Kebutuhan Beras Meningkat, Sekdaprov Kalsel Roy: Perlu Ditindaklanjuti

- Editor

Minggu, 18 Desember 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANJARMASIN – Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Kalimantan Selatan, Roy Rizali Anwar melakukan peninjauan kegiatan Pasar Raya Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) kedua, di Halaman Kantor Gubernur Kalsel, Minggu (18/2/2022)

Pasar murah dilaksanakan dalam upaya Pemprov Kalsel untuk mengendalikan inflasi sebagaimana yang diharapkan Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor atau Paman Birin.

Pasar Raya kedua yang diselenggarakan TPID Kalsel menyediakan sejumlah bahan pokok bersubsidi sehingga ditawarkan dengan harga lebih murah.

Misalnya beras premium isi 5 kilogram cuma Rp 40.000, bawang merah Rp 20.000 per kilogram, sayur mayur hingga ikan yang jauh lebih murah dibanding harga pedagang di pasar.

Peninjauan Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel Roy Rizali Anwar selain menyaksikan antusias masyarakat berbelanja, juga berdialog dengan pengunjung dan pedagang berkaitan dengan kebutuhan rumah tangga.

Beberapa hal penting yang menjadi perhatian Roy dari hasil diskusi dengan Kepala Bulog Kalsel dan Kepala BI Perwakilan Kalsel di area Pasar Raya halaman kantor Gubernur Kalsel yang diselenggarakan 16-18 Desember 2022 itu diantaranya kebutuhan beras.

Baca Juga :  Masuk UNISKA, Paman Birin: Rasa Pulang Kampung

Kebutuhan beras masyarakat Kalimantan Selatan perlu mendapatkan perhatian khusus dan tindaklanjut secara serius.

Ia bahkan menyarankan untuk digelar penjualan beras secara khusus beberapa kali sebelum tahun 2022 berakhir demi menyediakan kebutuhan pokok masyarakat.

Dalam kegiatan peninjauan pasar, Roy didampingi Kepala Bagian Kebijakan Perekonomian, Biro Perekonomian setempat, Agus Salim. Kepala Bank Indonesia Perwakilan Kalsel Wahyu Pratomo dan Kepala Bulog Divisi Regional Kalsel, Muhammad Imron Rosidi. (Fit)

Berita Terkait

Efek Penyertaan Modal Bank Kalsel, Muhidin Apresiasi Deviden Naik 18 Persen
Gubernur Kalsel Ganti Direktur PT Bangun Banua
Efisiensi Anggaran Pemprov Kalsel Tunggu Surat Edaran Kemendagri
Gubernur Muhidin Tunjuk Syarifuddin Plh Sekda Pemprov Kalsel
Muhidin Apresiasi Polda Kalsel Bongkar Kejahatan Narkoba
Gubernur Kalsel: Pendidikan Ujung Tombak Kemajuan
DPRD Ajukan Pemberhentian Gubernur Kalsel 2021-2024
PWI Pusat Minta Audiensi dengan Pemprov Kalsel
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 15 Maret 2025 - 11:00 WIB

Efek Penyertaan Modal Bank Kalsel, Muhidin Apresiasi Deviden Naik 18 Persen

Rabu, 12 Maret 2025 - 10:29 WIB

Gubernur Kalsel Ganti Direktur PT Bangun Banua

Rabu, 12 Februari 2025 - 20:47 WIB

Efisiensi Anggaran Pemprov Kalsel Tunggu Surat Edaran Kemendagri

Rabu, 22 Januari 2025 - 14:47 WIB

Gubernur Muhidin Tunjuk Syarifuddin Plh Sekda Pemprov Kalsel

Senin, 20 Januari 2025 - 19:54 WIB

Muhidin Apresiasi Polda Kalsel Bongkar Kejahatan Narkoba

Berita Terbaru

Khazanah

Informasi Pendidikan Dokter Spesialis di Indonesia

Rabu, 2 Apr 2025 - 14:00 WIB

Nasional

Menteri PKP Janjikan 1.000 Unit Rumah bagi Wartawan

Minggu, 30 Mar 2025 - 16:56 WIB

Khazanah

Mega Proyek CPI Makassar Sempat Tuai Sorotan

Jumat, 28 Mar 2025 - 14:48 WIB