Ibnu Sina Bangun Kota ‘No One Left Behind’

- Editor

Kamis, 6 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANJARMASIN, Goodnews.co.id – Presiden RI, Joko Widodo, secara resmi membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ke-XVII Assosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) di Balikpapan Sport and Convention Center, Kalimantan Timur, Selasa (4/6/2024).

Dalam pidatonya, Joko Widodo menekankan pentingnya perencanaan kota yang detail untuk tantangan di masa depan.

“Pada tahun 2045, sekitar 70 persen penduduk Indonesia akan tinggal di perkotaan. Angka ini diprediksi akan mencapai 80 persen secara global pada tahun 2050 dan memberikan beban yang sangat berat bagi daerah,” tuturnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia juga mengatakan, tanpa perencanaan yang matang, kota-kota di Indonesia berisiko menghadapi masalah yang serupa dengan kota-kota di Eropa dan Amerika, seperti tingginya angka pengangguran dan tunawisma.

Baca Juga :  Didukung Dispersip dan Jhonlin, Pelita Buka Lapak Baca Gratis

Ia menegaskan, kota-kota di Indonesia harus menjadi tempat yang nyaman untuk dihuni atau liveable dan disukai atau loveble, baik oleh warganya maupun wisatawan.

Ia juga mengapresiasi kota-kota yang telah menunjukkan komitmen dalam menjaga lingkungan, seperti Balikpapan dan Surabaya.

Joko Widodo juga berharap konsep serupa dapat diterapkan di Ibu Kota Nusantara (IKN) yang sedang dalam tahap finalisasi pembangunan agar dapat menjadi percontohan bagi daerah lainnya.

Sementara itu, pembangunan Kota Banjarmasin terus didorong untuk mewujudkan kota yang ramah dan nyaman untuk ditinggali.

Hal tersebut sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo dalam Rakernas APEKSI.

Baca Juga :  Bantu Pelaku Usaha Ekspor, Wakil Walikota Banjarmasin: Ini Pelatihan Bagus

Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina, mengungkapkan bahwa desain pembangunan kota sangat penting untuk meningkatkan kenyamanan warga.

“Kalau kata Bapak Presiden, pembangunan mau tidak mau diupayakan untuk kembali ke konsep kota hijau, smart dan friendly. Di samping liveable city, kota yang nyaman juga harus lovable,” tuturnya.

Menurutnya, Kota Banjarmasin saat ini dalam perencanaan pembangunan yang menerapkan konsep “no one leave behind”, yang artinya tidak ada pembangunan yang dibeda-bedakan, terutama untuk kelompok rentan maupun penyandang disabilitas.

“Dalam perencanaan pembangunan, kita selalu melibatkan semua pihak, tidak boleh ada yang tertinggal,” pungkasnya. (E)

Berita Terkait

Disperdagin Banjarmasin: Revitasasi Pasar Batuah Tetap Lanjut
Ibnu Sina Lepas Altet PAM Bandarmasih Ikuti Porpamnas 2024
Berhasil Jaga Inflasi, Kota Banjarmasin Terima Insentif Fiskal
Ibnu Sina Instruksikan Gerakan 10 Juta Bendera Merah Putih
Pemko Banjarmasin Raih Pariwara Antikorupsi
Ibnu Sina: Tidak Ada ASN Terlibat Judi Online
Disbudporpar Dampingi Pelaku Usaha Kreatif Raih HAKI
Bantu Pelaku Usaha Ekspor, Wakil Walikota Banjarmasin: Ini Pelatihan Bagus
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 Januari 2025 - 19:43 WIB

Disperdagin Banjarmasin: Revitasasi Pasar Batuah Tetap Lanjut

Jumat, 2 Agustus 2024 - 17:37 WIB

Ibnu Sina Lepas Altet PAM Bandarmasih Ikuti Porpamnas 2024

Selasa, 16 Juli 2024 - 14:36 WIB

Berhasil Jaga Inflasi, Kota Banjarmasin Terima Insentif Fiskal

Selasa, 16 Juli 2024 - 14:32 WIB

Ibnu Sina Instruksikan Gerakan 10 Juta Bendera Merah Putih

Minggu, 14 Juli 2024 - 23:00 WIB

Pemko Banjarmasin Raih Pariwara Antikorupsi

Berita Terbaru

Khazanah

Informasi Pendidikan Dokter Spesialis di Indonesia

Rabu, 2 Apr 2025 - 14:00 WIB

Nasional

Menteri PKP Janjikan 1.000 Unit Rumah bagi Wartawan

Minggu, 30 Mar 2025 - 16:56 WIB

Khazanah

Mega Proyek CPI Makassar Sempat Tuai Sorotan

Jumat, 28 Mar 2025 - 14:48 WIB