Usai Sita Jam Tangan Mardani, KPK Telisik Kantor PT  Batulicin 69

- Editor

Selasa, 16 Agustus 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANAH BUMBU – Tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI bergerak ke Tanah Bumbu usai dikabarkan menyita jam tangan mewah Richard Mille milik mantan Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda (HIPMI), Mardani H Maming.

Pergerakan tim KPK ini, diketahui saat rombongan tiba ke salah satu Gedung Kantor PT Enam Sembilan bertempat di Jalan Pelabuhan Fery, Kecamatan Batulicin, Selasa (16/8/2022) pagi sekitar pukul 09.30 Wita.

Kedatangan KPK ini, terlihat dikawal ketat oleh pihak kepolisian dari Polres Tanah Bumbu. Sejumlah petugas terlihat menggunakan senjata laras panjang untuk berjaga-jaga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hingga pukul 12.54 Wita, diketahui tim KPK RI masih terus melakukan pemeriksaan, dan penggeledahan di kantor PT Enam Sembilan, yang diketahui Direkturnya merupakan Rois Sunandar adik dari tersangka, Mardani H Maming.

Baca Juga :  Bappedalitbang Tanbu Sosialisasi Serasi Menuju Kabupaten Sangat Inovatif

Hingga saat ini, sejumlah awak media masih terus menunggu hasil penggeledahan oleh pihak KPK.

Sekedar diketahui, dua hari sebelum tim KPK ke Tanah Bumbu, beredar kabar KPK telah menyita jam tangan mewah Richard Mille seharga Rp 3 miliar milik mantan Bendum PBNU ini.

Informasi beredar, jam terkenal dipakai konglomerat ini diduga didapat Mardani H Maming oleh pihak telah menyuapnya.

Oleh karenanya, KPK dikabarkan menyitanya atas unsur adanya kaitan dengan perkara tengah disidik.

Namun saat dikonfirmasi, oleh sejumlah awak media, KPK tidak merespon terkait penyitaan jam tangan mewah milik Mardani H Maming.

Baca Juga :  Guru Diberhentikan, Disdik Tanbu Sarankan Patuhi Perjanjian Kontrak

Sebagai pengingat, KPK resmi menahan Mardani H. Maming usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Kamis (28/7/2022) lalu. Maming menjalani proses penahanan untuk 20 hari pertama, terhitung sejak 28 Juli 2022 sampai dengan 16 Agustus 2022 di rumah tahanan (Rutan) KPK pada Pomdam Jaya Guntur. (az)

📢 Bagikan artikel ini:

💡 Tips: Pilih style "Minimal" untuk tampilan thumbnail terbaik di WhatsApp

🖼️ Share Dengan Thumbnail

📱 Share Simple 🔥 Share Unique ⭐ Share Premium
🎯 Pilih style yang sesuai kebutuhan Anda

Berita Terkait

Hadiri Rakornas, Eryanto Rais: Sinergitas Harus Jadi Langkah Nyata
Andi Rudi Latif Harap Keteladanan Rasul Jadi Pijakan Bangun Daerah
Temui Sekjen Kemenhut, Tim Pakar Sampaikan Upaya Rehabilitasi Kawasan Mangrove Tanah Bumbu
Bupati Andi Rudi Latif Sampaikan Jabatan Adalah Pengabdian
Satpol PP Tanah Bumbu Perketat Aktifitas THM di Desa Sarigadung
Bupati Andi Rudi Latif Launching SPPG Dukung Program MBG
Dinsos Tanbu Salurkan Bantuan Bagi Disabilitas dan Lanjut Usia
Pemkab Tanbu Komitmen Sukseskan Program Sekolah Rakyat

Berita Terkait

Minggu, 18 Januari 2026 - 10:18 WIB

Hadiri Rakornas, Eryanto Rais: Sinergitas Harus Jadi Langkah Nyata

Minggu, 18 Januari 2026 - 10:13 WIB

Andi Rudi Latif Harap Keteladanan Rasul Jadi Pijakan Bangun Daerah

Jumat, 16 Januari 2026 - 11:26 WIB

Temui Sekjen Kemenhut, Tim Pakar Sampaikan Upaya Rehabilitasi Kawasan Mangrove Tanah Bumbu

Kamis, 15 Januari 2026 - 15:09 WIB

Bupati Andi Rudi Latif Sampaikan Jabatan Adalah Pengabdian

Kamis, 15 Januari 2026 - 14:08 WIB

Bupati Andi Rudi Latif Launching SPPG Dukung Program MBG

Berita Terbaru

Tanah Bumbu

Hadiri Rakornas, Eryanto Rais: Sinergitas Harus Jadi Langkah Nyata

Minggu, 18 Jan 2026 - 10:18 WIB

Tanah Bumbu

Andi Rudi Latif Harap Keteladanan Rasul Jadi Pijakan Bangun Daerah

Minggu, 18 Jan 2026 - 10:13 WIB

Tanah Bumbu

Bupati Andi Rudi Latif Sampaikan Jabatan Adalah Pengabdian

Kamis, 15 Jan 2026 - 15:09 WIB