Cina Mampu Hancurkan Seluruh Kapal Induk AS

- Editor

Kamis, 8 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AMERIKA, GOODNEWS – Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS), Pete Hegseth, mengungkapkan kekuatan militer China mampu menghancurkan seluruh kapal induk AS hanya dalam waktu 20 menit menggunakan rudal hipersonik, Rabu (16/4/2025).

Menurut Hegseth, dengan 15 rudal hipersonik china bisa menghancurkan 10 kapal induk AS dalam 20 menit pertama saat simulasi perang.

“Selama ini, seluruh platform proyeksi kekuatan kami bergantung pada kapal induk dan kemampuan untuk memproyeksikan kekuatan secara strategis di seluruh dunia,” ujar Hegseth.

Pete Heqseth, juga sebagai kepala departemen AS mengungkapkan bahwa AS selalu kalah dalam simulasi perang melawan China. Ia menyalahkan birokrasi AS dan lambatnya persediaan senjata atas kekalahan Pentagon, sementara China terus memperkuat keunggulan militernya.

Baca Juga :  Helmi Yahya Terpilih Komisaris BJB, Penghasilan Rp 900 Juta per Bulan

“China sedang membangun pasukan yang secara khusus dirancang untuk menghancurkan AS” tegas Hegseth.

Departemen Pertahanan AS melaporkan bahwa teknologi rudal hipersonik China telah mengalami perkembangan pesat selama 20 tahun terakhir.

Sekretaris Jenderal NATO, Mark Rutte, juga memperingatkan bahwa pertumbuhan kekuatan militer China terjadi dengan kecepatan luar biasa dan kini menjadi ancaman langsung terhadap stabilitas global.

Konfrontasi militer dengan China terjadi atas izin komando militer AS. Namun, para pejabat AS khawatir akan kekurangan senjata dalam jumlah besar jika konflik benar-benar terjadi.

Baca Juga :  Korupsi Dana Bantuan, Kajari Tahan ASN Pemkab Tanah Laut

Presiden AS, Donald Trump, sebelumnya menyatakan bahwa China memiliki pengaruh besar terhadap Kanal Panama.

Merespons situasi ini, Hegseth mengusulkan agar AS kembali menggunakan beberapa pangkalan militer di Panama dan memindahkan pasukan ke wilayah tersebut, yang sebelumnya diinvasi AS 35 tahun lalu.

Amerika Serikat juga berusaha menjaga jalur bebas melalui Kanal Panama bagi kapal-kapal Angkatan Laut AS, mengingat 40% lalu lintas kanal ini digunakan untuk kontainer AS dan 5% merupakan jalur perdagangan dunia. (Ikm)

Berita Terkait

Tanpa Bantuan Pemerintah, Pesantren Sidogiri Miliki Aset Koperasi Rp 3 Triliun
JPU KPK Tuntut Penjara Mantan Kajari HSU dan Uang Pengganti 1.8 Miliar
Peduli NTT, Letkol Teddy Indra Wijaya Dukung Percepatan Distribusi Bantuan Bencana
KPK Tahan 3 Tersangka Korupsi Digitalisasi SPBU di BUMN
UKW ke-71 SMSI Kalsel, Wali Kota Banjarmasin Harap Insan Pers Berintegritas
Pemkab Kotabaru Apresiasi Pengabdian Mahasiswa KKN UGM
KPK Tahan Tersangka Korupsi Digitalisasi SPBU BUMN
Mendagri Tito: Kepala Daerah Jangan Mau Dibohongin Bappeda dan Bagian Keuangan

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 12:21 WITA

Tanpa Bantuan Pemerintah, Pesantren Sidogiri Miliki Aset Koperasi Rp 3 Triliun

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 09:22 WITA

JPU KPK Tuntut Penjara Mantan Kajari HSU dan Uang Pengganti 1.8 Miliar

Rabu, 19 Agustus 2026 - 21:39 WITA

Peduli NTT, Letkol Teddy Indra Wijaya Dukung Percepatan Distribusi Bantuan Bencana

Senin, 10 Agustus 2026 - 15:15 WITA

KPK Tahan 3 Tersangka Korupsi Digitalisasi SPBU di BUMN

Minggu, 9 Agustus 2026 - 16:45 WITA

UKW ke-71 SMSI Kalsel, Wali Kota Banjarmasin Harap Insan Pers Berintegritas

Berita Terbaru

Lensa Kamera

Rektor Universitas Jenderal Soedirman Terjaring OTT KPK

Jumat, 21 Agu 2026 - 11:32 WITA