Masih Kemarau, Sekda Tanbu Ajak Warga Jaga Kebersihan Lingkungan

- Editor

Rabu, 9 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANAH BUMBU, Goodnews.co.id – Meski sempat ada rintik kecil di musim kemarau, Sekretaris Daerah (Sekda) Tanah Bumbu Yulian Herawati mengajak warga tetap menjaga kebersihan lingkungan untuk menghindari potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Kebaran yang terjadi seringkali mengancam permukiman dan aktivitas masyarakat, dan bisa mengancam terhadap habitat berbagai jenis hewan yang hidup di hutan maupun kawasan perkebunan.

Hal tersebut disampaikan Bupati Tanah Bumbu melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tanah Bumbu, Yulian Herawati, saat memimpin apel gabungan SKPD di halaman Kantor Bupati Tanah Bumbu, Kelurahan Gunung Tinggi, Kecamatan Batulicin, Senin (7/9/2026).

Yulian mengimbau seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan masyarakat agar meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan selama musim kemarau.

Menurutnya, sampah berupa dedaunan maupun material lain yang mudah terbakar sebaiknya dibersihkan dan dikumpulkan. Namun, masyarakat diminta tidak melakukan pembakaran karena api dapat dengan mudah merembet akibat tiupan angin.

“Ketika pian membakar di suatu tempat maka sisa pembakaran yang masih menyala diterpa angin maka akan membakar di tempat lain,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat yang memiliki kebun agar melakukan pembersihan lahan tanpa cara membakar.

“Jangan sampai lahan kita bersih, sementara lahan orang lain terbakar,” tegasnya.

Baca Juga :  Tanah Bumbu Rakor Persiapan Peringatan Hari Kesaktian Pancasila

Sekda Tanah Bumbu Yulian Herawati juga mengajak masyarakat untuk turut prihatin dan memberikan dukungan kepada petugas serta relawan yang saat ini berjibaku menangani kebakaran hutan dan lahan.

Menurutnya, para petugas dan relawan bekerja siang dan malam untuk melakukan pemadaman di lokasi kebakaran.

“Para relawan bertugas tidak istirahat dari pagi sampai malam dan sampai besoknya lagi hingga sampai lupa makan karena tidak sempat makan,” paparnya.

Karena itu, ia mengajak seluruh pihak untuk ikut mencegah terjadinya Karhutla sehingga beban petugas di lapangan dapat dikurangi.

Menghadapi musim kemarau yang diperkirakan masih panjang, Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu juga mengimbau masyarakat agar menyiapkan tampungan air di lingkungan masing-masing.

Selain itu, masyarakat dan ASN diminta mengantisipasi kemungkinan terjadinya berbagai bencana dengan menyediakan perbekalan pangan untuk kebutuhan minimal satu minggu.

“Kalau kita menyimpan perbekalan satu minggu maka ketika daerahnya terisolasi, setidaknya kita masih bisa menghidupi diri sendiri dan keluarga, tanpa mencari bantuan dulu,” ucapnya.

Yulian juga mengingatkan masyarakat untuk menyiapkan peralatan penerangan serta menghemat penggunaan listrik dan air.

Kondisi sungai yang mulai mengering serta meningkatnya air laut dapat berdampak terhadap ketersediaan air baku untuk pelayanan PDAM.

Baca Juga :  Kering, DKPP dan Damkar Bantu Pompanisasi Sawah Petani

“Air laut sudah mulai naik sehingga air baku di PDAM akan kesulitan mengambil air bersih dan harus menunggu dulu kalau air lautnya turun, baru bisa airnya disedot,” jelasnya.

Pemkab Tanah Bumbu terus mengingatkan masyarakat agar segera melaporkan apabila menemukan sumber api atau aktivitas yang berpotensi menimbulkan kebakaran.

Masyarakat dapat melaporkan kejadian tersebut kepada petugas pemadam kebakaran (Damkar) maupun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat.

Selain kewaspadaan terhadap Karhutla, masyarakat juga diminta menjaga kesehatan selama musim kemarau. Warga diimbau menggunakan masker karena kualitas udara dapat menurun akibat asap tersebut.

Yulian Herawati menegaskan bahwa pencegahan Karhutla bukan hanya menjadi tanggung jawab BPBD dan Damkar, melainkan membutuhkan sinergi seluruh perangkat daerah dan masyarakat.

Ia meminta seluruh SKPD Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu ikut berperan aktif dalam mengantisipasi terjadinya kebakaran lahan.

Kepada para camat, ia juga meminta agar menginstruksikan kepala desa untuk kembali mengaktifkan Siskamling sebagai salah satu upaya meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi lingkungan masing-masing.

“Ini bukan hanya tugas BPBD dan Damkar guna mengantisipasi kebakaran lahan terjadi. Semua pihak harus saling bersinergi, termasuk kecamatan dan desa,” pungkasnya. (dir)

Berita Terkait

Tim Satgas Gabungan Tanbu Padamkan Api di Kawasan Jalan Dharma Praja
Bupati Andi Rudi Latif Dukung Luna dan Reyhan Juara Pantomim Tingkat Nasional
Tema Kenang Air Mata Perjuangan, Andi Irmayani Hadiri Maulid Nabi MT Muslimah
Tutup Pelatihan Kepemimpinan, Bupati Tanbu Dorong Aparatur Berintegritas
Waspada Narkoba, GOW Tanah Bumbu Tekankan Peran Orang Tua
Kondusif, Tim Mabes TNI Apresiasi Aksi Nyata Satgas Karhutla Tanah Bumbu
Teladan Akhlak, BKMT Tanah Bumbu Peringati Maulid Nabi
Kapolres Novy Adi Wibowo Jalin Silaturahmi dengan KKSS Tanah Bumbu

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 14:25 WITA

Masih Kemarau, Sekda Tanbu Ajak Warga Jaga Kebersihan Lingkungan

Selasa, 8 September 2026 - 11:11 WITA

Tim Satgas Gabungan Tanbu Padamkan Api di Kawasan Jalan Dharma Praja

Selasa, 8 September 2026 - 09:23 WITA

Bupati Andi Rudi Latif Dukung Luna dan Reyhan Juara Pantomim Tingkat Nasional

Senin, 7 September 2026 - 11:49 WITA

Tema Kenang Air Mata Perjuangan, Andi Irmayani Hadiri Maulid Nabi MT Muslimah

Senin, 7 September 2026 - 11:22 WITA

Waspada Narkoba, GOW Tanah Bumbu Tekankan Peran Orang Tua

Berita Terbaru

Tanah Bumbu

Masih Kemarau, Sekda Tanbu Ajak Warga Jaga Kebersihan Lingkungan

Rabu, 9 Sep 2026 - 14:25 WITA