Kadis KUMP2 Jelaskan Perbedaan Koperasi Syariah dan Konvensional

- Editor

Kamis, 9 Maret 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANAH BUMBU – Koperasi memiliki peranan penting dalam peningkatan ekonomi masyarakat. Salah satu peran nyata dari koperasi yaitu wadah pengembangan wirausaha.

Pada dasarnya, perbedaan diantara koperasi syariah dan konvensional terletak pada pengawasan. koperasi konvensional hanya memiliki pengawasan kinerja. Sedangkan, koperasi syariah memiliki pengawasan kinerja dan juga pengawasan syariah dengan tujuan memastikan koperasi menaati aturan hukum atau aturan syariah bagi umat Islam.

Koperasi syariah merupakan aktivitas usaha yang bergerak pada bidang simpanan, pembiayaan, dan investasi berdasarkan penerapan sistem bagi hasil (syariah).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro Perdagangan dan Perindustrian (DKUMP2) Kabupaten Tanah Bumbu, Deny Haryanto, menyampaikan perbedaan antara koperasi syariah dan koperasi konvensional.

“Jelas berbeda, pola syariah mengedepankan anggota yang melakukan pembinaan dan mendapatkan hak-hak yang disepakati sesuai syariah Islam, dimana kerjasamanya juga saling sama menguntungkan,” kata Deny dalam kesempatannya di Guest House Batulicin, Selasa (7/3/2023).

Baca Juga :  Kemenhub RI Terima Seluruh Usulan Bupati Andi Rudi Latif

Pola konvensional menggunakan tata cara pengelolaan koperasi yang lebih mengedepankan tanggungjawab, seperti memberlakukan sistem kredit. Adapun Konvensional, nasabah yang meminjam dana atau barang harus mengembalikan beserta dengan bunga pinjaman di waktu yang sudah disepakati. Koperasi konvensional biasanya memberikan bunga untuk para nasabahnya sebagai keuntungan koperasi.

“Perkembangan koperasi pola syariah cukup mumpuni di Tanah Bumbu dan ada beberapa pengelola koperasi yang kita latih, perkembangan koperasi pola syariah sendiri sangat dinantikan oleh anggota dan masyarakat karena mereka sangat terbantu dengan pola syariah ini,” imbuhnya.

Kepala DKUMP2 Tanbu berharap, para pengurus bisa mandiri dan bisa membuka cara berpikir mereka, bagaimana cara mengembangkan dengan sistem usaha berpola syariah.

Pengurus koperasi dari Kusan Hilir Kota Pagatan, M Rizky Adha, mengatakan implementasi dari koperasi yang masih sering ditemui adalah banyak koperasi dengan berbasis pola syariah namun praktek di lapangan ternyata masih menggunakan pola konvensional.

Baca Juga :  Jangan Sombong, Allah Bisa Cabut Harta Benda Manusia

“Tentunya hal ini harus menemui satu pemahaman yang sama, dari para pengurus koperasi, kita pun sendiri perlu mengetahui tambahan wawasan dari pola syariah sendiri seperti apa,” terangnya.

Rizky memaparkan, upgrade bidang koperasi (peningkatan usaha koperasi), memerlukan kesepakatan bersama, tentunya jika ada satu pemahaman dengan pola syariah dan terpenting implementasi di lapangan juga menggunakan pola syariah.

“Kita juga mendengar pendapat saat rapat anggota, pemahaman perlu diluruskan tentang pola syariah jika koperasi memang berbasis syariah dan bukan prakteknya malahan pakai konvensional,” pungkasnya. (Arunika)

📢 Bagikan artikel ini:

💡 Tips: Pilih style "Minimal" untuk tampilan thumbnail terbaik di WhatsApp

🖼️ Share Dengan Thumbnail

📱 Share Simple 🔥 Share Unique ⭐ Share Premium
🎯 Pilih style yang sesuai kebutuhan Anda

Berita Terkait

Pemkab Tanah Bumbu Bangun Karakter Atlet di POPDA Kalsel 2026
Dishub Tanbu Pulihkan PJU Bermasalah
Tim Kebun Raya Banua Temukan 56 Spesies Tumbuhan di Tanah Bumbu
Satpol PP Tanah Bumbu Tertibkan Reklame Nakal
DPRD Tanah Bumbu Dalami Mekanisme Awasi Investasi, BUMD, Industri
Tanah Bumbu Petakan Pembangunan Kependudukan 2025-2029
Andi Rudi Latif Wisuda 1.200 Santri TKA-TPA
Sosialisasi Pengisian Web Aksi Konvergensi Tanbu Upaya Penguatan Penurunan Stunting

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 10:57 WITA

Pemkab Tanah Bumbu Bangun Karakter Atlet di POPDA Kalsel 2026

Kamis, 14 Mei 2026 - 10:49 WITA

Dishub Tanbu Pulihkan PJU Bermasalah

Kamis, 14 Mei 2026 - 10:41 WITA

Tim Kebun Raya Banua Temukan 56 Spesies Tumbuhan di Tanah Bumbu

Kamis, 14 Mei 2026 - 10:37 WITA

Satpol PP Tanah Bumbu Tertibkan Reklame Nakal

Kamis, 14 Mei 2026 - 09:37 WITA

Tanah Bumbu Petakan Pembangunan Kependudukan 2025-2029

Berita Terbaru

Tanah Bumbu

Pemkab Tanah Bumbu Bangun Karakter Atlet di POPDA Kalsel 2026

Kamis, 14 Mei 2026 - 10:57 WITA

Tanah Bumbu

Dishub Tanbu Pulihkan PJU Bermasalah

Kamis, 14 Mei 2026 - 10:49 WITA

Tanah Bumbu

Tim Kebun Raya Banua Temukan 56 Spesies Tumbuhan di Tanah Bumbu

Kamis, 14 Mei 2026 - 10:41 WITA

Tanah Bumbu

Satpol PP Tanah Bumbu Tertibkan Reklame Nakal

Kamis, 14 Mei 2026 - 10:37 WITA

Kotabaru

Dispersip Kotabaru Bertransformasi Ruang Belajar Menyenangkan

Kamis, 14 Mei 2026 - 10:04 WITA