Kuncinya Pemberdayaan, Banyak Kasus KDRT Dipicu Faktor Ekonomi

Avatar photo

- Editor

Jumat, 16 Februari 2024 - 14:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANAH BUMBU, Goodnews.co.id – Kehidupan berkeluarga banyak cobaannya. Sebagian besar munculnya KDRT karena foktor ekonomi.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Tanah Bumbu, melalu Sekretarisnya Kartini, menekankan pentingnya perempuan berdaya secara ekonomi.

Menurut Kartini, keberdayaan ekonomi sangat memiliki korelasi positif dengan upaya perlindungan perempuan.

Baca Juga :  Hari ke-2 Lebaran, Kunjungan Objek Wisata Kotabaru Meningkat

“Melalui pemberdayaan perempuan di bidang ekonomi bisa menjadi pintu untuk menyelesaikan masalah kekerasan, pekerja anak dan masalah ekonomi keluarga,” ujar Kartini, saat ditemui Goodnews.co.id di kantornya, Jumat (16/2/2024).

Kartini juga mengatakan bahwa pemberdayaan perempuan sangat penting agar mereka memiliki kemandirian secara ekonomi sehingga dapat mencegah terjadi Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).

Baca Juga :  Kabinet Presiden Anak Yatim Lengkap

kesetaraan hak dalam rumah tangga juga diperlukan. Persoalannya mereka sangat sulit memperjuangkan haknya dan hak anak-anaknya ketika mereka berada di posisi yang lemah. Sehingga pemberdayaan secara ekonomi menjadi penting.

“Pasalnya ketergantungan secara ekonomi dan kelemahan posisi perempuan menjadikan adanya ketimpangan relasi kuasa yang rentan dapat berujung pada kekerasan,” kata Kartini.

Baca Juga :  Ketua DPRD Tanbu Kunjungi Kanwil Kemenkumham Kalsel

Oleh karena itu, ia berkesimpulan bahwa banyaknya persoalan KDRT dipicu oleh faktor ekonomi, sehingga pemberdayaan perempuan merupakan upaya dalam mengatasi isu perempuan dan anak, termasuk kekerasan dalam rumah tangga. (E)

Berita Terkait

Bupati Tanbu Sampaikan 5 Sasaran Pembangunan Tanbu 2025-2045
Arus Padat, Dishub Tanbu Larang Melintas Pukul 17.00-24.00
Dinkes Gelar Workshop untuk Tingkatkan Mutu Pelayanan Puskesmas
Panggung Utama Mappanre ri Tasi’e Tampilkan Tari Kolosal Puanna Dekke
Zairullah Azhar: RPJPD 2025-2045 Perlu Dukungan Semua Pihak
Dekranasda se-Kalsel Ikuti Pameran Expo Mappanre ri Tasi’e
Dinsos Tanbu Pamerkan Layanan Pemberdayaan, Rehabilitasi, dan Perlindungan Sosial
Empat Bulan Berjalan, Disbudporpar Realisasi PAD Rp 646 Juta
Berita ini 108 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 23 April 2024 - 19:27 WIB

Pesta Pantai Pagatan, Dorong Kemajuan Ekonomi dan Kemandirian UMKM

Selasa, 23 April 2024 - 19:19 WIB

Mappanre ri Tasi’e, Said Ismail: Adat Harus DiJaga

Minggu, 21 April 2024 - 07:24 WIB

Wakil Ketua DPRD Kunjungi Stand Pameran Expo Mappanre ri Tasi’e

Selasa, 9 April 2024 - 22:08 WIB

Zairullah Azhar Paparkan Capaian Pembangunan Tanbu 2023

Selasa, 9 April 2024 - 04:41 WIB

HUT ke-21, Wakil Ketua DPRD Bacakan Sejarah Pembentukan Tanah Bumbu

Sabtu, 6 April 2024 - 06:34 WIB

Realisasi Kinerja Pemkab Tanah Bumbu Capai 93,42 Persen

Kamis, 4 April 2024 - 15:14 WIB

Anggota DPRD Tanbu Hadiri Ulang Tahun Zairullah Azhar ke-70

Kamis, 21 Maret 2024 - 22:45 WIB

Ini Tugas Bidang Fasilitasi dan Pengawasan Sukseskan Kegiatan Pimpinan dan Anggota DPRD

Berita Terbaru

Politik

Haji Isam Restui Muhidin-Hasnur Maju Pilgub Kalsel 2024-2029

Selasa, 23 Apr 2024 - 20:41 WIB

DPRD Tanah Bumbu

Pesta Pantai Pagatan, Dorong Kemajuan Ekonomi dan Kemandirian UMKM

Selasa, 23 Apr 2024 - 19:27 WIB

DPRD Tanah Bumbu

Mappanre ri Tasi’e, Said Ismail: Adat Harus DiJaga

Selasa, 23 Apr 2024 - 19:19 WIB

Tanah Bumbu

Bupati Tanbu Sampaikan 5 Sasaran Pembangunan Tanbu 2025-2045

Selasa, 23 Apr 2024 - 17:00 WIB

Tanah Bumbu

Arus Padat, Dishub Tanbu Larang Melintas Pukul 17.00-24.00

Selasa, 23 Apr 2024 - 16:47 WIB