KOTABARU, Goodnews.co.id – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kotabaru memfokuskan implementasi program prioritas Bupati di sektor pendidikan, yakni memastikan tidak ada lagi anak putus sekolah atau zero dropout serta melakukan akselerasi peningkatan kompetensi tenaga pendidik.
Kepala Disdikbud Kotabaru, Akhmad Romansyah, menegaskan bahwa pendidikan adalah fondasi utama pembangunan daerah yang harus dikawal secara totalitas sesuai visi dan misi kepala daerah.
Oleh karena itu, Disdikbud Kotabaru menyiapkan berbagai instrumen strategis untuk menjamin hak belajar setiap anak di Bumi Saijaan. Program tersebut mencakup bantuan seragam sekolah hingga perluasan jangkauan layanan pendidikan di wilayah-wilayah sulit.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Pendidikan adalah prioritas utama. Kami ingin memastikan tidak ada lagi anak di Kotabaru yang putus sekolah,” ucapnya, Selasa (3/3/2026).
Selanjutnya, Disdikbud Kotabaru juga memperhatikan kegiatan pada peningkatan kualitas tenaga pendidik, seperti bimbingan teknis (Bimtek), pelatihan, dan workshop rutin, terutama bagi guru dan tenaga kependidikan yang belum pernah mengikuti pengembangan kompetensi sebelumnya.
“Kami ingin kompetensi guru meningkat melalui pelatihan dan workshop. Dengan begitu, kualitas pembelajaran di Kotabaru bisa lebih baik dan mampu bersaing,” ujarnya.
Akhmad Romansyah melanjutkan bahwa urusan kesejahteraan guru berada di ranah stakeholder yang lebih tinggi. Namun, ia menjelaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kompetensi tenaga pendidik melalui berbagai program pengembangan kapasitas.
Tentunya program-program tersebut membutuhkan peran orang tua dan masyarakat dalam mendukung pendidikan. Karena program tersebut selalu disosialisasi terus agar anak-anak usia dini hingga sekolah dasar tidak ada yang tidak sekolah.
Apalagi kondisi geografis Kotabaru yang sangat luas meliputi daratan, pesisir, gugusan pulau, sehingga orang tua memiliki peran mengawal masa depan anak-anak mereka.
“Saya mengimbau masyarakat agar proaktif memastikan anak-anaknya menempuh pendidikan formal. Kerja sama antara sekolah, pemerintah, dan orang tua adalah kunci,” pintanya.
Ia optimis, dengan dukungan sinergis dari seluruh pemangku kepentingan, cita-cita menjadikan Kotabaru sebagai daerah unggul di bidang pendidikan dapat segera terwujud.
“Harapan saya sederhana namun besar: Kotabaru hebat. Tidak ada lagi anak yang tidak bersekolah, dan pendidikan benar-benar menjadi jalan pembuka kesejahteraan bagi seluruh masyarakat,” tutup Romansyah. (dir)











