HUT ke-75 Tentara ALRI, Paman Birin Lepas Konvoi Ontheller

- Editor

Kamis, 16 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANJARMASIN, Goodnews.co.id – Gubernur Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), H Sahbirin Noor atau Paman Birin, melepas ratusan masyarakat pesepeda onthel kirab peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 Tentara ALRI Divisi IV Pertahanan Kalimantan di halaman Mahligai Pancasila Banjarmasin, Rabu (15/5/2024).

Para ontheller, sebutan lain untuk komunitas pesepeda onthel itu, mengakhiri konvoi di area Makam Pahlawan Nasional Brigjen TNI Hasan Basry atau Bundaran Liang Anggang, Kota Banjarbaru.

Sebagai bentuk apresiasi atas semangat dan perhatian mereka, Paman Birin memberikan hadiah umrah gratis untuk empat orang peserta, seperti tahun sebelumnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pelepasan kirab para ontheller disaksikan Ketua DPRD Kalsel H Supian HK, Kapolda Kalsel Komandan Korem 101 Antasari, Kapolda Kalsel Irjenpol Winarto, Brigjen TNI Ari Ariyanto, Komandan Lanal Banjarmasin Kolonel Laut (P) Agus Setyawan, Kepala BIN Daerah Provinsi Kalsel Brigjen Pol Nurullah, dan sejumlah undangan lainnya, dilansir dari Wasaka Kalsel.

Sebelum mengibarkan bendera start, Paman Birin mengatakan, bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa pahlawannya.

Baca Juga :  Paman Birin Minta Ponpes Hidayatullah Dukung Visi Kalsel

Provinsi Kalsel merupakan salah satu mengalami masa penjajahan selama 360 tahun oleh Pemerintah Belanda dan ditambah 3,5 tahun oleh Jepang dan sekutunya.

Namun, berkat kegigihan para pejuang pada waktu itu, masyarakat akhirnya bisa bernapas lega dengan kemerdekaan hingga sekarang.

ALRI Divisi IV Pertahanan Kalimantan merupakan bagian dari ALRI Divisi IV yang berkedudukan di Mojokerto, diresmikannya Laksamana Muda, M Nazir, pada 4 April 1946 di Malang, Provinsi Jawa Timur.

Selanjutnya, Markas Besar ALRI Divisi IV Mojokerto membagi daerah Kalimantan menjadi tiga, yakni ALRI Divisi IV Pertahanan (A) untuk Kalimantan Selatan, ALRI Divisi Pertahanan (B) untuk Kalimantan Timur, dan ALRI Divisi IV Pertahanan (C) untuk Kalimantan Barat.

Rombongan ekspedisi ALRI Divisi IV yang pertama berangkat dari pelabuhan Tuban pada 10 Oktober 1946 dan tiba di desa Tabanio pada 21 Oktober 1946.

Setelah rombongan ekspedisi tiba di Kalimantan Selatan, Asli Zuchry berusaha menemui Hasan Basry.

Pertemuan pertama berlangsung antara Letnan I Asli Zuchri sebagai Wakil Markas Besar ALRI Divisi IV Mojokerto dengan Hasan Basry pimpinan Syaifullah pada 11 November 1946 di Tabihi.

Baca Juga :  Unit Reskrim Polsek Bekuk Pengedar Sabu-sabu Wilayah Mantewe

Pertemuan berikutnya berlangsung pada 18 November 1946 di Tabat, Haruyan, Hulu Sungai Tengah. Pada pertemuan kedua ini Hasan Basry disertai tokoh-tokoh pejuang gerilya antara lain HM Rusli, Hasnan Basuki, Marufi Utir, Salman Bidinsyah alias Setia Budi, Gazali Ahim, Ibas S, dan lain-lain.

Dalam pertemuan tersebut, Letnan I Asli Zuchri menguraikan tentang maksud misinya untuk membentuk kesatuan ALRI di Kalimantan, sebagai bagian dari ALRI Divisi IV yang markas besarnya terletak di Mojokerto di bawah pimpinan Letkol Zakaria Madon.

ALRI Divisi IV (A) Pertahanan Kalimantan Selatan disusun dengan tingkat kesatuannya Batalyon, disebut Gerakan Rahasia ALRI Divisi IV (A) Pertahanan Kalimantan Selatan.

Komandan Batalyon Hasan Basry, pimpinan Laskar Syaifullah, dan semua anggota Laskar Saifullah, menjadi inti anggota Batalyon. Kedudukan resmi Batalyon Rahasia ALRI Divisi IV (A) Pertahanan Kalimantan Selatan adalah Kandangan.

Letnan I Asli Zuchri dan Letda Mursyid meresmikan berdirinya organisasi dan melantik Hasan Basry pada 18 November 1946 sebagai komandan Batalyon. (E)

Berita Terkait

Efek Penyertaan Modal Bank Kalsel, Muhidin Apresiasi Deviden Naik 18 Persen
Gubernur Kalsel Ganti Direktur PT Bangun Banua
Efisiensi Anggaran Pemprov Kalsel Tunggu Surat Edaran Kemendagri
Gubernur Muhidin Tunjuk Syarifuddin Plh Sekda Pemprov Kalsel
Muhidin Apresiasi Polda Kalsel Bongkar Kejahatan Narkoba
Gubernur Kalsel: Pendidikan Ujung Tombak Kemajuan
DPRD Ajukan Pemberhentian Gubernur Kalsel 2021-2024
PWI Pusat Minta Audiensi dengan Pemprov Kalsel
Berita ini 48 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 15 Maret 2025 - 11:00 WIB

Efek Penyertaan Modal Bank Kalsel, Muhidin Apresiasi Deviden Naik 18 Persen

Rabu, 12 Maret 2025 - 10:29 WIB

Gubernur Kalsel Ganti Direktur PT Bangun Banua

Rabu, 12 Februari 2025 - 20:47 WIB

Efisiensi Anggaran Pemprov Kalsel Tunggu Surat Edaran Kemendagri

Rabu, 22 Januari 2025 - 14:47 WIB

Gubernur Muhidin Tunjuk Syarifuddin Plh Sekda Pemprov Kalsel

Senin, 20 Januari 2025 - 19:54 WIB

Muhidin Apresiasi Polda Kalsel Bongkar Kejahatan Narkoba

Berita Terbaru

Khazanah

Informasi Pendidikan Dokter Spesialis di Indonesia

Rabu, 2 Apr 2025 - 14:00 WIB

Nasional

Menteri PKP Janjikan 1.000 Unit Rumah bagi Wartawan

Minggu, 30 Mar 2025 - 16:56 WIB

Khazanah

Mega Proyek CPI Makassar Sempat Tuai Sorotan

Jumat, 28 Mar 2025 - 14:48 WIB