Guru Subandi: Berdo’a Itu Penghambaan, Bukan Soal Makbul atau Tidak

- Editor

Jumat, 7 Juli 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANAH BUMBU, Goodnews.co.id – Berdo’a merupakan kebutuhan hamba kepada Allah, hal itu disampaikan Guru Ahmad Subandi dalam pengajian malam Jum’at di masjid Darul Azhar, Desa Bersujud, Kamis malam (6/7/2023).

Do’a merupakan senjata bagi orang mukmin, bahkan ketika tangan dan mulut orang tua tak lagi mempengaruhi perubahan perilaku anak yang nakal atau bandel maka doa menjadi senjata ampuh untuk melunakkan anak.

Hidup sehari-hari memang butuh duit, tetapi harus dengan dengan doa, karena kalau seseorang itu berusaha mencari duit kemudian dia rugi, kata Guru Subandi, maka pada hakekatnya ia tetap untung dihadapan Allah Swt.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebaliknya, jika seseorang memulai bekerja tidak dengan doa, meski dia untung secara zhahir tetapi dia rugi secara hakekat di hadapan Allah.

Dulu, katanya, auliya Allah bisa cepat dikabulkan do’anya tapi bisa juga diperlambat oleh Allah.

Ketika do’a para auliya diperlambat maka mereka suka karena penantian itu merupakan bagian dari ibadah.

Baca Juga :  Dinas Kumdagri Tanbu Gelar Seni UMKM

“Semakin pian berdoa, semakin lambat kabul, semakin pian sabar, maka semakin Allah memberikan banyak pahala yang berlipat-lipat ganda,” kata Guru Subandi.

Ia menjelaskan bahwa berdo’a itu hakekatnya bukan soal makbul atau tidak makbul, tetapi hakekatnya adalah menghambakan diri pada Allah.

“Allah berfirman, siapa yang berdoa pasti Aku kabulkan. Disebutkan dalam tafsir (firman Allah itu) tidak ada keterangan tempat atau waktu, kapan atau dimana Allah mengabulkan do’a,” tuturnya.

Do’a dikabulkan atau tidak itu merupakan ujian dari Allah, apakah seorang hamba itu bersabar atau tidak.

Sehingga ia pun mengajak jamaah pengajian untuk bersabar dalam memohon kepada Allah.

“Kalua kita rajin berdoa insya Allah sholeh sholehah,” katanya.

Ia menyebutkan, Allah mengabulkan dengan tiga cara. Pertama, mengabulkan secara langsung. kedua, mengabulkan dengan cara beransur-ansur. Ketiga, mengabulkannya di akhirat.

Hal penting, katanya, adalah bertawakkal (berserah diri) kepada Allah seperti khodam (pembantu). Ia tidak mengkhawatirkan permohonannya dikabulkan atau tidak, yang penting baginya adalah melaksanakan tugas pengabdiannya sebagai khodam, berdo’a dan pasrah.

Baca Juga :  Bupati Zairullah Minta Tanggung Jawab Pusat Soal Aturan Tambang

Ia pun memberikan penjelasan, bertawakkal itu seperti sandaran, siapa yang tidak bertawakkal ibarat orang yang tak punya sandaran dan terjatuh. Sehingga ia menyampaikan untuk selalu berdo’a, dan pasrah kepada Allah.

Pengajian Malam Jum’at dihadiri para pejabat dan masyarakat Tanah Bumbu. Melalui Kabag Ortal Kabupaten Tanah Bumbu, Syaikul Ansari, menyampaikan Bupati Zairullah Azhar tidak hadir karena sedang berada diluar kota, meski demikian, pengajian tetap ramai dihadiri para jamaah. (MAS)

📢 Bagikan artikel ini:

💡 Tips: Pilih style "Minimal" untuk tampilan thumbnail terbaik di WhatsApp

🖼️ Share Dengan Thumbnail

📱 Share Simple 🔥 Share Unique ⭐ Share Premium
🎯 Pilih style yang sesuai kebutuhan Anda

Berita Terkait

Andi Rudi Latif Buka Orientasi dan Pra Forum Konsultasi RKPD
Ramadhan 2026, Bupati Tanah Bumbu Tutup Tempat Hiburan
Semangat Ber-AKSI, Bupati Tanbu Buka Lomba Napak Tilas 7 Februari ke-80
Khawatir Aspirasi Warga Tercecer, DPRD Tanbu Percepat Input Pokir melalui SIPD
Paskibraka Tanah Bumbu Kibarkan Bendera Merah Putih Pada Hari Pahlawan 7 Februari ke-80
Karya Pengrajin Perempuan Tanah Bumbu Tampil di Inacraft 2026 Jakarta
Satgas Pangan Tanah Bumbu Jaga Stabilitas Harga
Jalan Sehat dan Aksi Jum’at Bersih Tanbu Bangun Kesadaran Kolektif

Berita Terkait

Selasa, 10 Februari 2026 - 10:13 WIB

Andi Rudi Latif Buka Orientasi dan Pra Forum Konsultasi RKPD

Selasa, 10 Februari 2026 - 10:04 WIB

Ramadhan 2026, Bupati Tanah Bumbu Tutup Tempat Hiburan

Selasa, 10 Februari 2026 - 09:55 WIB

Semangat Ber-AKSI, Bupati Tanbu Buka Lomba Napak Tilas 7 Februari ke-80

Selasa, 10 Februari 2026 - 09:46 WIB

Khawatir Aspirasi Warga Tercecer, DPRD Tanbu Percepat Input Pokir melalui SIPD

Selasa, 10 Februari 2026 - 09:32 WIB

Paskibraka Tanah Bumbu Kibarkan Bendera Merah Putih Pada Hari Pahlawan 7 Februari ke-80

Berita Terbaru

Tanah Bumbu

Andi Rudi Latif Buka Orientasi dan Pra Forum Konsultasi RKPD

Selasa, 10 Feb 2026 - 10:13 WIB

Tanah Bumbu

Ramadhan 2026, Bupati Tanah Bumbu Tutup Tempat Hiburan

Selasa, 10 Feb 2026 - 10:04 WIB