Tanpa Bantuan Pemerintah, Pesantren Sidogiri Miliki Aset Koperasi Rp 3 Triliun

- Editor

Senin, 24 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PASURUAN, Goodnews.co.id – Kemandirian Pondok Pesantren (PP) Sidogiri di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, menjadi salah satu percontohan nasional dalam pengelolaan lembaga pendidikan berbasis pemberdayaan ekonomi internal.

Pesantren berusia kurang lebih 281 tahun ini menampung sekitar 11 ribu santri dan membiayai operasional serta pengembangan fasilitas secara mandiri tanpa bergantung pada bantuan pihak luar, dilansir Nu.or.id.

Pengasuh PP Sidogiri, KH Cholil Nawawi, pernah menyatakan bahwa pihak pesantren secara konsisten mengelola pembangunan sarana dan prasarana dari hasil unit usaha kecil dan menengah (UKM) yang dijalankan bersama para santri. Model bisnis internal ini terbukti ampuh menjaga keutuhan dan keberlanjutan operasional pesantren dari masa ke masa.

Baca Juga :  Kesbangpol Tanbu Berikan Wawasan Kebangsaan Siswa SMP SMA Sederajat

Kemandirian ekonomi PP Sidogiri disokong oleh sejumlah lini bisnis yang dikelola secara profesional, di antaranya: Air minum dalam kemasan (AMDK) merek Santri, produksi kain sarung dan baju koko, yang melayani kebutuhan ribuan santri domestik hingga lintas negara, seperti Malaysia dan Singapura, dilansir dari NU.or.id.

Pengelolaan mandiri PP Sidogiri sebelumnya menjadi salah satu rujukan utama Kementerian Agama (Kemenag) dalam merancang Peta Jalan Kemandirian Pesantren. Program strategis nasional tersebut menargetkan ribuan pesantren di seluruh Indonesia memiliki daya dukung ekonomi yang kuat dan berkelanjutan guna mengoptimalkan fungsi pendidikan, dakwah, serta pemberdayaan masyarakat.

Baca Juga :  Sekda Tanbu Buka Bimtek Penyusunan Dokumen Renstra Pembangunan Daerah

Lewat keberhasilan ekosistem usaha internalnya, PP Sidogiri membuktikan bahwa lembaga pendidikan keagamaan tradisional mampu berdiri di atas kaki sendiri sekaligus berkontribusi nyata pada penguatan ekonomi masyarakat sekitar.

Berdasarkan postingan Akun Guru Bajang atau Dr Muhammad Zainul Majdi, Pondok Pesantren Sidogiri memiliki aset koperasi mencapai Rp 3 triliun, Senin (24/8/2026).

Berita Terkait

JPU KPK Tuntut Penjara Mantan Kajari HSU dan Uang Pengganti 1.8 Miliar
Peduli NTT, Letkol Teddy Indra Wijaya Dukung Percepatan Distribusi Bantuan Bencana
KPK Tahan 3 Tersangka Korupsi Digitalisasi SPBU di BUMN
UKW ke-71 SMSI Kalsel, Wali Kota Banjarmasin Harap Insan Pers Berintegritas
Pemkab Kotabaru Apresiasi Pengabdian Mahasiswa KKN UGM
KPK Tahan Tersangka Korupsi Digitalisasi SPBU BUMN
Mendagri Tito: Kepala Daerah Jangan Mau Dibohongin Bappeda dan Bagian Keuangan
COO Danantara Mengaku Frustasi Selamatkan BUMN Karya

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 12:21 WITA

Tanpa Bantuan Pemerintah, Pesantren Sidogiri Miliki Aset Koperasi Rp 3 Triliun

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 09:22 WITA

JPU KPK Tuntut Penjara Mantan Kajari HSU dan Uang Pengganti 1.8 Miliar

Rabu, 19 Agustus 2026 - 21:39 WITA

Peduli NTT, Letkol Teddy Indra Wijaya Dukung Percepatan Distribusi Bantuan Bencana

Senin, 10 Agustus 2026 - 15:15 WITA

KPK Tahan 3 Tersangka Korupsi Digitalisasi SPBU di BUMN

Minggu, 9 Agustus 2026 - 16:45 WITA

UKW ke-71 SMSI Kalsel, Wali Kota Banjarmasin Harap Insan Pers Berintegritas

Berita Terbaru

Lensa Kamera

Rektor Universitas Jenderal Soedirman Terjaring OTT KPK

Jumat, 21 Agu 2026 - 11:32 WITA