4 Bulan Jabat Kadis PUPR, TOPG Terjaring OTT KPK

- Editor

Senin, 30 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMATERA UTARA, Goodnews.co.id – Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Topan Obaja Putra Ginting (TOPG), terjaring dalam Operasi Tangkap Tangan Komisi Pemberantasan Korupsi (OTT KPK).

Topan Ginting diketahui baru menjabat sebagai Kepala Dinas PUPR Sumut selama kurang lebih empat bulan.

Topan Ginting lahir pada 7 April 1983, lulusan Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri (STPDN) pada tahun 2007.

Ia mengawali kariernya di dunia birokrasi sebagai Kasubbag Protokol Bagian Umum Pemerintah Kota Medan, tidak lama setelah lulus dari STPDN.

Kariernya cukup cemerlang, pada tahun 2019 dipercaya menjadi Camat Medan Tuntungan.

Kariernya semakin melesat saat Wali Kota Medan saat itu, Bobby Nasution, menunjuknya sebagai Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah (Plt Sekda) Kota Medan.

Baca Juga :  Pemkab Kotabaru Terima Sapi Kurban dari Presiden Prabowo

Saat Bobby Nasution terpilih sebagai Gubernur Sumut pada Pilkada Sumut 2024, Topan Ginting dibawa ke Pemprov Sumut.

Puncaknya, pada 24 Februari 2025, Topan Ginting dilantik menjadi Kepala Dinas PUPR Sumatera Utara oleh Wakil Gubernur Sumut, Surya.

Topan Ginting juga menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi, dan Sumber Daya Mineral Sumut.

Kemudian, ia ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus korupsi proyek jalan di Provinsi Sumut.

Selain Topan Ginting, empat orang lainnya juga sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus korupsi. Mereka adalah Rasuli Efendi Siregar (RES) selaku Kepala UPTD Gunung Tua sekaligus Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Heliyanto (HEL) selaku PPK Satker PJN Wilayah I Sumut. Kemudian dua pihak swasta, yakni Akhirun Efendi Siregar (KIR) selaku Dirut PT DNG, dan Rayhan Dulasmi (RAY) selaku Dirut PT RN.

Baca Juga :  Wabup Bahsanuddin Tanam Jagung Bersama Kapolres di Desa Sarigadung

Penetapan para tersangka dilakukan usai OTT yang dilakukan pada Kamis 26 Juni 2025.

Kelima orang tersangka ini ditahan selama 20 hari ke depan di Rutan Cabang KPK Gedung Merah Putih.

Selain mengamankan para tersangka, KPK juga mengamankan uang sebesar Rp231 juta.

Proyek jalan yang ditangani Topan Ginting dan empat tersangka lainnya di wilayah Kota Pinang, Gunung Tua, hingga pembangunan Jalan Hutaimbaru-Sipiongot Sumut dengan total nilai Rp 231,8 Miliar.

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dirilis KPK, Topan Ginting memiliki harta kekayaan Rp4,9 miliar. Harta kekayaan Topan Ginting tersebut berdasarkan LHKPN periodik tahun 2024. Ia tercatat tidak memiliki utang. (E)

Berita Terkait

Kasus Suap, KPK Panggil Direktur PT Tanah Bumbu Resources
Raih 59 Suara, Iwan Aflanie Menangkan Kursi Rektor ULM 2026-2030
Dewan Pers Akan Kumpulkan Seluruh Konstituen Bahas Hari Pers Nasional
5 BUMN Miliki Karyawan Terbanyak
Ketum PBNU Terpilih Usung 4 Program Utama
Ken Griffin Kokoh Jadi Maestro Keuangan Dunia
SMSI Kukuhkan Pokja Newsroom Jaga Desa, Hashim Djojohadikusumo Berikan Dukungan
Tanpa Bantuan Pemerintah, Pesantren Sidogiri Miliki Aset Koperasi Rp 3 Triliun

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 21:15 WITA

Kasus Suap, KPK Panggil Direktur PT Tanah Bumbu Resources

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:01 WITA

Raih 59 Suara, Iwan Aflanie Menangkan Kursi Rektor ULM 2026-2030

Rabu, 2 September 2026 - 09:06 WITA

Dewan Pers Akan Kumpulkan Seluruh Konstituen Bahas Hari Pers Nasional

Senin, 31 Agustus 2026 - 12:05 WITA

5 BUMN Miliki Karyawan Terbanyak

Senin, 31 Agustus 2026 - 11:20 WITA

Ketum PBNU Terpilih Usung 4 Program Utama

Berita Terbaru

Tanah Bumbu

Bupati Andi Rudi Latif Dorong Regenerasi Penari Tradisional

Rabu, 14 Okt 2026 - 13:45 WITA

Tanah Bumbu

Dandim Tanah Bumbu Laporan Kesiapan TMMD ke-130 Tahun 2026

Selasa, 13 Okt 2026 - 13:08 WITA