Sekda Berikan Wejangan Kepegawaian

- Editor

Jumat, 18 November 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANAH BUMBU – Sekretaris Daerah Tanah Bumbu Ambo Sakka memberikan wejangan ceramah berkaitan akal, otak, hati, menunjang kinerja pegawai untuk memberikan pelayanan lebih baik dan bekerja secara professional dan hati nurani.

Setelah melaksanakan shalat dhuha di kantor Bupati Tanah Bumbu sekitar pukul 08.20 wita, Kamis (18/11/2022), Sekretaris Daerah Ambo Sakka memberikan wejangan kepegawaian di hadapan pegawai di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Tanah Bumbu. Pada dasarnya katanya, tubuh manusia bergerak karena perintah akal, mulut bisa mengucapkan karena ada perintah dari akal.

Jadi, kalau ada orang berbicara, hal itu merupakan rangkaian perintah dari akal. Sehingga seseorang itu dapat dinilai pada saat ia berbicara, berjalan, ataupun sedang melakukan aktifitas lain.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jika disebutkan dalam hadits Nabi Muhammad Saw, dalam tubuh manusia ada segumpal darah, apabila segumpal darah itu baik maka baik semuanya, tetapi apabila segumpal darah itu rusak maka rusaklah semuanya, dan makna itu katanya, mengarah pada makna hati.

“Jadi kalau ada orang kelihatannya dibuat-buat, itu tidak akan langgeng, itu tidak akan bertahan lama,” jelasnya karena bukan datang dari hati.

Karena pada dasarnya hati seseorang itu mempengaruhi karakter, tingkah laku, watak, yang menurutnya, semua itu bisa dipengaruhi oleh pendidikan maupun pergaulan, kecuali tabiat.

Sama halnya katanya, ketika melaksanakan tugas dan tanggung jawab sebagai pegawai yang sebenarnya perintah itu datang dari hati.

Sehingga Ambo Sakka mengajak pegawai di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Tanah Bumbu mencintai profesinya sebagai Aparatur Sipin Negara, mengabdi untuk negara. Sebab jika tidak mencintai profesi yang dikerjakan setiap hari maka secara psikologi tidak mungkin menghasilkan sesuatu yang baik.

Ia juga memberikan pandangan bahwa sebagai pimpinan tataran kepala SKPD harus bisa memahami bawahan, memahami karakter pegawai ada yang mungkin memiliki kemampuan cepat mengerjakan perintah dan ada juga pegawai lambat dalam melaksanakan perintah.

Sehingga menjadi kewajiban bagi pimpinan tingkat SKPD memahami dan mengerti ilmu kepemimpinan. Ia menilai sangat aneh jika masih ada Kepala Dinas yang bekerja sendiri padahal hirarki kepemimpinan itu harus dijalan.

Ia pun berharap memahami ilmu kepemimpinan, hirarki, bekerja dengan hati, dapat memberikan pelayanan kepada masyarakat semakin baik. (MAS)

Berita Terkait

Pelatihan Konvensi Hak Anak Libatkan 471 Kader Posyandu Tanbu
Pemkab Tanah Bumbu Peringati Harkitnas ke-16
Bupati Tanbu Buka Pelatihan Pasukan Pemadam Kebakaran
Disbudporpar Tanbu Gelar Penulisan Sastra
Atlet Tinju Tanbu Kalahkan HST
Bupati Tanbu Hadiri Pelantikan 60 PKK Tanbu
Tim Penilai Lomba Perpustakaan Kunjungi SMAN 1 Angsana
Perkimtan Tanbu Sosialisasi Bantuan Rumah

Berita Terkait

Senin, 20 Mei 2024 - 16:24 WIB

Pelatihan Konvensi Hak Anak Libatkan 471 Kader Posyandu Tanbu

Senin, 20 Mei 2024 - 16:03 WIB

Pemkab Tanah Bumbu Peringati Harkitnas ke-16

Jumat, 17 Mei 2024 - 11:58 WIB

Disbudporpar Tanbu Gelar Penulisan Sastra

Jumat, 17 Mei 2024 - 10:53 WIB

Atlet Tinju Tanbu Kalahkan HST

Jumat, 17 Mei 2024 - 09:52 WIB

Bupati Tanbu Hadiri Pelantikan 60 PKK Tanbu

Jumat, 17 Mei 2024 - 09:44 WIB

Tim Penilai Lomba Perpustakaan Kunjungi SMAN 1 Angsana

Kamis, 16 Mei 2024 - 14:55 WIB

Perkimtan Tanbu Sosialisasi Bantuan Rumah

Kamis, 16 Mei 2024 - 12:49 WIB

Serambi Madinah: Ini Empat Perjanjian Antara Allah dan Manusia

Berita Terbaru

Oplus_131072

Tanah Bumbu

Pelatihan Konvensi Hak Anak Libatkan 471 Kader Posyandu Tanbu

Senin, 20 Mei 2024 - 16:24 WIB

Tanah Bumbu

Pemkab Tanah Bumbu Peringati Harkitnas ke-16

Senin, 20 Mei 2024 - 16:03 WIB

Khazanah

Hindari ini agar Asam Urat dan Kolesterol Tidak Melonjak

Jumat, 17 Mei 2024 - 19:30 WIB