Program Satu Desa Satu Masjid diusulkan Sebagai Inovasi Daerah

- Editor

Jumat, 16 September 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANAH BUMBU – Bupati Tanah Bumbu Zairullah Azhar memasukkan Program Satu Desa Satu Masjid (SDSM) ke dalam Sistem Informasi Inovasi Pelayanan Publik (Sinovik) Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB).

Rapat di ruang Bersujud II kantor Bupati Tanah Bumbu, yang dipimpin Sekretaris Daerah Ambo Sakka, membicarakan proposal inovasi daerah ke dalam sistem Sinovik agar dapat dinilai dan diapresiasi.

Sekretaris Daerah Ambo Sakka menyakini, program yang digagas Bupati Tanah Bumbu Zairullah Azhar yaitu Satu Desa Satu Masjid, merupakan program inovasi yang hampir tidak pernah ada di Indonesia. Menurutnya, program yang lain mungkin banyak kemiripan dengan kabupaten kota yang lain, tetapi program Satu Desa Satu Masjid belum pernah ada sebelumnya.

“Sangat optimis, ini bisa menjadi program andalan kita, dan memang Bupati harapannya seperti itu,” kata Ambo Sakka, Kamis (15/9/2022).

Ia menerangkan, jika dalam pembuatan proposal membutuhkan data dukung berupa video, gambar, narasi, maka itu sangat mudah bagi para camat untuk mengumpulkan data-data dukung karena program Satu Desa Satu Masjid telah berjalan dengan baik.

Baca Juga :  Capai SPM, Camat Minta Sinergitas Semua Lintas Sektor

Ia berharap usulan program Satu Desa Satu Masjid, yang digagas oleh Bupati Tanah Bumbu Zairullah Azhar, ke dalam Sinovik dapat dilaksanakan sesuai waktu yang tentukan, dan mendapat dukungan semua kalangan demi kesuksesan bersama.

Berkaitan dengan kebutuhan dukungan agar masjid tetap semarak siang dan malam, Ambo Sakka memastikan akan memenuhi kebutuhan fasilitas dari program Satu Desa Satu Masjid, namun ia berharap para Camat menciptakan inovasi di setiap masjid.

“Coba ciptakan inovasi yang baru di situ (masjid), yang kalau tidak ke masjid seperti ada rasanya yang kurang,” tutur Sekretaris Daerah Kabupaten Tanah Bumbu Ambo Sakka.

Apalagi jika menemukan nilai sustainable dari program Satu Desa Satu Masjid yang memiliki banyak manfaat, Bahkan tidak menutup kemungkinan, anak-anak dari desa sebelah ikut dalam program Satu Desa Satu Masjid karena memiliki nilai sustainable, menarik, dan dapat merasakan manfaatnya.

Sementara itu Kepala Bagian Organisasi Sekretariat Daerah Syaikul Ansari menyampaikan, sebenarnya program SDSM merupakan program yang sudah dilaksanakan, tinggal bagaimana memproses menjadi proposal yang ditulis secara akademik, ilmiah, disertai data dukung.

Baca Juga :  Ini Upaya Muluskan Perda Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Adat

“Sebenarnya kita sudah jalani, tinggal mengilmiahkan saja yang belum dan mendokumentasikan dengan rapi,” ujarnya.

Syaikul menjelaskan, inovosi daerah yang diusulkan ke Sistem Informasi Inovasi Pelayanan Publik (Sinovik) sebenarnya merupakan salah satu program bergengsi dari pemerintah daerah, oleh karena itu katanya, perlu segera menyiapkan narasi dan data dukung sejak dini agar benar-benar dapat memudahkan mengikuti tahapan selanjutnya dalam kompetisi inovasi daerah.

Program Satu Desa Satu Masjid merupakan gagasan Bupati Tanah Bumbu Zairullah Azhar yang terinspirasi dari surau-surau yang ada di Minang Padang. Surau tersebut banyak melahirkan pemimpin besar dan tokoh besar Indonesia, seperti Wakil Presiden Republik Indonesia pertama, Bung Hatta, Hamka, Agus Salim, Syeckh Ahmad Khatib al-Minangkabawi yang pernah menjadi mufti Imam Syafi’i dan menjadi iman masjid Makkah, dan masih banyak tokoh lainnya.

Pertemuan penyusunan proposal inovasi daerah ke dalam Sinovik dihadiri Camat dari 12 kecamatan, Inspektorat, Bagian Kesejahteraan Rakyat, Bagian Pemerintahan, Bagian Hukum, Bagian Organisasi, Bappedalitbang, Kominfo-SP, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Tim Percepatan Pembangunan Daerah. (MAS)

Berita Terkait

Tanah Bumbu Matangkan Indeks Kesalehan Sosial
Tingkatkan Informasi Berkualitas, Tanah Bumbu Perkuat Tata Kelola PPID
BPBD Tanbu Kenalkan Inovasi Renjana Bangun Ketahanan Bencana
Pemkab Tanah Bumbu Wajibkan Belajar 1 Tahun Prasekolah
DKPP Tanah Bumbu Kreasikan Menu Pangan Lokal
BPBD Tanah Bumbu Gencar Edukasi Sadar Bencana
Kadisdik Tanbu Rapat Bersama Komisi I DPRD Bahas Solusi Sekolah Kekurangan Murid
Pemkab Tanah Bumbu Ajukan Objek dan Retribusi Baru ke DPRD

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:02 WITA

Tanah Bumbu Matangkan Indeks Kesalehan Sosial

Rabu, 22 Juli 2026 - 14:21 WITA

Tingkatkan Informasi Berkualitas, Tanah Bumbu Perkuat Tata Kelola PPID

Rabu, 22 Juli 2026 - 10:21 WITA

BPBD Tanbu Kenalkan Inovasi Renjana Bangun Ketahanan Bencana

Rabu, 22 Juli 2026 - 09:58 WITA

Pemkab Tanah Bumbu Wajibkan Belajar 1 Tahun Prasekolah

Selasa, 21 Juli 2026 - 14:42 WITA

DKPP Tanah Bumbu Kreasikan Menu Pangan Lokal

Berita Terbaru

Tanah Bumbu

Tanah Bumbu Matangkan Indeks Kesalehan Sosial

Jumat, 24 Jul 2026 - 10:02 WITA

Tanah Bumbu

BPBD Tanbu Kenalkan Inovasi Renjana Bangun Ketahanan Bencana

Rabu, 22 Jul 2026 - 10:21 WITA

Tanah Bumbu

Pemkab Tanah Bumbu Wajibkan Belajar 1 Tahun Prasekolah

Rabu, 22 Jul 2026 - 09:58 WITA

Tanah Bumbu

DKPP Tanah Bumbu Kreasikan Menu Pangan Lokal

Selasa, 21 Jul 2026 - 14:42 WITA