Kepala Bappedalitbang Tanbu: Teknokrat RPJMD Pedoman Arah Kebijakan 2024-2029

- Editor

Kamis, 1 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANAH BUMBU, Goodnews.co.id – Bupati Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu), Zairullah Azhar, secara resmi membuka kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Rancangan Tenokratik Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029.

Kegiatan diawali sambutan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang) Tanah Bumbu, Andi Anwar Sadat, di Gedung Mahligai Bersujud, Tanah Bumbu, Rabu (1/8/2024).

Andi Anwar Sadat mengatakan tujuan dari kegiatan ini untuk memperoleh masukan dan saran, sehingga akan menghasilkan dokumen yang berkualitas dan berkelanjutan nantinya.

“Rumusan utama akan dituangkan dalam berita acara dan ditandatangani oleh pimpinan forum dan peserta yang hadir,” terangnya.

Baca Juga :  Mulai 18 Oktober, Dispersip Tanah Bumbu Gelar Festival Literasi Bersujud

Ia juga memaparkan, peserta yang mengikuti pelatihan FGD berjumlah 200 orang dari seluruh pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Tanah Bumbu beserta jajaran.

Sementara itu, melalui live streaming, Bupati Tanah Bumbu, Zairullah Azhar, menjelaskan, jika Rancangan Tenokratik RPJMD 2025-2029 adalah dokumen perencanaan daerah untuk periode 5 tahun yang disusun Pemerintah Daerah dengan sepenuhnya menggunakan pendekatan teknokratik sebelum terpilihnya Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah.

“Rancangan Teknokratik RPJMD Kabupaten Tanah Bumbu Tahun 2025-2029 inilah yang nantinya akan menjadi pedoman dalam menentukan arah kebijakan pembangunan Kabupaten Tanah Bumbu,” jelasnya.

Ia juga menambahkan, jika Rancangan Teknokratik RPJMD ini tentu harus berpedoman pada periode RPJPD 2025-2029. Karena periode 2025-2029 merupakan tahap membangun pondasi pembangunan yang kuat menuju Indonesia Emas 2045.

Baca Juga :  Pertumbuhan Ekonomi Tanbu Naik dari -1,6 ke Posisi 4,18 Persen

Selanjutnya, pendekatan yang digunakan dalam penyusunan Rancangan Teknokratis RPJMD ini adalah analisis data dan informasi. Terkait pelaksanaan periode RPJMD 2021-2026 dan perumusan rekomendasi kebijakan.

“Proses perumusan kebijakan ini dilakukan dengan perpaduan antara pendekatan teknokratis atau akademis dengan pendekatan partisipatoris,” tambahnya.

Dalam kegiatan tersebut, turut hadir Fungsional Perencana Utama, Kementrian PPN/Bappenas RI, Supriyadi sebagai pemateri yang juga didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Tanah Bumbu, Ambo Sakka. (E)

Berita Terkait

Tanah Bumbu Matangkan Indeks Kesalehan Sosial
Tingkatkan Informasi Berkualitas, Tanah Bumbu Perkuat Tata Kelola PPID
BPBD Tanbu Kenalkan Inovasi Renjana Bangun Ketahanan Bencana
Pemkab Tanah Bumbu Wajibkan Belajar 1 Tahun Prasekolah
DKPP Tanah Bumbu Kreasikan Menu Pangan Lokal
BPBD Tanah Bumbu Gencar Edukasi Sadar Bencana
Kadisdik Tanbu Rapat Bersama Komisi I DPRD Bahas Solusi Sekolah Kekurangan Murid
Pemkab Tanah Bumbu Ajukan Objek dan Retribusi Baru ke DPRD

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:02 WITA

Tanah Bumbu Matangkan Indeks Kesalehan Sosial

Rabu, 22 Juli 2026 - 14:21 WITA

Tingkatkan Informasi Berkualitas, Tanah Bumbu Perkuat Tata Kelola PPID

Rabu, 22 Juli 2026 - 10:21 WITA

BPBD Tanbu Kenalkan Inovasi Renjana Bangun Ketahanan Bencana

Rabu, 22 Juli 2026 - 09:58 WITA

Pemkab Tanah Bumbu Wajibkan Belajar 1 Tahun Prasekolah

Selasa, 21 Juli 2026 - 14:38 WITA

BPBD Tanah Bumbu Gencar Edukasi Sadar Bencana

Berita Terbaru

Tanah Bumbu

Tanah Bumbu Matangkan Indeks Kesalehan Sosial

Jumat, 24 Jul 2026 - 10:02 WITA

Tanah Bumbu

BPBD Tanbu Kenalkan Inovasi Renjana Bangun Ketahanan Bencana

Rabu, 22 Jul 2026 - 10:21 WITA

Tanah Bumbu

Pemkab Tanah Bumbu Wajibkan Belajar 1 Tahun Prasekolah

Rabu, 22 Jul 2026 - 09:58 WITA