TANAHBUMBU, Goodnews.co.id – Setelah sukses mencatatkan angka perekaman fantastis sebesar 99,05% pada tahun 2025 dan meraih predikat terbaik kedua di tingkat Provinsi Kalimantan Selatan
Kini di tahun 2026 Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Tanah Bumbu fokus menyasar 15.600 jiwa penduduk wajib KTP baru.
Petugas dari Dukcapil saat ini aktif melakukan aksi jemput bola dengan metode tracking data langsung ke tengah masyarakat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Fokus utama sasaran tahun ini adalah pelajar usia 16 hingga 17 tahun di SMA, SMK, Madrasah Aliyah, serta pondok pesantren di seluruh wilayah Tanah Bumbu.
Kepala Dukcapil Tanah Bumbu, Gento Hariyadi menegaskan bahwa strategi pelayanan keliling ini dilakukan secara terintegrasi. Pihaknya tidak hanya melayani perekaman KTP-el, tetapi juga sekaligus melakukan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD).
“Sambil merengkuh dayung, satu dua pulau terlampaui, saat pelayanan kita include-kan perekaman dengan Identitas Kependudukan Digital atau IKD,” ungkapnya pada kamis (12/2/2026).
Memasuki triwulan pertama tahun 2026, grafik pencapaian menunjukkan tren positif. Pelayanan keliling secara kontinu terus bergulir dari desa ke desa sesuai jadwal yang telah disusun oleh bidang Pendaftaran Penduduk.
“Pelayanan di lapangan cukup berhasil memberikan apa namanya, output yang cukup besar dari hari ke hari,” tambahnya.
Diketahui, Saat ini tim Dukcapil telah menyambangi Kecamatan Karang Bintang.
Berdasarkan data By Name By Address (BNBA), terdapat 922 penduduk di 12 desa di kecamatan tersebut yang belum melakukan perekaman. Desa Karang Bintang dan Desa Manunggal menjadi titik dengan konsentrasi massa terbanyak, yakni sekitar 200 orang per desa.
“Informasi pelayanan keliling akan terus melakukan aksi sesuai dengan program Bapak Bupati, ‘Dukcapil Masuk Desa’, terus beraksi menuju Tanah Bumbu yang tertib administrasi kependudukan,” pungkasnya. (dir)











