Satgas Pangan Awasi Harga Bahan Pokok di Pagatan

- Editor

Minggu, 3 April 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANAH Bumbu – Satgas Pangan Kabupaten Tanah Bumbu melaksanakan kegiatan monitoring ketersediaan dan perkembangan harga bahan pangan dan kebutuhan pokok (bapok), di Pasar Raya Bumi Pangeran Pagatan Kecamatan Kusan Hilir, Jumat (1/04/2022).

Hal ini dilakukan guna menjaga keseimbangan dan ketersediaan permintaan bapok jelang Ramadhan.

Satgas Pangan beranggotakan Dinas Koperasi Usaha Mikro Perdagangan dan Perindustrian (KUMP2), Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Bagian PSDA2P Setda, Gabungan Sat Reskrim dan Sat Intelkam Polres, Wakapolsek Kusan Hilir, dan Sekcam Kusan Hilir.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Dinas KUMP2 Tanbu, H. Deny Harianto mengatakan kegiatan peninjauan pada pasar ini untuk memastikan ketersediaan bapok.

Baca Juga :  Zairullah Azhar Ucapkan Mohon Maaf Lahir dan Batin

Hasil monitoring, rata-rata stok cukup tersedia dan harga juga masih relatif stabil, walaupun ada kenaikan yang bervariatif.

Dalam rangka membantu menstabilkan harga pangan, pemerintah akan menggelar pasar murah di 12 Kecamatan se-Tanah Bumbu yang akan dimulai pada tanggal 6 April hingga 26 April 2022 dengan harga sedikit rendah dari harga yang beredar di pasaran.

Sementara itu, usai melakukan monitoring di Pasar Bumi Pangeran, rencananya Satgas Pangan pada Senin (04/04/2022) besok juga akan meninjau stok ketersediaan bapok di Gudang Para Distributor dan pada Selasa (05/04/2022) akan ke Pasar Harian Simpang Empat yang merupakan salah satu barometer harga sembako untuk Kabupaten Tanah Bumbu.

Baca Juga :  Muswil Kalsel, Ini Pesan Presiden Anak Yatim Indonesia

Saat monitoring, Kepala DKUMP2 Tanbu H. Deny Harianto juga memberikan edukasi kepada para pedagang dan masyarakat.

Para pedagang dihimbau agar tidak menaikkan harga diluar kewajaran dan juga kepada para pengunjung pasar agar tidak melakukan aksi borong supaya tidak terjadi ‘panic buying’ yang menimbulkan gejolak harga yang tidak stabil. (az)

📢 Bagikan artikel ini:

💡 Tips: Pilih style "Minimal" untuk tampilan thumbnail terbaik di WhatsApp

🖼️ Share Dengan Thumbnail

📱 Share Simple 🔥 Share Unique ⭐ Share Premium
🎯 Pilih style yang sesuai kebutuhan Anda

Berita Terkait

Ikut IPKD, Tanah Bumbu Ingin Pastikan Setiap Rupiah APBD Terukur
Dinkes Tanah Bumbu Tindaklanjuti Keluhan Pasien
Pemkab Tanah Bumbu dan OJK Bangun Karakter Siswa melalui Program ‘Kejar’
Tanah Bumbu Dorong Percepatan Pembangunan Melalui Produk Hukum Daerah
Asisten I Tanbu: Keberhasilan Daerah melalui Pembangunan SDA dan SDM
Perpisahan, Bupati Tanah Bumbu Apresiasi Kreativitas Siswa SLB
Fraksi PDIP Ajukan 8 Pertanyaan Terhadap LPJ APBD 2025
MenPanRB Resmikan Mall Pelayanan Publik Tanah Bumbu

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 09:12 WITA

Ikut IPKD, Tanah Bumbu Ingin Pastikan Setiap Rupiah APBD Terukur

Jumat, 19 Juni 2026 - 15:57 WITA

Dinkes Tanah Bumbu Tindaklanjuti Keluhan Pasien

Jumat, 19 Juni 2026 - 15:26 WITA

Pemkab Tanah Bumbu dan OJK Bangun Karakter Siswa melalui Program ‘Kejar’

Jumat, 19 Juni 2026 - 15:17 WITA

Tanah Bumbu Dorong Percepatan Pembangunan Melalui Produk Hukum Daerah

Jumat, 19 Juni 2026 - 15:09 WITA

Asisten I Tanbu: Keberhasilan Daerah melalui Pembangunan SDA dan SDM

Berita Terbaru

Tanah Bumbu

Ikut IPKD, Tanah Bumbu Ingin Pastikan Setiap Rupiah APBD Terukur

Minggu, 21 Jun 2026 - 09:12 WITA

Tanah Bumbu

Dinkes Tanah Bumbu Tindaklanjuti Keluhan Pasien

Jumat, 19 Jun 2026 - 15:57 WITA