Kepala Posko Damkar Satui, Suriyadi, mengatakan laporan kebakaran diterima dari warga pada pukul 15.08 Wita. Petugas pemadam kebakaran langsung bergerak menuju lokasi satu menit kemudian dan tiba di tempat kejadian pada pukul 15.11 Wita.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Begitu menerima laporan dari warga, personel langsung menuju lokasi. Waktu respons sekitar tiga menit sejak laporan diterima,” kata Suriyadi.
Menurutnya, kebakaran diduga disebabkan korsleting listrik. Api dengan cepat membesar dan menghanguskan satu unit bengkel las dan bubut yang berukuran 8×6 meter persegi serta dua pintu bangunan kontrakan dengan ukuran yang sama.
Proses pemadaman berlangsung selama kurang lebih 63 menit. Api berhasil dipadamkan sepenuhnya dan kondisi dinyatakan aman serta terkendali pada pukul 16.14 Wita.
Dalam penanganan kebakaran tersebut, Damkar Satui mengerahkan dua unit mobil pemadam. Operasi pemadaman dilakukan oleh Regu II Posko Damkar Satui, dengan dukungan personel dari Regu I, Regu III, Posko Damkar Angsana, serta bantuan dari TNI, Polri, RPKS, Sahabat Kamil, dan warga setempat.
Suriyadi menambahkan, satu keluarga yang terdiri dari tiga jiwa terdampak dalam peristiwa tersebut. Pemilik bengkel diketahui bernama Deden (55).
Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian ini,” ujarnya.
Ia mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi korsleting listrik, khususnya di area pemukiman dan tempat usaha, guna mencegah terjadinya kebakaran serupa. (dir)











