Kemarau El-Nino, Petani Padi Tanbu Masih Bisa Panen Raya

- Editor

Rabu, 11 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANAH BUMBU, Goodnews.co.id – Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian   (DKPP) Haeruddin menyampaikan beberapa wilayah masih bisa panen raya meski petani padi sawah masih menghadapi musim kemarau El Nino.

Rapat kerja Komisi II DPRD Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) dipimpin Habib Umar Al-Idrus dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian di kantor DPRD, Selasa (10/10/2023), Hairuddin menyampaikan Tanah Bumbu saat ini menghadapi musim El Nino atau kemarau panjang, meski demikian beberapa wilayah petani padi sawah masih bisa panen.

“Kemarin juga kami melaksanakan panen raya di Salimuran. Alhamdulillah dari hasil binaan kami, menghasilkan 6 ton per hektar,” sebutnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tak hanya di Salimuran, Haruddin menyebutkan juga daerah lain yang bisa panen seperti Saring Sungai Binjai, Pulau Tanjung, Karya Bakti. Ia berharap panen petani padi sawah ini memberikan bukti bahwa di Tanah Bumbu tidak akan terjadi kelangkaan beras.

Baca Juga :  Dinkes Tanbu Gelar Penguatan Penurunan AKI, AKB, dan Stunting

Selanjutnya, Sekretaris DKPP, Lamijan, juga menyampaikan saat ini DKPP sedang melakukan pengembangan pada tipe sawah yang mengandalkan tadah hujan murni, dan lahan yang didukung dengan pengairan Daerah Aliran Sungai (DAS).

Ia melaporkan, akumulasi panen untuk musim tanam April-September 2023 di Salimuran hampir mencapai 5.000 hektar. Kemudian pada bulan Oktober ini panen hampir 1.000 hektar sebagai bukti masih eksis berproduksi di Salimuran, Pulau Tanjung, Karya Bakti, dan sekitarnya.

Ia menjelaskan juga bahwa daerah itu bisa panen karena didukung pengairan pasang surut yang tidak langsung masuk pada perairan tetapi memanfaatkan sarana dan prasarana air sehingga bisa panen dengan produksi yang baik.

Baca Juga :  DKPP Programkan Tanam Cabai Seluas 40 Hektar

Desa Pulau Tanjung, Salimuran dan Karya Bakti merupakan DAS, ketika air pasang masuk, air tersebut bisa tertahan di sana dengan memanfaatkan pompanisasi.

Meski dalam kondisi kemarau El-Nino tapi hasil panen petani sawah masih mendukung ketersedian pangan beras di Tanah Bumbu. (MAS)

📢 Bagikan artikel ini:

💡 Tips: Pilih style "Minimal" untuk tampilan thumbnail terbaik di WhatsApp

🖼️ Share Dengan Thumbnail

📱 Share Simple 🔥 Share Unique ⭐ Share Premium
🎯 Pilih style yang sesuai kebutuhan Anda

Berita Terkait

Andi Rudi Latif Buka Orientasi dan Pra Forum Konsultasi RKPD
Ramadhan 2026, Bupati Tanah Bumbu Tutup Tempat Hiburan
Semangat Ber-AKSI, Bupati Tanbu Buka Lomba Napak Tilas 7 Februari ke-80
Khawatir Aspirasi Warga Tercecer, DPRD Tanbu Percepat Input Pokir melalui SIPD
Paskibraka Tanah Bumbu Kibarkan Bendera Merah Putih Pada Hari Pahlawan 7 Februari ke-80
Karya Pengrajin Perempuan Tanah Bumbu Tampil di Inacraft 2026 Jakarta
Satgas Pangan Tanah Bumbu Jaga Stabilitas Harga
Jalan Sehat dan Aksi Jum’at Bersih Tanbu Bangun Kesadaran Kolektif

Berita Terkait

Selasa, 10 Februari 2026 - 10:13 WIB

Andi Rudi Latif Buka Orientasi dan Pra Forum Konsultasi RKPD

Selasa, 10 Februari 2026 - 10:04 WIB

Ramadhan 2026, Bupati Tanah Bumbu Tutup Tempat Hiburan

Selasa, 10 Februari 2026 - 09:55 WIB

Semangat Ber-AKSI, Bupati Tanbu Buka Lomba Napak Tilas 7 Februari ke-80

Selasa, 10 Februari 2026 - 09:46 WIB

Khawatir Aspirasi Warga Tercecer, DPRD Tanbu Percepat Input Pokir melalui SIPD

Selasa, 10 Februari 2026 - 09:32 WIB

Paskibraka Tanah Bumbu Kibarkan Bendera Merah Putih Pada Hari Pahlawan 7 Februari ke-80

Berita Terbaru

Tanah Bumbu

Andi Rudi Latif Buka Orientasi dan Pra Forum Konsultasi RKPD

Selasa, 10 Feb 2026 - 10:13 WIB

Tanah Bumbu

Ramadhan 2026, Bupati Tanah Bumbu Tutup Tempat Hiburan

Selasa, 10 Feb 2026 - 10:04 WIB