BANJARMASIN, Goodnews.co.id – Wali Kota Muhammad Yamin HR mengapresiasi dan mendukung pengelenggaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) ke-71 sebagai upaya meningkat kualitas sumber daya Wartawan bermartabat dan berkualitas, Minggu (9/8/2026).
Ia berharap proses uji kompetensi tidak sekadar menjadi formalitas, tetapi benar-benar menghasilkan wartawan yang mampu bekerja secara profesional, berkarakter, beretika, bermartabat dan berintegritas.
“Alhamdulillah kegiatan berjalan lancar sesuai harapan peserta. Mudah-mudahan dengan adanya UKW ini bisa mencetak insan pers yang profesional, berkarakter, dan juga berintegritas,” ujar H. Muhammad Yamin HR.
Tantangan dunia jurnalistik saat ini semakin kompleks. Media tidak hanya dituntut cepat dalam menyampaikan informasi, tetapi juga harus mampu memastikan setiap berita yang disajikan akurat, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Pers memiliki posisi strategis dalam kehidupan masyarakat. Informasi yang disampaikan media menyangkut berbagai aspek, mulai dari kebijakan pemerintah, pembangunan, ekonomi, olahraga, hingga persoalan sosial yang bersentuhan langsung dengan kepentingan publik.
Karena itu, katanya, kualitas wartawan menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap media.
“Dengan adanya kegiatan uji kompetensi wartawan ini, kami berharap insan pers semakin kompeten dalam menjalankan tugas jurnalistiknya. Media yang kredibel akan membantu pemerintah menyampaikan program kepada masyarakat secara tepat,” katanya.
Wali Kota juga menekankan pentingnya membangun hubungan yang sehat antara pemerintah dan media. Menurutnya, sinergi bukan berarti media kehilangan fungsi kontrol, melainkan menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi publik yang terbuka dan konstruktif.
Pemerintah membutuhkan media untuk menyampaikan informasi pembangunan kepada masyarakat. Di sisi lain, masyarakat membutuhkan pers sebagai sumber informasi sekaligus instrumen kontrol terhadap jalannya pemerintahan.
Dalam konteks itu, kompetensi wartawan dinilai menjadi fondasi penting agar fungsi tersebut berjalan secara profesional.
“Wartawan yang kompeten akan melahirkan pemberitaan yang berimbang dan mencerdaskan,” tegasnya.
Ia pun mengapresiasi SMSI Kalimantan Selatan yang terus mendorong peningkatan kapasitas wartawan melalui pelaksanaan UKW.
Menurutnya, peningkatan kompetensi harus menjadi agenda berkelanjutan karena tantangan industri media terus berubah seiring perkembangan teknologi digital dan meningkatnya kecepatan penyebaran informasi.
Acara ini terselenggara kerjasama antara SMS Kalsel dengan Lembaga Uji Kompetensi Wartawan (LUKA) di bawah naungan Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama). (MAS)