Pusat Dorong Turunkan Angka Stunting di Tanah Bumbu dengan Insentif 5,7 Miliar

- Editor

Jumat, 10 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANAH BUMBU, Goodnews.co.id – Demi memenuhi target skala nasional serta peduli generasi sehat Indonesia, Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Pemkab Tanbu) bekerja keras menurunkan angka stunting.

Melalui kegiatan Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian Pengembangan (Bappelitbang), menggelar Bimbingan Teknis penginputan pelaksanaan 8 aksi konfergensi penurunan stunting.

Data dari SSGI pada tahun 2022 menyebutkan, angka prevalensi stunting di Tanah Bumbu sebesar 16,1 persen. Sementara angka target nasional sampai ke daerah tahun 2024 sebesar 14 persen.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam acara ini, sejumlah SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) hadir dan mendapatkan panduan dari nara sumber, institusi spesialis tim leaders for Regional 4, Iskandar Munir.

“Kita sama-sama berharap Kabupaten Tanah Bumbu, mampu menurunkan angka stunting sesuai target nasional atau bahkan bisa lebih rendah dari target tersebut,” ucap Bupati Tanah Bumbu HM Zairullah Azhar melalui Asisten Bidang Pemerintahan Dan Kesejahteraan Rakyat, Eka Safrudin, Rabu (08/11/2023) di Hotel Ebony Batulicin.

Baca Juga :  Semakin Mendesak, Target Penurunan Stunting 2024 Harus Tercapai

Juga mewakili Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (PPS) Tanbu, Eka Safrudin, menyatakan kegiatan ini merupakan salah satu bentuk komitmen daerah dalam upaya penurunan stunting di Kabupaten Tanah Bumbu.

“Penginputan 8 aksi konvergensi penurunan stunting pada web bina bangsa, menjadi sangat penting untuk dipahami dan dilaksanakan,” tegasnya.

Input informasi yang terkirim ke Kemendagri, akan dinilai tingkat kinerja dalam upaya penurunan stunting.

“Dengan perhatian Pemerintah Pusat, diharapkan menjadi penyemangat kita untuk berkontribusi lebih besar lagi dalam upaya menurunkan angka stunting di bumi Bersujud,” ujarnya.

Baca Juga :  Wahyu Windarti Ajak Gunakan Seluruh SDM Turunkan Angka Stunting

Sebagai informasi, pada tahun 2023 ini Tanah Bumbu mendapatkan dana insentif fiskal bidang penanganan stunting sebesar 5,7 milyar dari pemerintah pusat.

Hal ini dianggap sebagai penghargaan dan dukungan dari pemerintah pusat, menjadi motivasi bagi daerah untuk berkontribusi lebih besar dalam upaya menurunkan angka stunting di wilayah tersebut. (Arunika)

📢 Bagikan artikel ini:

💡 Tips: Pilih style "Minimal" untuk tampilan thumbnail terbaik di WhatsApp

🖼️ Share Dengan Thumbnail

📱 Share Simple 🔥 Share Unique ⭐ Share Premium
🎯 Pilih style yang sesuai kebutuhan Anda

Berita Terkait

Satpol PP dan Damkar Tanbu Larang Pedagang Jualan di Trotoar
Ingin Tingkatkan Sektor Pertanian, Wakil Bupati Bahsanuddin Kunjungi Bone
Difabel-Lansia Karang Bintang Terima Santunan Pemkab Tanah Bumbu
Dinas KUMP2 Tanbu Prioritaskan Keselamatan Pengunjung Pasar Bumi Pangeran Pagatan
Satpol PP Tanbu Tindak Tegas THM Jika Buka Selama Bulan Ramadhan
DLH Tanah Bumbu Komitmen Tingkatkan Kualitas Kelola Sampah
Andi Rudi Latif Terima Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Tahun 2025 dari Kementerian LH
Andi Rudi Latif: Bekerjalah dengan Cinta Maka Allah Akan Bimbing

Berita Terkait

Kamis, 5 Maret 2026 - 14:53 WIB

Satpol PP dan Damkar Tanbu Larang Pedagang Jualan di Trotoar

Rabu, 4 Maret 2026 - 13:48 WIB

Difabel-Lansia Karang Bintang Terima Santunan Pemkab Tanah Bumbu

Selasa, 3 Maret 2026 - 21:24 WIB

Dinas KUMP2 Tanbu Prioritaskan Keselamatan Pengunjung Pasar Bumi Pangeran Pagatan

Selasa, 3 Maret 2026 - 21:06 WIB

Satpol PP Tanbu Tindak Tegas THM Jika Buka Selama Bulan Ramadhan

Selasa, 3 Maret 2026 - 19:31 WIB

DLH Tanah Bumbu Komitmen Tingkatkan Kualitas Kelola Sampah

Berita Terbaru

Kotabaru

Safari Ramadhan, Wakil Bupati: Kotabaru Terang 2026-2027

Minggu, 8 Mar 2026 - 03:31 WIB

DPRD Tanah Bumbu

Momentum Hari Raya, Ketua DPRD Tanbu: Pelayanan Harus Optimal

Kamis, 5 Mar 2026 - 15:30 WIB

Tanah Bumbu

Satpol PP dan Damkar Tanbu Larang Pedagang Jualan di Trotoar

Kamis, 5 Mar 2026 - 14:53 WIB