Paman Birin: Melalui Pasar Murah, Kita Saling Menolong

- Editor

Selasa, 18 April 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANJARBARU, Goodnews.co.id – Gubernur Kalsel Sahbirin Noor membuka pasar murah di halaman kantor Dinas Pertanian dan ketahanan pangan (DPKP), Senin (17/4/2023).

Pasar murah ini menyediakan bahan kebutuhan pokok seperti beras, daging ayam ras, telur, bawang merah, bawang putih, tepung terigu, ikan, minyak goreng, gula, dan lainnya.

Saat pembukaan pasar murah, warga langsung menyerbu dan membeli aneka bahan kebutuhan pokok.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Paman Birin pun menyambut positif pelaksanaan pasar murah karena membantu masyarakat terutama yang kurang mampu atau yang terdampak langsung.

“Dengan adanya pasar murah, minimal bisa menekan harga kebutuhan pokok di masyarakat,” ujar Sahbirin Noor yang biasa disapa Paman Birin.

Baca Juga :  Paman Birin: Kalsel Fokus Peningkatan Pelayanan Publik

Terlebih, kata Paman Birin, keberadaan pasar murah pada bulan Ramadhan ini hingga Idul Fitri nantinya sangat dibutuhkan untuk membeli kebutuhan pokok dengan harga jauh lebih murah, karena kecenderungan sejumlah bahan pokok dan barang di pasar, umumnya mengalami kenaikan.

“Melalui pasar murah juga, kita menumbuhkan rasa saling menolong dan membantu sesama,” ujarnya.

Keberadaan pasar murah merupakan bukti tindakan nyata dalam menghadapi ancaman inflasi yang kerap terjadi setiap momentum seperti waktu mendekati lebaran atau hari raya idul fitri.

Baca Juga :  Harjad Ke-73 Tampilkan Profil Kalsel Maju

“Setiap tahun memang begini, mestinya disiapkan antisipasi lebih tajam lagi,” pesan Paman Birin.

Ia pun meminta tiap kepala SKPD lingkup pemerintah provinsi Kalsel, minimal belanja Rp 500.000 milik para pedagang pasar.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalsel, Syamsir Rahman mengatakan, kegiatan yang diikuti 32 pedagang atau stand ini merupakan hasil kerjasama dengan dinas perkebunan dan peternakan, dinas perdagangan lingkup Pemprov Kalsel serta stakeholder lain seperti Bulog Kalsel dan Bank Indonesia (BI).

“Disini harganya jauh lebih murah dibanding harga pasaran, karena ada subsidi pemerintah,” ujarnya. (fit)

Berita Terkait

Efek Penyertaan Modal Bank Kalsel, Muhidin Apresiasi Deviden Naik 18 Persen
Gubernur Kalsel Ganti Direktur PT Bangun Banua
Efisiensi Anggaran Pemprov Kalsel Tunggu Surat Edaran Kemendagri
Gubernur Muhidin Tunjuk Syarifuddin Plh Sekda Pemprov Kalsel
Muhidin Apresiasi Polda Kalsel Bongkar Kejahatan Narkoba
Gubernur Kalsel: Pendidikan Ujung Tombak Kemajuan
DPRD Ajukan Pemberhentian Gubernur Kalsel 2021-2024
PWI Pusat Minta Audiensi dengan Pemprov Kalsel
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 15 Maret 2025 - 11:00 WIB

Efek Penyertaan Modal Bank Kalsel, Muhidin Apresiasi Deviden Naik 18 Persen

Rabu, 12 Maret 2025 - 10:29 WIB

Gubernur Kalsel Ganti Direktur PT Bangun Banua

Rabu, 12 Februari 2025 - 20:47 WIB

Efisiensi Anggaran Pemprov Kalsel Tunggu Surat Edaran Kemendagri

Rabu, 22 Januari 2025 - 14:47 WIB

Gubernur Muhidin Tunjuk Syarifuddin Plh Sekda Pemprov Kalsel

Senin, 20 Januari 2025 - 19:54 WIB

Muhidin Apresiasi Polda Kalsel Bongkar Kejahatan Narkoba

Berita Terbaru

Khazanah

Informasi Pendidikan Dokter Spesialis di Indonesia

Rabu, 2 Apr 2025 - 14:00 WIB

Nasional

Menteri PKP Janjikan 1.000 Unit Rumah bagi Wartawan

Minggu, 30 Mar 2025 - 16:56 WIB

Khazanah

Mega Proyek CPI Makassar Sempat Tuai Sorotan

Jumat, 28 Mar 2025 - 14:48 WIB