Ketua TP PKK Tanah Bumbu Tekankan PHBS Harus Jadi Budaya

- Editor

Rabu, 9 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANAH BUMBU, Goodnews.co.id – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Tanah Bumbu, Andi Irmayani Rudi Latif, menegaskan bahwa Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) harus menjadi budaya dalam kehidupan masyarakat, bukan sekadar kegiatan penilaian maupun upaya untuk meraih prestasi atau juara.

Menurut Andi Irmayani, penerapan PHBS harus dilakukan secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari. Kebiasaan tersebut perlu ditanamkan sejak lingkungan terkecil, yaitu keluarga, kemudian diterapkan di lingkungan sekitar hingga berkembang menjadi budaya bersama di tingkat desa.

“Yang paling penting adalah bagaimana hidup bersih dan sehat benar-benar menjadi kebiasaan masyarakat, dimulai dari keluarga, lingkungan rumah, hingga desa,” ujarnya saat menghadiri penilaian Desa/Kelurahan Ber-PHBS Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2026 di Desa Sungai Loban, Kecamatan Sungai Loban, Senin (07/09/2026).

Penilaian Desa/Kelurahan Ber-PHBS Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan tahun ini diikuti Desa Sungai Loban sebagai perwakilan Kabupaten Tanah Bumbu. Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk melihat sejauh mana penerapan perilaku hidup bersih dan sehat telah dilakukan secara nyata oleh masyarakat di lingkungan desa.

Tim penilai PHBS Provinsi Kalimantan Selatan dipimpin Kepala Seksi Promosi Kesehatan, Pemberdayaan Masyarakat dan Kesehatan Jiwa, Yuliani, bersama unsur Dinas Kesehatan dan Tim Penggerak PKK Provinsi Kalimantan Selatan.

Baca Juga :  Sukses Tampil di Kideco Run 2026, Prison Art Institute Rutan Tanah Grogot Panen Apresiasi

Dalam kesempatan tersebut, Andi Irmayani menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah terlibat dalam persiapan penilaian PHBS di Desa Sungai Loban.

Apresiasi diberikan kepada para kader, tim pembina PHBS, pemerintah kecamatan dan pemerintah desa, serta seluruh masyarakat Sungai Loban yang telah berpartisipasi dan bergotong royong mempersiapkan pelaksanaan kegiatan tersebut.

Ia menilai keterlibatan berbagai unsur menjadi bagian penting dalam mendorong keberhasilan penerapan PHBS di tengah masyarakat. Menurutnya, keberhasilan program PHBS tidak semata-mata dilihat dari hasil penilaian yang dilakukan tim provinsi, tetapi lebih penting dari keberlanjutan penerapannya setelah kegiatan penilaian berakhir.

“Semoga apa yang telah dilakukan tidak berhenti pada saat penilaian saja, tetapi terus dilaksanakan dan memberikan manfaat bagi kesehatan serta kualitas hidup masyarakat,” katanya.

Andi Irmayani juga mengingatkan agar berbagai kebiasaan baik yang telah dibangun selama persiapan penilaian dapat terus dipertahankan. Dengan demikian, PHBS tidak hanya tampak ketika ada kegiatan penilaian, tetapi benar-benar menjadi bagian dari pola hidup masyarakat.

Ia menekankan bahwa keluarga memiliki peran penting dalam membentuk kebiasaan hidup bersih dan sehat. Dari keluarga, kebiasaan tersebut diharapkan dapat berkembang ke lingkungan rumah, masyarakat, hingga menjadi budaya bersama di tingkat desa.

Baca Juga :  9 Naga Paling Berpengaruh di Indonesia

Dalam kegiatan tersebut, Andi Irmayani juga membuka ruang bagi tim penilai PHBS Provinsi Kalimantan Selatan untuk memberikan masukan, saran, maupun catatan evaluasi terhadap pelaksanaan PHBS di Desa Sungai Loban.

Masukan dari tim penilai diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi sekaligus perbaikan bagi Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu, pemerintah desa, kader PKK, serta masyarakat dalam meningkatkan penerapan PHBS ke depannya.

Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu berharap semangat menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat dapat terus dipertahankan dan dikembangkan di Desa Sungai Loban maupun desa-desa lainnya.

Dengan penerapan yang konsisten dan berkelanjutan, PHBS diharapkan tidak hanya menjadi bagian dari program atau kegiatan penilaian, tetapi benar-benar menjadi kebiasaan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan mendukung peningkatan kualitas hidup.

Pada akhirnya, pembangunan masyarakat yang sehat membutuhkan kesadaran dan partisipasi bersama. Karena itu, penerapan PHBS yang dimulai dari keluarga dan lingkungan terdekat diharapkan dapat menjadi fondasi dalam mewujudkan masyarakat Kabupaten Tanah Bumbu yang semakin sehat dan berkualitas. (dir)

Berita Terkait

Bappedalitbang Tanbu Sosialisasi Evaluasi Capaian Pembangunan Daerah 2025 Berbasis Angka
Andi Irmayani Dorong Inovasi Berkelanjutan
Tanah Bumbu Luncurkan Aksi Mappatuju Perkuat Capaian Target RPJMD 2025-2029
Bupati Andi Rudi Latif Hadirkan Ahli dari ULM Jelaskan Pangan Bergizi
Ratusan Pelajar SMA Tanah Bumbu Ikuti Aksi Go To School Wawasan Kebangsaan
Pemkab Tanah bumbu Hadirkah Chef Hotel Lotusa Berbagi Menu Sehat
Verifikasi STBM Award di Tanah Bumbu, Pemprov Kalsel Harap Hasilkan Perubahan Perilaku
Lapas Batulicin Bersinergi Tiga SKPD Tanah Bumbu Kembangkan Kemandirian Binaan

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:22 WITA

Bappedalitbang Tanbu Sosialisasi Evaluasi Capaian Pembangunan Daerah 2025 Berbasis Angka

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:33 WITA

Andi Irmayani Dorong Inovasi Berkelanjutan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 09:54 WITA

Tanah Bumbu Luncurkan Aksi Mappatuju Perkuat Capaian Target RPJMD 2025-2029

Jumat, 9 Oktober 2026 - 09:43 WITA

Bupati Andi Rudi Latif Hadirkan Ahli dari ULM Jelaskan Pangan Bergizi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 21:06 WITA

Ratusan Pelajar SMA Tanah Bumbu Ikuti Aksi Go To School Wawasan Kebangsaan

Berita Terbaru

Tanah Bumbu

Andi Irmayani Dorong Inovasi Berkelanjutan

Jumat, 9 Okt 2026 - 13:33 WITA