Kotabaru Cegah Stunting Melalui Pernikahan Dini

- Editor

Jumat, 4 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTABARU, Goodnews.co.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotabaru melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPPAPPKB) Kotabaru menggelar Rapat Koordinasi (Rakoor) Percepatan Penurunan Stunting dengan Mencegah Pernikahan Dini di Hotel Grand Surya Kotabaru, Kamis (3/10/2024).

Rakoor tersebut dibuka Plh Sekretaris Daerah Kotabaru, H Hairul Aswandi, sekaligus membacakan sambutan tertulis Bupati Kotabaru, H Sayed Jafar alaydrus.

Dalam sambutannya, menyampaikan apresiasi diadakannya kegiatan rapat bidang II ini, terkait pendewasaan usia dini dalam pencegahan dan percepatan penurunan stunting di Kabupaten Kotabaru.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pendewasaan usia perkawinan merupakan pencegahan awal dari percepatan penurunan stunting, mengingat dari BKKBN usia menikah pada usia wanita adalah 21 tahun dan pada pria 25 tahun. Sedangkan dari KEMENAG Kotabaru usia perkawinan pada wanita dan pria yaitu usia 19 tahun. Dengan pendewasaan usia perkawinan dapat mencegah perkawinan dibawah usia 20 tahun atau usia perkawinan anak, serta dapat mengurangi dampak dari kesehatan seperti pendarahan, kematian ibu dan kematian anak, dari segi psikolog seperti kehamilan yang tidak diinginkan, aborsi serta KDRT atau kekerasan terhadap rumah tangga serta dapat menimbulkan stunting,” jelasnya.

Baca Juga :  Efek Penyertaan Modal Bank Kalsel, Muhidin Apresiasi Deviden Naik 18 Persen

H Hairul Aswandi juga mengajak seluruh tamu undangan serta masyarakat untuk bersama-sama kompak dalam menurunkan angka stunting di Kabupaten Kotabaru.

“Diharapkan tiga bulan sebelum melangsungkan perkawinan dapat melaporkan ke KUA setempat serta ke Puskesmas untuk mendapatkan konseling kesehatan pra nikah dan imunisasi TT pertama dan di bulan selanjutnya dapat diberikan TT kedua serta melalui tim pendampingan keluarga agar terus didampingi calon pengantin tersebut. Sedangkan saat ini BKKBN meluncurkan Aplikasi Elsimil (Elektronik Siap Nikah dan Siap Hamil) agar dapat digunakan bagi calon pengantin yang akan melangsungkan perkawinan pada saat imunisasi TT tersebut,” paparnya.

Dalam kegiatan ini diisi pemaparan dan penjelasan terkait pendewasaan usia dini untuk pencegahan dan percepatan penurunan stunting di Kabupaten Kotabaru dengan narasumber dari BKKBN Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Dinas Kesehatan Kotabaru, KEMENAG Kotabaru, dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kotabaru.

Baca Juga :  SDN 2 Sepunggur Kenalkan Siswa Lingkungan Sekolah 2025-2026

Melalui kegiatan ini, diharapkan sinkronisasi data calon pengantin seperti Elsimil, Simkah atau SKPD terkait yang memiliki aplikasi serupa, sehingga data tersebut dapat dilakukan intervensi spesifik maupun intervensi sensitif dalam percepatan penurunan stunting.

Rakoor Percepatan Penurunan Stunting dengan Mencegah Pernikahan Dini dihadiri Kepala Dinas PPPAPPKB Kotabaru, Kepala Dinas Kesehatan Kotabaru, seluruh Tim Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kotabaru, Kepala KUA Kotabaru, BKKBN Kalsel, Forkopimda Kotabaru. (E)

📢 Bagikan artikel ini:

💡 Tips: Pilih style "Minimal" untuk tampilan thumbnail terbaik di WhatsApp

🖼️ Share Dengan Thumbnail

📱 Share Simple 🔥 Share Unique ⭐ Share Premium
🎯 Pilih style yang sesuai kebutuhan Anda

Berita Terkait

Dishub Kotabaru Atur Lalu Lintas Sekitar Proyek Jembatan Semayap-Jelapat
Kadisparpora Kotabaru Sampaikan Pentingnya Sinergi Majukan Pariwisata
Tahun 2026, Pemkab Kotabaru Fokus Layanan Kesehatan, Pendidikan, Infrastuktur
Gerak Cepat Antisipasi Kemarau, Bupati Rusli Bangun Bendungan Setarak
Awali Tahun 2026, Bupati Rusli Apresiasi SKPD Kinerja Terbaik
Pejabat Baru, Bupati Kotabaru Rusli Dorong Kinerja Profesionalisme
HUT KORPRI ke-54, Bupati Rusli Berikan Penghargaan Satyalancana Karya Satya
Dorong Guru Bermutu, Pemkab Kotabaru Gelar Diklat Pimpinan PGRI

Berita Terkait

Kamis, 8 Januari 2026 - 23:13 WIB

Dishub Kotabaru Atur Lalu Lintas Sekitar Proyek Jembatan Semayap-Jelapat

Kamis, 8 Januari 2026 - 19:50 WIB

Kadisparpora Kotabaru Sampaikan Pentingnya Sinergi Majukan Pariwisata

Rabu, 7 Januari 2026 - 14:48 WIB

Tahun 2026, Pemkab Kotabaru Fokus Layanan Kesehatan, Pendidikan, Infrastuktur

Selasa, 6 Januari 2026 - 15:20 WIB

Gerak Cepat Antisipasi Kemarau, Bupati Rusli Bangun Bendungan Setarak

Selasa, 6 Januari 2026 - 07:27 WIB

Awali Tahun 2026, Bupati Rusli Apresiasi SKPD Kinerja Terbaik

Berita Terbaru

Tanah Laut

Bupati Tala Hadiri Isra Mi’raj di Pesantren Al-Mubarok

Kamis, 8 Jan 2026 - 20:07 WIB

Tanah Laut

Bupati Rahmat Perkuat Konektivitas Antar Wilayah

Kamis, 8 Jan 2026 - 19:55 WIB

Tanah Bumbu

Andi Rudi Latif Hadiri Pengumuman Swasembada Pangan Nasional

Kamis, 8 Jan 2026 - 17:03 WIB