Habib Musthofa: Bila Kau Pandang Dirinya, Ia Mengingatkanmu pada Allah

- Editor

Jumat, 10 Maret 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANAH BUMBU – Habib Musthofa menjelaskan siapa yang dimaksud orang baik, dalam majelis pengajian Lailatul Jum’at di Masjid Darul Azhar Desa Batulicin, Kamis malam (10/3/2023).

Habib musthofa dari Martapura menyebutkan dalam riwayat, sahabat nabi bertanya kepada Nabi Muhammad Saw, siapkah orang baik itu. Nabi menjawab:

“Kalau kau pandang dirinya, ia mengingatkanmu kepada Allah SWT,” kata Habib Musthofa menirukan sabda Nabi Muhammad Saw.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan yang dimaksud “ia mengingatkanmu kepada Allah SWT,” adalah orang-orang shaleh atau suatu kaum kalau seseorang duduk dalam majelis mereka, maka seseorang yang masuk dalam majelis itu tidak akan pernah celaka dunia dan akhirat.

Al-Ibarahim al-Hawash pernah mengatakan salah satu obat hati adalah duduk dalam majelis bersama orang shaleh. Itulah kemuliaan orang-orang shaleh, kata Habib Musthofa.

Oleh karena itu, Habib Musthofa, mengajak jmaah menghormati dan sayangi ulama karena ulama adalah pewaris para nabi.

Bahkan Nabi Muhammad Saw bersabda “Siapa yang memuliakan mereka (ulama) maka orang itu memuliakanku, Kata Nabi Muhammad. Dan siapa memuliakan aku (Muhammad) maka dia memuliakan Allah” terang Habib Musthofa.

Baca Juga :  Dinsos Tanbu Pamerkan Layanan Pemberdayaan, Rehabilitasi, dan Perlindungan Sosial

Ia menyebutkan, mengenal orang shalih sangat mudah, ia menyampaikan melihat apa yang dilakukan sehari-hari, diantara sifat orang shalih adalah bangun tahajjut di malam hari dan memuliakan tamu.

Imam Abu Yazid al-Bustami pernah mengatakan, jika ingin melihat orang itu shaleh atau tidak maka lihatlah apa yang dilakukan sehari hari.

“Jika bangun tengah malam, itu sholeh, wali,” ucap Habib Musthafa Bin Sholeh al-Haddar

Ia juga mencontohkan keshalehan Abah Guru sekumpul, setiap malam menangis mendoakan ummat. Walaupun beliau tidak mengenal jamaahnya ia tetap mendoakan semua orang. Ditambah lagi Guru Sekumpul itu dermawan. Menginfakkan sebagian harganya di jalan Allah, dan ketika ada tamu datangi rumahnya, Guru Sekumpul selalu menjamu para tamunya. Itulah ciri-cirili orang shaleh sangat menghormati tamunya.

Contoh lain pada kisah putri Rasulullah, Fatimah Az-zahrah, menjamu tamunya dengan baik meski oranh itu orang miskin. Fatimah rela memberikan kain yang sangat indah dari ayahnya dan diberikan kepada tamunya, orang miskin. Padahal kain yang indah itu rencananya akan digunakan pada saat hari perkawinan dengan Sayyidina Ali.

Kakek Rasulullah bernama Kinan bin Khuzaimah juga memiliki sifat yang sama memuliakan tamu. Diceritakan, Kinan bin Khuzaimah tidak mau makan jika tidak makan bersamam tamu.

Baca Juga :  Bupati Tanah Bumbu Terima DIPA dan TKDD Tahun 2023

Habib Musthofa menjelaskan kemuliaan tamu itu disebutkan, bekas kaki seorang tamu itu memiliki keberkahaan dan tidak akan habis keberkahan itu sampai kiamat. Jika tamu duduk di suatu tempat, maka tempat itu melekat keberkahannya dan tidak mau habis-habis.

Habib Husin Assegaf, di Gresik Jawa Timur, seorang yang shaleh, juga punya sifat shaleh, ia tidak membolehkan tamunya pulang sebelum makan di rumah Habib Husin.

Diakhir tausiah Habib Musthofa, ia berpesan untuk memanfaatkan bulan Sya’ban melakukan evaluasi diri, mengokohkan hubungan dengan Allah dan rasul-Nya, dan berdoa dipanjangkan umur sampai pada bulan Ramadhan.

“Berkahi kami di bulan sya’ban dan sampaikanlah kami di bulan Ramadhan dalam keadaan sehat wal afiat,” pungkasnya. (MAS)

📢 Bagikan artikel ini:

💡 Tips: Pilih style "Minimal" untuk tampilan thumbnail terbaik di WhatsApp

🖼️ Share Dengan Thumbnail

📱 Share Simple 🔥 Share Unique ⭐ Share Premium
🎯 Pilih style yang sesuai kebutuhan Anda

Berita Terkait

Andi Rudi Latif Kunjungi Pameran Expo HUT Kotabaru ke-76
Bau Menyengat, Warga Minta Satpol PP Tanbu Bantu Selesaikan Masalah
Sekolah Dokter Spesialis Dibiayai, Andi Rudi Latif: Harus Kembali Ke Tanah Bumbu
Eryanto Rais: Petugas Ujung Tombak Perolehan Data Akurat Sensus Ekonomi 2026
Bupati Andi Rudi Latif Resmikan Gedung Dialisis “Cuci Darah”
Andi Rudi Latif: Pancasila Rumah Besar Keragaman
Usai Dilatih, Dinsos Tanah Bumbu Berikan Modal Usaha
Bupati Andi Rudi Latif Ziarahi Makam Pahlawan di Matode

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 12:08 WITA

Andi Rudi Latif Kunjungi Pameran Expo HUT Kotabaru ke-76

Rabu, 3 Juni 2026 - 11:54 WITA

Bau Menyengat, Warga Minta Satpol PP Tanbu Bantu Selesaikan Masalah

Rabu, 3 Juni 2026 - 09:32 WITA

Eryanto Rais: Petugas Ujung Tombak Perolehan Data Akurat Sensus Ekonomi 2026

Selasa, 2 Juni 2026 - 13:08 WITA

Bupati Andi Rudi Latif Resmikan Gedung Dialisis “Cuci Darah”

Senin, 1 Juni 2026 - 17:03 WITA

Andi Rudi Latif: Pancasila Rumah Besar Keragaman

Berita Terbaru

DPRD Tanah Bumbu

Wakil Ketua DPRD Tanbu: Pancasila Satukan Lapisan Masyarakat Indonesia

Rabu, 3 Jun 2026 - 15:02 WITA

DPRD Tanah Bumbu

Fraksi PDIP DPRD Tanah Bumbu Ucapkan Hari Lahir Pancasila dari Jakarta

Rabu, 3 Jun 2026 - 12:17 WITA

Tanah Bumbu

Andi Rudi Latif Kunjungi Pameran Expo HUT Kotabaru ke-76

Rabu, 3 Jun 2026 - 12:08 WITA

DPRD Tanah Bumbu

Wakil Ketua DPRD Tanbu Tekankan Pentingnya Pemeliharaan Aset Kesehatan

Rabu, 3 Jun 2026 - 12:01 WITA