KEK Setangga Targetkan Realisasi Investasi Rp 67,69 Triliun

- Editor

Jumat, 29 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Goodnews.co.id – Presiden RI, Joko Widodo, telah menetapkan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Setangga melalui Peraturan Pemerintah Nomor 26 Tahun 2024 pada 13 Juni 2024, seluas 668,3 hektar yang berlokasi di Kabupaten Tanah Bumbu, Provinsi Kalimantan Selatan.

Dengan target realisasi investasi Rp67,69 Triliun, KEK Setangga diharapkan menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi inklusif yang menciptakan akses dan kesempatan luas bagi seluruh lapisan masyarakat.

KEK Setangga akan dikembangkan pada kegiatan industri smelter, industri biodiesel dan refinery, serta industri fraksinasi yang diharapkan berkontribusi pada peningkatan produksi minyak goreng sawit nasional, industri besi, industri karet, dan industri kemasan, seperti karung, botol, pouch, jerigen untuk memenuhi kebutuhan kemasan industri-industri yang ada di dalam KEK Setangga.

Baca Juga :  Jokowi Minta Wilayah Penyangga IKN Suplai Kebutuhan Pangan

Tidak hanya fokus pada kegiatan industri, KEK ini juga memiliki kegiatan pendukung untuk Usaha Kecil, Mikro, dan Menengah (UMKM) yang akan diisi oleh sektor-sektor yang berhubungan dengan industri yang ada.

Serta bisnis research and development dengan misi untuk mendorong inovasi, keberlanjutan, dan pertumbuhan di sektor industri sambil menawarkan layanan terpadu bagi perusahaan yang mencari sumber daya penelitian, pengembangan, dan pelatihan.

KEK Setangga diusulkan oleh PT Dua Samudera Perkasa yang bergerak di bidang pertambangan, transportasi udara, hingga infrastruktur dan manufaktur. Dicanangkan mampu membuka lapangan kerja sebanyak 78.999 orang hingga 2053.

Baca Juga :  Kajari Kotabaru Peringati Hari Lahir ke-79

KEK Setangga diharapkan dapat meningkatkan nilai tambah perkebunan dan kehutanan, serta tambang melalui hilirisasi sehingga dapat memberikan multiplier effect, khususnya di sekitar kawasan.

Dengan ditetapkannya KEK Setangga, saat ini secara resmi terdapat 22 KEK yang tersebar di seluruh Indonesia, dan telah mencatatkan investasi sebesar Rp187,5 triliun dengan penciptaan tenaga kerja 126.506 orang hingga Maret 2024.

Pengembangan KEK bertujuan meningkatkan investasi, ekspor, substitusi impor, menciptakan lapangan pekerjaan, membuat model terobosan pengembangan kawasan melalui pengembangan industri dan jasa. Yang disasar adalah industri berdaya saing global, jasa pariwisata bertaraf internasional, jasa pendidikan dan kesehatan, serta ekonomi digital. (E)

Berita Terkait

Febrie Enggan Mundur dari Kursi Jaksa Agung Muda
Kasus Riset Palsu, Penerbangan Rifaldy Fajar Capai 229 Kali
Korupsi Dana Bantuan, Kajari Tahan ASN Pemkab Tanah Laut
Akibat Jalan Longsor 171 Satui, PT Arutmin Hibahkan Jalan Alternatif
Usai Meeting Polri-Bulog, Polres Tanah Bumbu Gelar Pasar Murah
Jhonlin Group Bagikan 2.000 Paket Sembako
Besok, Gebyar Satu Abad NU Kalsel Selenggarakan Halaqah Kebangsaan
Dewan Pers Bahas Kekerasan Jurnalis Perempuan di Kalsel

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 14:05 WITA

Febrie Enggan Mundur dari Kursi Jaksa Agung Muda

Kamis, 4 Juni 2026 - 12:33 WITA

Kasus Riset Palsu, Penerbangan Rifaldy Fajar Capai 229 Kali

Kamis, 4 Juni 2026 - 09:35 WITA

Korupsi Dana Bantuan, Kajari Tahan ASN Pemkab Tanah Laut

Kamis, 30 April 2026 - 05:50 WITA

Akibat Jalan Longsor 171 Satui, PT Arutmin Hibahkan Jalan Alternatif

Jumat, 13 Maret 2026 - 11:11 WITA

Usai Meeting Polri-Bulog, Polres Tanah Bumbu Gelar Pasar Murah

Berita Terbaru

Tanah Bumbu

Tanah Bumbu Matangkan Indeks Kesalehan Sosial

Jumat, 24 Jul 2026 - 10:02 WITA

Tanah Bumbu

BPBD Tanbu Kenalkan Inovasi Renjana Bangun Ketahanan Bencana

Rabu, 22 Jul 2026 - 10:21 WITA

Tanah Bumbu

Pemkab Tanah Bumbu Wajibkan Belajar 1 Tahun Prasekolah

Rabu, 22 Jul 2026 - 09:58 WITA

Tanah Bumbu

DKPP Tanah Bumbu Kreasikan Menu Pangan Lokal

Selasa, 21 Jul 2026 - 14:42 WITA