.
“Kita ingin kelompok-kelompok pembudidaya ini semakin mandiri. Produksinya meningkat, usahanya berkembang, kemudian mampu menciptakan perputaran ekonomi di masyarakat. Ini yang menjadi tujuan utama kita,” katanya.
Dalam pelaksanaannya, penyerahan bantuan turut dihadiri Dinas Perikanan Kabupaten Tanah Bumbu, penyuluh perikanan, serta para pemangku kepentingan lainnya. Kehadiran berbagai pihak tersebut menjadi bagian dari sinergi dalam memastikan program pengembangan perikanan budidaya dapat berjalan secara optimal.
Rusdi menyebut, kolaborasi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, penyuluh dan kelompok pembudidaya menjadi faktor penting dalam keberhasilan program.
“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Bantuan harus diikuti pendampingan dan penguatan kapasitas kelompok. Penyuluh memiliki peran penting untuk memastikan teknologi dan tata kelola budidaya diterapkan dengan baik, sehingga bantuan yang diberikan benar-benar menghasilkan manfaat,” tuturnya.
Ia berharap tiga kelompok penerima bantuan dapat memanfaatkan sarana budidaya tersebut secara optimal dan menjaga keberlanjutan usaha dengan menerapkan prinsip budidaya yang baik serta memperhatikan kelestarian lingkungan.
“Harapan kita, dari bantuan ini lahir usaha budidaya yang produktif, mandiri dan berkelanjutan. Kalau produksi meningkat, pendapatan pembudidaya meningkat, maka pada akhirnya ekonomi masyarakat juga ikut bergerak,” pungkasnya.
Melalui program tersebut, Pemprov Kalsel terus mendorong sektor kelautan dan perikanan tidak hanya sebagai sektor produksi pangan, tetapi juga sebagai kekuatan ekonomi masyarakat. Penguatan pembudidaya di tingkat kelompok diharapkan mampu memperluas manfaat pembangunan sekaligus mendukung terwujudnya masyarakat Kalsel yang semakin sejahtera sesuai arah pembangunan Gubernur H. Muhidin. (dir)








