TANAH BUMBU, Goodnews.co.id – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu), mendirikan Posko pengawasan dan penertiban Tempat Hiburan Malam (THM) serta warung remang-remang di Desa Sarigadung, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Tanbu.
Kepala Satpol PP dan Damkar Tanbu, Syaikul Ansyari, melalui Kasi Penyidikan Satpol PP, Supiansyah, mengatakan, sejak posko terpadu berdiri, aktivitas warung remang remang mengalami penurunan.
“Kemungkinan para pengunjung merasa enggan datang karena adanya Posko Terpadu yang berdiri di KM 8 dan rutin melakukan pengawasan serta penertiban,” kata Supiansyah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pihaknya juga terus berkeliling melakukan pengawasan, jika ditemukan pelanggaran, termasuk aktivitas yang melanggar aturan maka akan ditertibkan dan laporkan kepada atasan.
Supiansyah juga menyebutkan bahwa Januari 2026 ini Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dijadwalkan akan turun langsung ke Kabupaten Tanbu untuk terlibat menyelesaikan persoalan warung remang-remang yang berdiri di atas lahan milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.
Sementara itu, Ketua RT 14 Desa Sarigadung, Husaini, mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Tanbu dalam mendirikan Posko Terpadu di wilayahnya.
“Alhamdulillah, posko yang baru berdiri dua hari di wilayah RT 14 Desa Sarigadung ini dampaknya sangat baik. Aktivitas warung remang-remang menjadi menurun dan situasi lingkungan terasa lebih kondusif,” ujar Husaini.
Menurut Husaini, sejumlah warung yang sebelumnya diminta untuk meninggalkan lokasi, kini memilih menutup usahanya secara mandiri karena tidak lagi memiliki aktivitas seperti sebelumnya.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Daerah atas pendirian Posko Terpadu ini,” ucapnya.
Untuk diketahui, Posko Terpadu pengawasan dan penertiban ini didirikan di wilayah Desa Sarigadung sejak 14 Januari. Posko ini dijaga oleh Petugas Satpol PP, Pemerintah Desa, Ketua RT 14, serta perwakilan Kecamatan dalam rangka melakukan pengawasan dan penertiban terhadap THM ilegal dan warung remang-remang yang meresahkan masyarakat. (dir)











