Gagal Panen, Kampung Gabus Kusan Hulu Rugi Rp 100 Juta

- Editor

Kamis, 13 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANAH BUMBU, Goodnews.co.id – Selain ratusan hektar sawah gagal panen, bencana banjir melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan  juga berimbas pada usaha budidaya ikan.

Akibat banjir tersebut para petambak ikan mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Tanah Bumbu melalui Kepala Bidang Perikanan Budidaya, Mansyur, mengatakan bahwa pihaknya sementara ini mendapatkan tiga laporan terkait kerugian yang dialami oleh pembudidaya ikan. Seperti Kecamatan Kusan Hulu, Kecamatan Kusan Tengah, dan Kecamatan Kuranji.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara ini, untuk di daerah Kusan Hulu kerugian diperkirakan hampir menyentuh Rp 100 juta, kemudian di Kecamatan Kuranji ditaksir mencapai Rp 50 juta, sementara kecamatan lain masih belum melaporkan.

Baca Juga :  Aktifitas Jamaah Ahmadiyah dan Arbain Sepunggur Wajib Lapor

“Iya kejadian banjir kali ini memang mengakibatkan gagal panen sehingga produksi ikan dan pendapatan pembudidaya juga hilang,” katanya, Rabu (12/6/2024).

Ia mengungkapkan, untuk Kecamatan lain sementara masih belum melaporkan, seperti di Kecamatan Satui, dan Kecamatan Sungai Loban yang juga terdampak oleh banjir.

Ada beberapa jenis metode pemeliharaan yang dipakai oleh petani yang terdampak, diantaranya ada kolam tanah, keramba apung, keramba jaring tangkap, dan macam lainnya.

Untuk mengatasi masalah seperti banjir ini, ia menyebutkan beberapa upaya telah mereka lakukan, seperti peninggian tanggul, dan pemberian jaring.

Namun banjir yang tahun ini terjadi cukup tinggi, bahkan berdasarkan informasi yang dihimpun oleh pihaknya yang berasal informasi dari warga, banjir separah ini sebelumnya hanya pernah pada tahun 2006.

Baca Juga :  Dinas Perikanan Tanbu Bikin Olahan Produk Berbasis Ikan Patin

Ia juga mengatakan, akibat banjir ini juga menjadi kerugian Pemerintah Daerah, dimana sebelumnya untuk Kecamatan Kusan Hulu, sudah ditunjuk sebagai kampung gabus, program Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu.

“Padahal kami kemarin juga membantu rehab kolam budidaya dan bantuan sarpras budidaya ikan komoditas lokal, bibit dan pakan, kerugian juga buat Pemerintah Kabupaten,” pungkasnya. (E)

📢 Bagikan artikel ini:

💡 Tips: Pilih style "Minimal" untuk tampilan thumbnail terbaik di WhatsApp

🖼️ Share Dengan Thumbnail

📱 Share Simple 🔥 Share Unique ⭐ Share Premium
🎯 Pilih style yang sesuai kebutuhan Anda

Berita Terkait

Masyarakat Puas, Bupati Andi Rudi Latif Datangkan H Rhoma Irama
Rapat Koordinasi Pemkab Tanah Bumbu dengan Satgas MBG Tingkatkan Pengawasan Program
Tanah Bumbu Raih Juara Umum Porda Perpamsi Kalsel 2026
PT Air Minum Bersujud Jadi Tuan Rumah Porda Perpamsi Kalsel 2026
Andi Irmayani Harap Semua Lintas Sektor Bersinergi
Staf Ahli Tanbu Simak Pandangan Fraksi atas Pencabutan Perda Nomor 6 Tahun 2020
Buka Lomba O25N, Camat Simpang Empat Harap Lahir Generasi Emas
Andi Rudi Latif Tendang Bola, Piala Bupati Tanah Bumbu 2026 Resmi Digelar

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 09:46 WIB

Masyarakat Puas, Bupati Andi Rudi Latif Datangkan H Rhoma Irama

Senin, 20 April 2026 - 09:09 WIB

Rapat Koordinasi Pemkab Tanah Bumbu dengan Satgas MBG Tingkatkan Pengawasan Program

Senin, 20 April 2026 - 08:43 WIB

Tanah Bumbu Raih Juara Umum Porda Perpamsi Kalsel 2026

Sabtu, 18 April 2026 - 22:35 WIB

PT Air Minum Bersujud Jadi Tuan Rumah Porda Perpamsi Kalsel 2026

Jumat, 17 April 2026 - 12:45 WIB

Staf Ahli Tanbu Simak Pandangan Fraksi atas Pencabutan Perda Nomor 6 Tahun 2020

Berita Terbaru

Tanah Bumbu

Masyarakat Puas, Bupati Andi Rudi Latif Datangkan H Rhoma Irama

Senin, 20 Apr 2026 - 09:46 WIB

Tanah Bumbu

Tanah Bumbu Raih Juara Umum Porda Perpamsi Kalsel 2026

Senin, 20 Apr 2026 - 08:43 WIB

Tanah Bumbu

PT Air Minum Bersujud Jadi Tuan Rumah Porda Perpamsi Kalsel 2026

Sabtu, 18 Apr 2026 - 22:35 WIB

Flash

PWI Serukan Kritik Membangun Tanah Laut

Jumat, 17 Apr 2026 - 19:53 WIB